Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Komunitas Pemilik EV Aion Diresmikan Di GIIAS 2025

Komunitas mobil listrik Aion, Aioners.ID resmi dideklarasikan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.
Berita
Selasa, 29 Juli 2025 10:30 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
Aion (Foto :adit)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Komunitas mobil listrik Aion, Aioners.ID resmi dideklarasikan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. 

Komunitas ini hadir sebagai ruang berbagi pengalaman, diskusi teknis, serta edukasi tentang penggunaan kendaraan listrik GAC. Hingga saat ini, sudah tercatat 280 anggota terdaftar resmi dari berbagai wilayah di Indonesia seperti Aceh, Sumatera Utara, Batam, Sumatera Selatan, Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan.

Aion (Foto : adit)

Menurut Ketua Umum Aioners.ID, Hadi Tho, mobil listrik Aion menjadi pilihan menarik karena faktor ramah lingkungan, hemat biaya operasional, performanya halus dan responsif, serta dilengkapi teknologi canggih dan fitur lengkap yang mendukung gaya hidup modern dan mengutamakan kenyamanan.

“Mobil listrik itu ekosistemnya masih baru, dan kami ingin belajar bersama. Lewat Aioners.ID, kita bisa saling bantu memahami teknologi EV, saling berbagi tips, dan tentunya bertemu teman-teman baru yang satu frekuensi,” ujar Hadi Tho, Ketua Umum Aioners.ID.

BACA JUGA

Meski baru dideklarasikan, komunitas  ini juga telah rutin mengadakan kopdar sebagai ajang diskusi, networking, hingga testimoni langsung soal penggunaan EV dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami bangga melihat pengguna GAC AION membentuk komunitas yang aktif dan berorientasi pada edukasi. AIONERS.ID adalah bukti bahwa EV bukan cuma tren, tapi juga gaya hidup yang membentuk solidaritas baru di masyarakat,” Valdo Prahara, Marcomm & PR GAC Indonesia. (AW)


Tags Terkait :
Aioners.id Aion
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Komunitas Pemilik EV Aion Diresmikan Di GIIAS 2025

Komunitas mobil listrik Aion, Aioners.ID resmi dideklarasikan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.

9 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Pakai Mobil Listrik Mudik Antar Pulau Ternyata Tetap Nyaman, Ini Kuncinya

Infrastruktur yang kian lengkap dan tersedia luas menjadikan pengguna EV semakin percaya diri menggunakan mobilnya untuk menempuh jarak ratusan bahkan ribuan kilometer.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Jeep Bakal Hadir Kembali Di Tiongkok

Stellantis dan Dongfeng Group menandatangani perjanjian kerja sama strategis pada 15 Mei lalu yang akan memperluas produksi kendaraan energi baru (NEV) merek Peugeot dan Jeep di China.

3 jam yang lalu


Komparasi
Komparasi Spesifikasi BYD M6 PHEV vs Wuling Darion PHEV

Indonesia bakal kehadiran calon mobil yang laris manis yakni BYD M6 berpenggerak Plug-in Hybrid.

4 jam yang lalu


Berita
Toyota Fortuner Hybrid Segera Melantai Dengan Tampilan Lebih Boxy

Toyota Fortuner Hybrid sudah diuji di Thailand dan sudah dipastikan segera hadir untuk pasar India dalam waktu dekat.

15 jam yang lalu


Berita
Permintaan Mobil Listrik Di Eropa Meningkat, BYD Siap Caplok Pabrik Stellantis

Cara ini dilakukan BYD untuk mempercepat produksi kendaraan listrik di Eropa tanpa harus membangun fasilitas baru dari awal.

16 jam yang lalu


Berita
XPENG Serius Menggarap Kendaraan Masa Depan, Ini Tujuannya

XPENG punya drone penumpang, robot humanoid, dan XPENG AeroHT Land Aircraft Carrier siap produksi di China Tour 2026. Visi ekosistem mobilitas otonom masa depan.

18 jam yang lalu