Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Tank 500 Hybrid Hanya Dapat 7 Km/Liter, Ini Tanggapan Pihak GWM Indonesia

Baterai yang ada di Tank 500 tidak semata-mata untuk menghemat konsumsi BBM, tetapi lebih kepada menunjang performa mesinnya.
Berita
Kamis, 9 Mei 2024 13:50 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – GWM Indonesia awal tahun ini membawa dua model untuk dijual di tanah air. Salah satu yang mencuri perhatian ialah Tank 500 HEV. Pasalnya mobil ini diklaim mampu menandingi performa dari Toyota Land Cruiser.

Lantas kami juga sudah mencoba mobil yang memiliki panjang 5 meter ini. Yang paling menyenangkan, tentu performa mesinnya yang buas.

Untuk mesin, Tank 500 HEV dipersenjatai 1.998 cc 4-silinder turbo bensin hybrid dengan tenaga 346 hp dan torsi 648 Nm. Melihat performanya, jelas ia punya bekal untuk melawan LC 300.

Namun demikian, harga jual Tank 500 dibanderol RP 1,196 miliar yang artinya bertemu dengan Hyundai Palisade dan Ford Everest.

BACA JUGA
Performa mesinnya garang untuk melibas lintasan onroad dan offroad

Sekarang kita membahas soal konsumsi bahan bakarnya. Meski menyandang sebagai mobil hybrid, nyatanya Tank 500 HEV tidak seirit yang dibayangkan.

Dari pengujian OtoDriver, kami hanya mampu memperoleh rata-rata 7 km/liter untuk harian. Hal tersebut menimbulkan banyak pertanyaan dari berbagai pihak, mengapa mobil hybrid dengan kapasitas baterai mencapai 1,76 kWh tetap boros?

Menanggapi hal tersebut, Triyono selaku Technical & Quality Manager PT Inchcape Indomobil Energi Baru (IIEB) yang kami temui di sela-sela kegiata media tes drive mengatakan. Sistem Hybrid di Tank 500 ini pararel, mesin dan baterai bekerja bersama-sama untuk menunjang performanya. Jadi bukan semata-mata untuk mengirit konsumsi bahan bakar.

Adapun baterai tersebut diletakan di bawah bagasi belakang Tank 500 HEV. Triyono menambahkan, dengan bantuan baterai tersebut power yang dihasilkan akan semakin maksimal. Ini berfungsi untuk menambah akselerasi dan membantu performa mesin turbonya berfungsi maksimal. (AB)


Tags Terkait :
GWM Tank 500
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Haval Big Dog Plus Terbaru Segera Rilis, Lebih Besar Dari Haval Jolion

Mobil ini memiliki dimensi lebih besar dibandingkan Haval Jolion yang beredar di Indonesia.

1 minggu yang lalu


Berita
Hadir Tahun Ini Juga, Jetour T2 PHEV Bakal Dibanderol Rp 250 Juta Lebih Mahal

Harga Jetour T2 PHEV Indonesia indikatif Rp 838 juta, hadir semester II 2026. Lebih mahal Rp 250 juta dari varian AWD Rp 588 juta, spesifikasi 1.5L turbo PHEV 385 PS.

2 bulan yang lalu


Berita
Beberapa Keunggulan GWM Tank 500 Diesel Yang Bikin Kompetitor Ketar Ketir

Memperkuat skenarionya di market Indonesia, GWM merilis Tank 500 Diesel di IIMS 2026. Melengkapi lini premium label asal Tiongkok itu,

3 bulan yang lalu


Berita
GWM Tank 300 dan Tank 500 Versi Hybrid Direcall Di Australia

GWM Tank 300 HEV dan Tank 500 HEV mengalami recall di Australia. Recall ini juga berdampak juga pada pikap Cannon Alpha PHEV danTank 500 PHEV.

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Aki Varta Perkenalkan Kemasan Baru Untuk Identifikasi Produk

Varta memperkenalkan kemasan baru aki Varta untuk identifikasi produk melalui warna berbeda dan kode otentifikasi digital di Indonesia.

4 jam yang lalu


Berita
Perkuat Kepemimpinan Era Elektrifikasi, BYD-Denza Rilis Teknologi Baru

Teknologi DM BYD Dual Mode elektrifikasi diperkenalkan sebagai jembatan transisi menuju kendaraan listrik di tengah dominasi ICE di Indonesia.

4 jam yang lalu


Mobil Listrik
Porsche Pionir Teknologi Hybrid Yang Berevolusi Jadi REEV

Porsche pionir teknologi hybrid series REEV melalui Lohner-Porsche Mixte 1901, yang menjadi dasar evolusi sistem range extender modern seperti Chevrolet Volt dan Nissan e-Power.

5 jam yang lalu


Berita
CWORKS, Legenda Spare Part Jepang Akhirnya Hadir di Indonesia

Menyediakan suku cadang berstandar mutu global dengan harga terjangkau.

6 jam yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Dekat REEV Yang Bakal Jadi Andalan Changan

Deepal S05 REEV Changan Indonesia akan menjadi REEV pertama di pasar Indonesia dengan teknologi range extender untuk mobilitas listrik yang fleksibel.

9 jam yang lalu