Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Stereotip Model Mobil Terhadap Tabiat Pengendaranya, SDC Bantah Hal Tersebut

Belakangan ini tengah marak di sosial media sebuah Mitsubishi Xpander menabrak sebuah Porsche 911 GT3 yang terparkir di sebuah showroom.
Berita
Senin, 18 Maret 2024 09:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER -  Belakangan ini tengah marak di sosial media sebuah Mitsubishi Xpander menabrak sebuah Porsche 911 GT3 yang terparkir di sebuah showroom. Alhasil, kedua mobil tersebut hancur berkeping-keping dan 911 GT3.

Sontak peristiwa ini pun ramai di sosial media. Bahkan pada pekan lalu, setidaknya terdapat empat model Xpander yang ramai di sosial media terlibat kecelakaan.

Sebuah Mitsubishi Xpander tabrak Porsche di sebuah showroom

Lantas, dengan adanya peristiwa ini tentu menjadi perbincangan hangat. Bahkan di salah satu video sebuah Xpander menabrak kafe tertulis “waduh lagi ada apa ya dengan para pengemudi Xpander belakangan ini,”

Praktis hal ini tentu menjadi sebuah sterotip masyarakat khususnya pengguna jalan akan pengemudi Xpander. Namun, stereotip model mobil terhadap tabiat pengendaranya bukanlah yang pertama kali.

BACA JUGA

Tak bisa dipungkiri, ada beberapa model mobil di Indonesia yang menjadi sasaran stereotip masyarakat akan gaya berkendaranya. Seperti SUV Ladder Frame Pajero Sport dan Fortuner yang terkenal arogan dan juga duo Calya-Sigra yang sering dicap mobil ugal-ugalan ataupun lane hogger.

Namun rupanya, model mobil ternyata tidak terlalu berpengaruh terhadap gaya berkendara pengemudinya. Hal itu diungkapkan oleh Sonny Susmana selaku Director Training Safety Defensive Consultant.

“Kalau mengemudi tergantung dari model mobilnya menurut saya ada benar dan tidaknya. Benar untuk kategori green atau basic driver (pengendara baru). Tapi kalau levelnya sudah safety atau defensive driver tidak akan terpengaruh terhadap model tertentu,” jelas Sonny ketika dihubungi oleh tim OtoDriver, Minggu (17/3).

Hal yang menjadi penilaian tentu adalah seberapa pengalaman pengemudinya, bukan jenis model mobilnya.

“Memang pengemudi dengan level green atau basic memang belum punya pakem dan cenderung masih coba-coba. Mereka masih menyesuaikan diri terhadap lingkungan dan termasuk kendaraannya. sehingga mudah berubah-ubah atau terpengaruh. Nah yg di-judge harusnya bukan merk atau jenisnya tapi ketegori pengemudinya,” tambah Sonny. (AW).


Tags Terkait :
Mitsubishi Xpander
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Komparasi Penggerak dan Baterai Mitsubishi XForce HEV vs Toyota Yaris Cross HEV vs Honda HR-V e:HEV

Segmen Compact SUV hybrid di Indonesia kini semakin ramai. Simak perbandingan dari pemain terkuat di kelasnya.

14 jam yang lalu


Berita
Mitsubishi Tawarkan Garansi Baterai Lebih Berani Dibanding Rival-Rivalnya

Mitsubishi XForce hybrid resmi diluncurkan di tanah air. Simak beberapa hal menarik yang dimilikinya.

3 hari yang lalu


Berita
5 Keunggulan MG ZS Hybrid+ Dibandingkan Honda HR-V Hybrid, Toyota Yaris Cross Hybrid dan Mitsubishi XForce Hybrid

MG ZS Hybrid+ sudah dijual di Indonesia dan langsung bersaing dengan SUV compact hybrid lainnya. Ini beberapa keunggulan MG ZS.

5 hari yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga Compact SUV Non EV (Desember 2025)

Segmen compact SUV kini menjadi segmen paling ramai penghuninya.

7 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi XForce Dapatkan Upgrade Suspensi, Ini Hasilnya

Mitsubishi melakukan revisi pada suspensi XForce, sehingga kini jadi lebih nyaman dan empuk.

7 jam yang lalu


Berita
Changan Siapkan 15 Model Baru Untuk Pasar Indonesia

Changan rencana 15 model elektrifikasi baru Indonesia. Perusahaan akan memperluas lini BEV, HEV, PHEV, dan REEV secara bertahap di pasar lokal.

9 jam yang lalu


Berita
Perbandingan Dimensi dan Performa BAIC T1 vs BYD Atto 3, Mana Yang Lebih Baik?

Kabarnya dalam GIIAS 2026 nanti, harga BAIC T1 bakal dirilis dan diperkirakan Rp 300 jutaan. Dengan harga yang bersaing dengan BYD Atto 3, berikut perbandingan keduanya.

9 jam yang lalu


Berita
Di GIIAS 2026 Astra Finance Layani Pembelian Semua Merek Mobil

Targetkan 4.500 SPK dengan berbagai penawaran paling komperhensif dan terlengkap.

13 jam yang lalu


Berita
Komparasi Penggerak dan Baterai Mitsubishi XForce HEV vs Toyota Yaris Cross HEV vs Honda HR-V e:HEV

Segmen Compact SUV hybrid di Indonesia kini semakin ramai. Simak perbandingan dari pemain terkuat di kelasnya.

14 jam yang lalu