Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Hyundai Ioniq 5 N Terkena Recall di AS Karena Masalah Pengereman, Bagaimana Di Indonesia?

Sebanyak 1.508 unit Hyundai Ioniq 5 N harus ditarik kembali dari peredaran karena bermasalah pada pengereman.
Berita
Senin, 24 Maret 2025 15:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi
Hyundai Ioniq 5 N di Mandalika. (Foto: Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Hyundai Ioniq 5 N adalah SUV EV yang berfokus pada performa dengan segudang trik yang mencakup simulasi suara mesin dan perpindahan gigi palsu. Namun, salah satu pengaturan unik ini ternyata menimbulkan masalah. 

Akibatnya, Hyundai menarik kembali 1.508 unit Ioniq 5 N 2025 karena masalah perangkat lunak yang terkait dengan fitur Left Foot Braking (LFB), yang dapat berdampak negatif pada kemampuan pengeremannya, menurut laporan penarikan kembali yang diajukan Hyundai awal bulan ini kepada NHTSA.

Penarikan kembali tersebut mencakup Ioniq 5 N yang dibuat antara 18 Desember 2023 dan 10 Desember 2024. 

Fitur LFB Ioniq 5 N memungkinkan pengemudi untuk menggunakan pedal gas dan rem secara bersamaan untuk berkendara di lintasan, sebuah fungsi yang berasal dari olahraga balap. 

BACA JUGA

Namun, menurut dokumen NHTSA, saat LFB diaktifkan, situasi berkendara tertentu dapat menyebabkan perangkat lunak kontrol Rem Elektronik Terpadu (IEB) memicu penurunan tekanan rem anti-lock. Hal ini dapat menyebabkan kinerja pengereman berkurang dan jarak pengereman menjadi lebih jauh.

Hyundai pertama kali menyadari masalah ini ketika kendaraan armada perusahaan mengalami kecelakaan pada bulan Juni 2024 saat berlatih untuk acara balap dengan LFB yang aktif, menurut dokumen NHTSA lainnya. 

Hyundai Ioniq 5 N di Indonesia. (Foto: Adit)

Hyundai mengulangi masalah tersebut dalam pengujian dan menemukan kegagalan perangkat lunak pada awal November. Dokumen tersebut menyatakan bahwa hanya satu kecelakaan yang dikaitkan dengan masalah tersebut dan tidak ada kebakaran atau kematian yang dilaporkan.

Pemilik akan diberi tahu jika kendaraan mereka terkena dampak paling lambat 7 April 2025. Perangkat lunak yang telah didesain ulang tersebut telah diterapkan ke lini produksi pada 15 Januari 2025.

“Terkait recall IONIQ 5N yang terjadi di pasar Amerika Serikat, dapat kami sampaikan bahwa Hyundai Motors Indonesia sudah berkoordinasi dengan pihak prinsipal global Hyundai. Sampai saat ini yang terkena dampak adalah spesifik di pasar AS, namun kami akan terus berkomunikasi dengan Hyundai global dan akan menginformasikan perkembangan lebih lanjut apabila sudah ada arahan terkait isu ini dari pihak prinsipal mengenai market-market lainnya khususnya di Indonesia,” ucap Uria Panyalombo Nalambok Simanjuntak selaku Head Of Public Relations PT Hyundai Motors Indonesia. (AB)


Tags Terkait :
Hyundai Hyundai Ioniq Hyundai Ioniq 5 N Ioniq 5 N Ioniq Recall Korea Selatan
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Hyundai Ioniq 9 Fenomenal, Ini Spesifikasinya

Spesifikasi Hyundai Ioniq 9: SUV listrik flagship berdimensi 5.060 x 1.980 mm, baterai 110,3 kWh tempuh 620 km WLTP, tenaga hingga 430 tk, serta fitur ADAS modern.

1 hari yang lalu

Berita
Hyundai Luncurkan Program Subscribe di IIMS 2026, Langganan Ioniq 5 Mulai Rp15 Juta per Bulan

Hyundai luncurkan program Subscribe di IIMS 2026. Langganan Hyundai Ioniq 5 Rp15 juta per bulan mencakup servis, asuransi, dan fleksibilitas durasi.

1 hari yang lalu

Berita
Honda Super-One Meluncur Di Singapura, Harganya Horror

Mobil ini dijajakan di Singapura di angka S$178.999 atau setara dengan Rp 2,3 miliar.

1 hari yang lalu


Berita
myHyundaiCare Diperkuat, Hadirkan Asuransi Mobil Listrik dan Kemudahan Pembelian

Dalam kesempatan yang sama, Hyundai bersama Asuransi Sinar Mas juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk menghadirkan produk asuransi khusus.

2 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Bisakah Mobil Listrik Didorong Saat Mogok?

EV mogok bisa didorong. Tapi ada syaratnya ya..

2 bulan yang lalu


Berita
Hyundai Bangun Ekosistem EV Menyeluruh untuk Pengalaman Berkendara yang Aman dan Nyaman

Hyundai terus menghadirkan ekosistem EV yang menyeluruh di Indonesia.

3 bulan yang lalu


Berita
Melihat Lebih Dekat Sang Legenda, Honda Prelude Di GIIAS 2025

Honda Prelude melantai di ajang GIIAS 2025. Seperti ini spesifikasinya.

3 bulan yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga Mobil Listrik Di Indonesia (Juni 2025)

Empat tahun belakangan ini, cukup banyak mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia. Berikut daftar harganya.

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Asuransi Astra Ikut Mengamankan Pemudik Dengan Cara Ini

Disediakan beragam paket perlindungan kesehatan pemudik, proteksi kendaraan, sampai bantuan darurat di jalan.

2 jam yang lalu


Berita
Berjualan Di Indonesia, Leapmotor Bawa Bekal Brand China Dengan Pertumbuhan Paling Cepat

Leapmotor siap berjualan di Indonesia. Mereka datang dengan bekal sebagai produsen otomotif Tiongkok dengan pertumbuhan yang sangat besar dari 2019-2025.

18 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026: Suka Duka Berlibur Dengan Mercedes-Benz GLB 200 AMG Line

Review mudik Mercedes-Benz GLB 200 AMG Line di Mudik In Style 2026: handling presisi, kabin mewah 7-seater, tapi noise ban dan sunroof kurang optimal. Harga Rp1,29 miliar.

19 jam yang lalu


Berita
BYD Seal 08 Segera Meluncur, Simak Bocoran Spesifikasinya

BYD Seal 08 siap meluncur Q2 2026 dengan spesifikasi BYD Seal 08 unggul: baterai Blade 2.0 LFP >1.000 km CLTC, flash charging 400 km/5 menit, desain fastback, dan hybrid DM-i.

20 jam yang lalu


Bus
Transjakarta Sediakan Bus Khusus Keliling Kota

Transjakarta sediakan rute bus wisata Lebaran seperti Open Top Tour Jakarta-Batavia, Seaside, dan BW series untuk jelajahi kawasan bersejarah serta pesisir kota.

22 jam yang lalu