Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

DPRD DKI: Pejabat Publik DKI Harus ‘Rajin’ Naik Bus Listrik

Bukan sekadar himbauan
Berita
Kamis, 29 Februari 2024 17:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Anggota Komisi D DPRD DKI, Shinta Yosefina, meminta pejabat publik di Provinsi DKI Jakarta lebih banyak yang naik bus listrik untuk  menekan polusi udara yang terjadi di Jakarta.

"Masyarakat harus dilandasi dengan semangat untuk beralih ke transportasi publik yang semakin ramah lingkungan dan sebaiknya dicontohkan pejabat publik," kata Shinta saat ditemui beberpa waktu lalu (21/2).

Shinta menuturkan masalah polusi bukan hanya pada emisi gas buang kendaraan saja, melainkan karena volume kendaraan pribadi yang tinggi. Selain itu, kemacetan yang berjam-jam menyebabkan meningkatnya emisi kendaraan sehingga menambah polusi udara.

"Semangat elektrifikasi kendaraan juga untuk mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik, maka efektivitas penanggulangan polusinya akan lebih terasa," katanya lagi.

BACA JUGA

Hal itu untuk mendorong penggunaan transportasi umum kemudian beralih dengan energi listrik. "Harapan saya transisi kendaraan listrik ke transportasi publik, bukan hanya didasari karena minimnya emisi yang dikeluarkan dari kendaraan listrik," ujarnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri melalui Keputusan Gubernur Nomor 576/ 2023 tentang Strategi Pengendalian Pencemaran Udara sebenarnya telah menargetkan pengadaan kendaraan listrik sebesar lima persen pada 2024. Kemudian bertambah setiap tahunnya, yakni menjadi 10 persen pada 2025, 20 persen pada 2026 dan 100 persen pada 2030.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta juga menyebutkan kendaraan listrik tak menghasilkan emisi pencemar udara sehingga ramah lingkungan dan menjadi solusi untuk mengatasi polusi udara di Ibu Kota.

"Beralih ke kendaraan listrik serta dibarengi dengan transisi pembangkit listrik menuju energi baru terbarukan dapat menjadi solusi dalam mengatasi polusi," kata Humas DLH DKI Jakarta Yogi Ikhwan, saat dihubungi pada kesmepatan yang lain.

Baca juga: Ternyata Angkutan Umum Wajib Disediakan Pemerintah Daerah

Baca juga: BPTIJ: Tambah 117 Titik Antar-Jemput Di Perumahan Di Jabodetabek


Tags Terkait :
Buslistrik Buskota Transjakarta Dkijakarta Dishub
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Ribuan Bus Listrik Tiongkok Beroperasi Di Amerika Latin

Wilayah invasi terbesar setelah wilayah Afrika dan Timur Tengah

1 tahun yang lalu


Bus
Songz, Jagoan AC Bus Asal Tiongkok

Semakin banyak operator bus nasional yang memakainya

11 bulan yang lalu


Berita
Jepang ‘Menyerah’ Hadapi Gempuran Bus Listrik Cina

BYD makin intensif garap proyek bus medium tenaga listrik di Jepang

2 tahun yang lalu


Berita
BYD Makin Kokoh Di Benua Amerika

Bikin pabrik kendaraan komersial sekaligus pabrik baterai

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Rekrut Ribuan Karyawan Baru Untuk Proyek Century Dan GR GT3

Sebagai simbol pesan dari Toyota soal arah pengembang produk di masa depan.

14 jam yang lalu


Tips
Pentingnya Ritual Cuci Mobil Teratur

Cuci mobil sebagai bagian dari perawatan kendaraan.

16 jam yang lalu


Mobil Listrik
Dua Model Hyundai Dengan Nama Planet Bakal Diperkenalkan Di Beijing Auto Show 2026

Ioniq Universe Hyundai untuk pasar China debut di Beijing Auto Show 2026 dengan Venus dan Earth Concept berbasis platform E-GMP.

17 jam yang lalu


Berita
Begini Cara Daihatsu Lebih Akrab Dengan Anggota Komunitas

Daihatsu gelar turnamen olahraga Sahabat Klub Daihatsu 2026 di Sunter, Jakarta Utara. Lebih dari 400 peserta dari 21 klub ikuti bulutangkis, padel, tenis meja, hingga e-sport.

20 jam yang lalu


Mobil Listrik
GWM Tegaskan Tidak Tertarik Kembangkan EREV

GWM tolak kembangkan EREV karena efisiensi rendah 13% dibanding direct-drive pada kecepatan menengah-tinggi, ungkap Presiden Mu Feng saat peluncuran platform GWM One.

20 jam yang lalu