Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Hyundai Gandeng BAIC Bikin EV Di China

Masuk kandang macan EV, Hyundai gunakan strategi rangkul produsen lokal
Berita
Kamis, 9 Mei 2024 11:05 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Tiongkok saat ini merupakan pasar terbesar mobil listrik dunia. Pasar EV dalam negeri tirai bambu ini terus mengalami kenaikan dan persentasenya terus mengalami peningkatan.

Potensi pasar yang positif inilah yang menjadi daya tarik bagi semua pabrikan tak terkecuali pabrikan di luar China.

Hyundai menjadi salah satu yang semakin serius menggarap pasar gendut otomotif dunia itu, tentunya di segmen mobil elektrik. Untuk masuk ke ‘kandang macan’ EV, Hyundai tak segan menggandeng mitra lokal yakni BAIC.

Seperti diwartakan oleh Korea Economic Daily, sumber yang berasal dari orang dalam Hyundai membocorkan bahwa Hyundai bersama mitra lokal BAIC akan membuat mobil listrik baru ekslusif untuk pasar China.

BACA JUGA

Model dengan kode internal OE RE ini akan dimiliki masing-masing 50 persen oleh Hyundai dan BAIC dan akan menawarkan mobil listrik dengan baterai LFP lebih murah.

Rencana sebelumnya bagi Hyundai untuk memproduksi mobil listrik merek BAIC Arcfox di Tiongkok di pabrik patungan di Beijing tersebut gagal karena alasan keuangan, artikel tersebut menyatakan, mengutip sumber internal.

Arcfox itu sendiri adalah merek premium yang didirikan oleh pabrikan mobil Tiongkok pada tahun 2017. Ini adalah pertama kalinya Hyundai membuat mobil dari merek yang bukan bagian dari grupnya sendiri.

Gagasan di balik strategi yang tampaknya dibatalkan ini adalah untuk meningkatkan pemanfaatan kapasitas pabrik Hyundai di Tiongkok, yang saat ini berada di bawah 50 persen.

Menurut artikel sebelumnya di Korea Economic Daily, Hyundai awalnya berencana meluncurkan model listrik merek Ioniq di Tiongkok. Namun, rencana ini dibatalkan karena dianggap terlalu berani untuk bersaing dengan brand lokal yang menjadi dominator mobil elektrik seperti BYD.

Menggunakan brand Hyundai dengan produk yang ekslusif untuk pasar domestik China menjadi strategi yang dianggap lebih kuat. Ini merupakan inisiatif Beijing Hyundai Motor yang diluncurkan pada Juni 2023 silam.

Bahkan lebih jauh lagi, kolaborasi ini menargetkan untuk menghasilkan hingga lima model EV di pasar lokal China dalam waktu tiga tahun. (SS)   


Tags Terkait :
Hyundai BAIC Hyundai-BAIC Hyndai Ekslusif Pasar China
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Hyundai Gandeng BAIC Bikin EV Di China

Masuk kandang macan EV, Hyundai gunakan strategi rangkul produsen lokal

2 tahun yang lalu


Berita
Janji 20 Model Terbaru Dari Hyundai Di Auto China 2026

Spesifikasi Hyundai Ioniq V Auto China 2026: jarak tempuh 600 km CLTC, desain futuristik, interior AI canggih. Hyundai janjikan 20 model baru dalam 5 tahun.

3 minggu yang lalu


Berita
Extended Range Electric Vehicle Jadi Trend Baru Kendaraan Bersasis Tangga

EREV sasis tangga trend baru untuk SUV dan pikap off-road berat. China pelopori dengan Yang Wang U8, diadopsi Ford, RAM, Hyundai, serta Kia.

1 bulan yang lalu


Berita
Inilah Deretan Merek Mobil yang Konfirmasi Hadir di IIMS 2026

IIMS 2026 dihadiri puluhan merek mobil global. Simak daftar lengkap brand yang tampil dan berbagai inovasi yang akan dibawa ke pameran ini.

5 bulan yang lalu


Berita
Permata Bank GJAW Tawarkan Program Pembiayaan Menarik Di Akhir Pekan

GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) bakal berlangsung 21 – 30 November 2025. Ada beragam program menarik yang ditawarkan. Berikut lengkapnya.

5 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Hyundai Elexio OE Segera Meluncur, Hasil Kolaborasi Hyundai Dengan BAIC

Elexio EO dibangun di atas platform EV milik Hyundai E-GMP dan menjadi produk EV kolabarasi pertama yang menyandang label Hyundai. Simak bocoran spesifikasinya.

6 bulan yang lalu

Berita
GIIAS 2025 Resmi Dibuka, Tawarkan Brand Lebih Banyak

GAIKINDO akan menggelar GIIAS 2025 pada 24 Juli–3 Agustus di ICE BSD. Pameran otomotif terbesar ini menghadirkan lebih dari 60 merek, peserta baru seperti Xpeng dan Aletra, serta tiket yang tersedia o

9 bulan yang lalu


Berita
Hyundai Siapkan EV Khusus Penantang BYD Atto 3

Hyundai akan segera menghadirkan Elexio, sebuah mobil listrik yang dipasarkan untuk khusus untuk Cina.

10 bulan yang lalu


Terkini

Tips
Begini Cek Spare Part Palsu Ala Produsen Genuine Parts

Produsen genuine parts ungkap cara cek spare part palsu di Indonesia. Perhatikan harga terlalu murah, kemasan rapuh, warna mencolok, dan seal mudah terbuka untuk hindari risiko keselamatan.

8 jam yang lalu


Berita
iCar V23 Laris Dipesan Lebih Dari 300 Unit Sejak Awal Peluncuran

iCar V23 merupakan SUV listrik berpenampilan retro yang mampu mencuri perhatian sejak awal peluncurannya. Hingga kini, mobil asal Tiongkok ini sudah dipesan lebih dari 300 unit.

8 jam yang lalu


Berita
BYD Tech Culture Fest 2026 Resmi Digelar, Kenalkan Teknologi Dual Mode hingga Wahana Test Drive

BYD Tech Culture Fest 2026 Dual Mode diperkenalkan di acara yang digelar gratis 20-24 Mei 2026 di Parkiran Selatan GBK Senayan. Pengunjung dapat menjajal test drive dan teknologi PHEV terbaru.

13 jam yang lalu


Berita
SAG Luncurkan Van Listrik Max dan Perkenalkan REEV Bus di Busworld 2026

Peluncuran SAG Max van listrik di Busworld 2026 menjadi fokus PT SAG yang juga memperkenalkan REEV Bus sebagai solusi transportasi rendah emisi di Indonesia.

13 jam yang lalu


Berita
Alasan Changan Berani Menghadirkan REEV Pertama Di Indonesia

Changan Deepal S05 REEV pertama di Indonesia diperkenalkan sebagai solusi elektrifikasi adaptif. CEO Changan Indonesia paparkan alasan teknologi ini sesuai kebutuhan pasar dan infrastruktur lokal.

19 jam yang lalu