Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Jakarta Kota Termacet Ketujuh Di Dunia

Makin macet dibandingkan tahun 2023
Berita
Jumat, 10 Januari 2025 17:25 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Wilayah Jakarta dilintasi jutaan kendaraan bermotor dari wilayah Jawa Barat dan Banten


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Berdasarkan data Korlantas Polri yang terunggah terakhir pada tanggal 28 Agustus 2024, wilayah kota Jakarta di bawah naungan Polda Metro Jaya jumlah kendaraan bermotor yang tercatat sebanyak 23.927.664 unit. 

Meski jumlahnya masih di bawah Jawa Timur (25.626.985 unit) namun wilayah yang kini bernama resmi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) itu bersisian dengan Provinsi Jawa Barat dan Banten yang jumlah kendaraan tercatatatnya juga jutaan unit. 

Jawa Barat jumlah kendaraan bermotornya tercatat sebanyak 19.688.710 unit, kemudian Banten punya catatan kendaraan bermotor yang teregistrasi di Polda Banten sebanyak 3.485.183 unit.

Kedua provinsi itu punya sejumlah wilayah kabupaten/kota yang bersisian langsung dengan wilayah Jakarta. Dengan begitu mobilitas rutin kendaraan dari ketiga wilayah ini sangat berpotensi saling melintas satu dengan yang lain. 

BACA JUGA

Oleh karena itu tidak heran kalau pada hari kerja, dan juga di akhir pekan, jalanan di seantero Jakarta sangat berpotensi macet. Sebagaimana tercantum dalam laporan Global Traffic Scorecard 2024 lansiran INRIX.

Di laporan itu menempatkan Jakarta di posisi ke-7 sebagai kota termacet di dunia. Posisi ini lebih baik dari Paris (posisi ke-6), namun lebih buruk dari Los Angeles yang ada di peringkat ke-8. 

Oleh firma analisis data lalu lintas asal Amerika Serikat itu dalam laporannya kali ini hasil dari analisa tren transportasi dari 964 kota yang ada di 37 negara. 

Bagi Jakarta sendiri, posisi ke-7 tersebut naik dari peringkat ke-10 pada tahun lalu. Artinya Jakarta memang semakin padat arus lalu lintas kendaraan bermotornya. 

Dari laporan yang sama tercatat kecepatan rata-rata kendaraan bermotor di wilayah Jakarta adalah 17 km/jam. 

Laporan yang sama juga menunjukan kota Istanbul sebagai kota termacet di dunia, posisi kedua adalah New York, dan posisi ketiga adalah Chicago. 

Ruas jalan ganjil-genap di Jakarta

Salah satu upaya mengatasi kemacetan di seantero Jakarta pihak pemerintah Daerah Khusus Jakarta menerapkan pembatasan operasional mobil pribadi berdasarkan nomor polisi. Ruas-ruas jalan yang tercakup dalam pembatasan ‘gage’ itu adalah:  

  1. Jalan Pintu Besar Selatan
  2. Jalan Gajah Mada
  3. Jalan Hayam Wuruk
  4. Jalan Majapahit
  5. Jalan Medan Merdeka Barat
  6. Jalan MH Thamrin
  7. Jalan Jenderal Sudirman
  8. Jalan Sisingamangaraja
  9. Jalan Panglima Polim
  10. Jalan Fatmawati
  11. Jalan Suryopranoto
  12. Jalan Balikpapan
  13. Jalan Kyai Caringin
  14. Jalan Tomang Raya
  15. Jalan Jenderal S Parman
  16. Jalan Gatot Subroto
  17. Jalan MT Haryono
  18. Jalan HR Rasuna Said
  19. Jalan D.I Pandjaitan
  20. Jalan Jenderal Ahmad Yani
  21. Jalan Pramuka
  22. Jalan Salemba Raya sisi Barat, untuk Timur mulai dari Simpang Jalan Paseban Raya sampai Diponegoro
  23. Jalan Kramat Raya
  24. Jalan Stasiun Senen
  25. Jalan Gunung Sahari

Pengendara yang melanggar aturan ganjil-genap dapat dikenakan sanksi berupa tilang. Denda maksimal yang dapat dikenakan adalah sebesar Rp500.000. Ketentuan ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sebagai dasar hukum pemberian sanksi. (EW)

Penerapan pembatasan ganjil genap di Jakarta efektivitasnya masih belum maksimal

Tags Terkait :
Jakarta Macet Peringkat Tujuh 2025
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Jakarta Punya Truk Limbah Tenaga Listrik, Penasaran Sama Spesifikasinya?

Harga per unitnya Rp 4,1 miliar. Ini spesifikasinya.

1 tahun yang lalu


Truk
Bus Dan Truk Penyumbang Polutan Terbesar Di Indonesia, Beralih Ke EV Bisa Jadi Solusi?

Bus dan Truk ternyata menjadi penyumbang polusi terbesar saat ini. Ini faktanya.

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Jokowi Optimis Indonesia Punya Ekosistem Sendiri Untuk Kendaraan Listrik

Dengan banyaknya produsen luar yang berlomba-lomba berjualan kendaraan listrik di Indonesia, Jokowi menganggap tanah air bakal punya ekosistem sendiri yang kuat.

2 tahun yang lalu


Berita
Periklindo Eletric Vehicle Show (PEVS) 2024 Berikan Gambaran Perkembangan Mobil Listrik di Indonesia

PEVS selalu mengalami peningkatan dan perkembangan dari tahun ke tahun

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Pertamax 92 Dan Pertamax Green 95 Alamai Kenaikan Harga

Harga Bahan Bakar Minyak alias BBM non solar mengalami penyesuaian.

2 jam yang lalu


Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

13 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

13 jam yang lalu


Berita
Toyota Bersikukuh Mengerjakan Girboks Manual Untuk EV

Toyota kembangkan transmisi manual untuk EV meski tren mobil listrik menuju kesederhanaan. Produsen Jepang ini tengah mematenkan konsep girboks manual yang memberikan pengalaman berkendara klasik.

14 jam yang lalu


Berita
Toyota Pamerkan Konsep GR Camry Dengan Tenaga Raksasa

Potensi tenaga maksimal dipasok dari dua mesin. Hal tersebut membuat mobil ini sangat superior.

19 jam yang lalu