Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Hadang EV China, Mitsubishi Segera Bergabung Dengan Kemitraan Honda-Nissan

Dengan kerjasama ini maka ketiga perusahaan tersebut juga dapat menghemat uang dengan menstandardisasi perangkat lunak terkait AI di mobil mereka.
Berita
Rabu, 31 Juli 2024 10:09 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Aliansi EV Jepang


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Berdasarkan laporan terbaru dari Jepang, Mitsubishi Motors akan segera bergabung dengan kemitraan Honda-Nissan yang baru saja dibentuk. Seperti diketahui bahwa pada Maret 2024 silam, Honda-Nissan membentuk kemitraan yang berfokus pada perangkat lunak EV dan AI.

Dikutip dari Motor1, masuknya pabrikan Tiga Berlian ini akan dapat memangkas biaya R&D yang terkait dengan kendaraan listrik secara signifikan.

Dengan kerjasama ini maka ketiga perusahaan tersebut juga dapat menghemat uang dengan menstandardisasi perangkat lunak terkait AI di mobil mereka. Lebih jauh lagi, mereka dapat memperluas jajaran produk masing-masing dengan melakukan kesepakatan OEM di area seperti powertrain PHEV dan mobil kei.

Laporan dari Nikkei Asia mengatakan bahwa pada kemitraan tersebut ketiga pabrikan tersebut belum diketahui detail kesepakatannya. Namun jika mengacu pada kemitraan awal Honda dan Nissan, menjelaskan bahwa mereka tidak merencanakan kerja sama modal. Seorang analis Goldman Sachs memperkirakan bahwa perangkat lunak akan menjadi area terpenting dalam kolaborasi tersebut.

BACA JUGA

Di sisi lain Reuter telah menghubungi perwakilan Mitsubishi, Honda, dan Nissan untuk masalah ini, tetapi ketiganya menolak berkomentar. Namun, laporan tersebut cukup untuk membuat saham Mitsubishi naik sebesar 6,3 persen, dengan kenaikan yang lebih kecil untuk Nissan (+2,8 persen) dan Honda (+2,6 persen).

Sebagai informasi, dua dari tiga perusahaan tersebut yakni Nissan dan Mitsubishi merupakan berada di dalam satu aliansi yakni Renault-Nissan-Mitsubishi. Hal inilah yang membuat negosiasi menjadi lebih mudah. Faktanya saat ini Nissan memiliki 34 persen saham Mitsubishi.

Kerjasama antar pabrikan Jepang belakang semakin gencar terjadi. Sebelumnya, dilaporkan bahwa Toyota akan bekerjasama dengan Suzuki, Subaru dan Mazda  untuk membuat kendaraan listrik masa depan. Menyusul kemudian kerja sama Toyota, Subaru dan Mazda dalam pengembangan mesin pembakaran.

Dengan kolaborasi ini maka produsen mobil Jepang akan lebih potensial untuk bersaing dengan khususnya Tesla dan brand-brand EV asal China yang saat ini tengah di atas angin. (SS)


Tags Terkait :
Aliansi Mitsubishi Nissan Honda Jepang Vs China
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait

Berita
Hadang EV China, Mitsubishi Segera Bergabung Dengan Kemitraan Honda-Nissan

Dengan kerjasama ini maka ketiga perusahaan tersebut juga dapat menghemat uang dengan menstandardisasi perangkat lunak terkait AI di mobil mereka.

1 tahun yang lalu


Berita
Honda – Nissan Jalin Kerjasama Bikin ‘Otak’ Untuk Produk Masa Depan

Kerjasama Honda Nissan ECU generasi baru 2029 akan menghasilkan teknologi otak mobil yang dipakai Honda, Nissan, dan Mitsubishi pada model EV produksi massal 2029-2030.

3 minggu yang lalu

Berita
Gagal Dengan Honda, Toyota Disebut Bakal Tolong Nissan

Nissan dan Honda sempat menggegerkan dunia otomotif Jepang saat menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk menjajaki merger pada Desember 2024.

1 tahun yang lalu


Berita
Mitsubishi Tak Mau Gabung Merger Nissan dan Honda

Ada kekhawatiran bahwa pabrikan Tiga Berlian ini bakal alami kesulitan atau malah kehilangan kendali untuk mempengaruhi perusahaan induk.

1 tahun yang lalu


Berita
Ini Yang Bakal Terjadi Apabila Honda-Nissan-Mitsubishi Merger

Merger ini akan membawa Honda-Nissan-Mitsubishi sebagai pabrikan mobil ketiga terbesar di dunia

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Bukti Tren Mobil Listrik Tak Terhindarkan Saat Ini

Penjualan mobil ramah lingkungan terus meningkat setiap tahunnya. Berikut buktinya

3 tahun yang lalu


Berita
Nissan March Berhenti Produksi Di Thailand

Nissan Thailand resmi memberhentikan produksi March di sana.

3 tahun yang lalu


Berita
Rezim Jepang Inginkan Nissan dan Honda Bergabung?

Pemerintah Jepang diduga pernah mencoba untuk menggabungkan Nissan dan Honda pada akhir 2019

5 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

2 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

2 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

3 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

4 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

6 jam yang lalu