Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pertamina: Pertalite Masih Tersedia Di SPBU

Masyarakat diharap terus memanfaatkan aplikasi pembeliannya
Berita
Sabtu, 11 Mei 2024 10:30 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Di tengah kabar bahwa jenis bahan bakar dengan RON 90 alias Pertalite yang akan dihapus, pihak Pertamina melalui PT Pertaminan Patra Niaga menyebutkan bahwa pihaknya masih tetap menyalurkan bahan bakar ini ke masyarakat.

Hal itu sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No 37.K/HK.02/MEM.M/2022 tentang Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) tertanggal 10 Maret 2022. Sebagimana diungkapkan oleh  Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Barat Pertamina Patra Niaga, Eko Kristiawan.

"Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menjalankan keputusan pemerintah yang mengatur JBKP yakni bahan bakar minyak jenis gasoline atau bensin dengan RON 90, dalam hal ini Pertalite untuk disalurkan kepada masyarakat," ungkapnya dalam keterangannya pekan ini di Jakarta (10/5). Seperti dikutip dari Antara.

Lebih lanjut, Eko menjelaskan bahwa wilayah penugasan penyediaan dan pendistribusian JBKP juga diatur melalui Kepmen, sehingga Pertamina terus berkomitmen melaksanakan kebijakan pemerintah tersebut.

BACA JUGA

"Wilayah penugasan penyediaan dan pendistribusian Pertalite diatur untuk seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa Pertalite saat ini disediakan di seluruh wilayah operasional Pertamina Patra Niaga, termasuk Regional Jawa Bagian Barat yang mencakup Provinsi Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat," tambah Eko.

Sementara itu, berdasarkan kepmen tersebut ditetapkan bahwa pengaturan, pengawasan dan pengendalian alokasi volume penyediaan dan pendistribusian JBKP dilakukan oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas). "Dalam penyediaan dan pendistribusian Pertalite, Pertamina menyalurkan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan oleh badan pengatur," jells Eko lebih lanjut.

Sebelumnya, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto P. Ginting, juga menegaskan bahwa Pertalite disalurkan di seluruh wilayah Indonesia. "Hingga saat ini kami masih menyalurkan Pertalite di semua wilayah sesuai dengan penugasan yang diberikan pemerintah, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," sebutnya.

Irto menambahkan Pertamina Patra Niaga selaku pihak yang menjalankan penugasan penyaluran BBM subsidi, tetap mengikuti dan menjalankan semua kebijakan yang ditetapkan pemerintah. "Prinsipnya, kami akan ikuti dan jalankan semua kebijakan pemerintah, sehingga apabila terdapat perubahan dalam penyalurannya harus melalui kebijakan pemerintah," tuturnya.

Tercatat hingga April 2024, realisasi penyaluran Pertalite secara nasional sebanyak 9,9 juta kiloliter (KL), dari total kuota Pertalite pada 2024, yang telah ditetapkan BPH Migas, sebesar 31,7 juta KL.

Untuk memantau pelaksanaan distribusi Pertalite, Pertamina Patra Niaga juga telah mendorong digitalisasi untuk penyaluran BBM subsidi melalui program subsidi tepat sebagai upaya memastikan transparansi penyaluran BBM bersubsidi.

Melalui digitalisasi, penyaluran BBM bersubsidi dapat dipantau secara real time, dan mencegah potensi penyelewengan di lapangan. Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga mengimbau kepada konsumen untuk selalu menggunakan bahan bakar sesuai dengan spesifikasi kendaraannya. (EW)


Tags Terkait :
Pertalite Pertamina Ron90 Heyyou Spbu Patraniaga Subsidi Bbm Emisi
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Pertamina: Pertalite Masih Tersedia Di SPBU

Masyarakat diharap terus memanfaatkan aplikasi pembeliannya

1 tahun yang lalu


Berita
Liter Pertama Pertalite Keluar Siang Ini

Peluncuran perdana bahan bakar baru Pertamina, Pertalite akan dilakukan siang ini di Jakarta.

10 tahun yang lalu


Berita
Pertamina Targetkan 500 Kilo Liter Pertalite Terjual Setiap Harinya

Demi tercapai target jualan, pada tahap perdana ini Pertalite, bahan bakar baru PT. Pertamina akan tersedia di tiga kota.

10 tahun yang lalu


Berita
BBM Non Subsidi Wilayah Jakarta Turun Harga Serempak

Harga yang naik ataupun turun secara berkala mengikuti tren harga minyak dunia dari nilai tukar rupiah.

1 hari yang lalu

Berita
Katanya Pertalite Dicampur Etanol? Pertamina Pastikan Itu 'Hoax'

Tidak bisa begitu saja tercampur dengan materi air. Berikut penjelasannya.

1 bulan yang lalu


Berita
Harga BBM Pertamina Turun, BBM Swasta Naik

Pasokan BBM swasta diperkirakan normal pada minggu pertama bulan September

2 bulan yang lalu


Berita
Masyarakat Lebih Pilih BBM Swasta Dengan Harga Lebih Mahal, Atau Pertamina? Ini Hasil Polling Kami

90% orang memilih beralih ke bensin swasta dengan harga yang lebih mahal ketimbang menggunakan pertamina.

8 bulan yang lalu


Berita
Dianjurkan Menggunakan BBM RON 92 Malah Pakai RON 90, Catalytic Converter Bakal Boncos

Akan banyak masalah yang terjadi pada mobil Anda jika menggunakan RON yang tidak sesuai dengan anjuran pabrikan.

8 bulan yang lalu


Terkini

Bus
Harap Diingat, Bahu Jalan Hanya Untuk Lintasan Darurat

Tidak bisa dilintasi secara sembarangan apalagi untuk keperluan menyalip

12 jam yang lalu


Berita
Jepang Impor Nissan Dari Amerika

Gara-gara Trump, akhirnya Jepang impor Nissan Setir kiri

12 jam yang lalu


Berita
VinFast Perpanjang Program Isi Daya Listrik Gratis Sampai 2029

Disertai berbagai diskon untuk berbagai paket pembelian unit mobil listrik.

19 jam yang lalu


Berita
Kawal Musim Libur Lebaran Toyota Dan Auto2000 Siapkan Seratus Bengkel Siaga

Dioperasikan juga sejumlah Pokso Siaga di jalur tol

20 jam yang lalu


Tips
Awal Kecelakaan Di Tol Karena Bengong Dan Kelelahan

Selalu waspada dengan kondisi tubuh agar konsenterasi mengemudi tetap maksimal.

21 jam yang lalu