Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bus Pariwisata Kecelakaan (Lagi) Di Tol Cipali

Karena pramudi 'panas' akibat hasutan penumpang?
Berita
Minggu, 18 Agustus 2024 16:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Bus pariwisata, untuk kesekian kalinya, terlibat kecelakaan di tol Cipali. Dua orang tewas dalam kecelakaan tersebut. Insiden maut itu terjadi di Tol Cipali Km 89 B tepatnya di Desa Sawangan, Kecamatan Cipendeuy, Kabupaten Subang pada Sabtu (17/8) pukul 23.00 WIB.

Bus pariwisata bernopol E 7508 YD terguling, diduga pramudi tidak bisa mengendalian laju bus.

"Betul telah terjadi kecelakaan di tol Cipali jalur B kilometer 89 dari arah Palimanan menuju Jakarta. Kendaraan yang terlibat yaitu bus pariwisata terguling," ujar AKP Anang Suryana, Kanit PJR Tol Cipali, seperti dikutip dari detikJabar (18/8).

Anang menjelaskan lagi, kecelakaan berawal dari bus yang ditumpangi oleh 15 orang termasuk awak bus melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta. Setiba di lokasi kejadian, diduga sopir hilang kendali kemudian menabrak truk yang ada di depannya.

"Diduga sopir atas nama Komarudin, kurang antisipasi, kendaraan oleng ke kanan menabrak truk kemudian menabrak MCB dan pembatasan jalan dan terguling," kata Anang.

Dalam kecelakaan tersebut, dua orang meninggal dunia. Satu orang atas nama Falah Ahkul Ahyar (11) warga Kuningan, tewas di lokasi kejadian. Sedangkan Muhammad Jibril Nur Fauzan (23) tewas saat dalam perawatan tim medis.

"Anggota PJR Cipali sigap dan tanggap dipimpin AKP Anang selaku Kanit Cipali melakukan evakuasi korban dan kendaraan. Korban meninggal satu orang di TKP, dan 11 orang luka termasuk luka berat. Informasi satu orang meninggal di rumah sakit," jelasnya lagi.

Ada 10 orang korban luka berat dan ringan dirawat di IGD Rumah Sakit Abdul Radjak Purwakarta, dan dua korban tewas sudah berada di kamar jenazah. Petugas dari unit laka lantas Polres Subang tengah melakukan pemeriksaan saksi.

Ano Sukarno, salah satu korban luka menjelaskan, ia yang merupakan anggota dari komunitas bus mania hendak berwisata ke Pantai Anyer di Banten dan akan menjemput rekannya di wilayah Jakarta. "Dari Cirebon sama Kuningan, berangkat dari kuningan mau ke Banten, wisata pantai anyer, masih ada penumpang di jakarta. Mungkin karena gagal nyelip atau kagok (kemudian, Red) nabrak truk, sopir banting stir nabrak pembatas jalan, terguling," ucapnya yang ditemui di IGD rumah sakit itu.

Para korban sudah di evakuasi ke RS Abdul Radjak Purwakarta dan bangkai kendaraan di bawa ke pool di Kalijati, Subang. Kasus kecelakaan ini sudah dalam penanganan unit laka lantas Polres Subang.

Baca juga: Hasil Pemeriksaan Dithubdar, Separuh Bus Pariwisata Tidak Laik Jalan

Baca juga: Kelangkaan Pengemudi Bus Sudah Di Tahap ‘Meresahkan’

Karena mengejar bus PO Haryanto?

Jika menilik dari sejumlah informasi yang beredar di saluran X (twitter), sempat tertangkap bahwa bus nahas itu sempat melaju kencang sebelum akhirnya kehilangan kendali.

Hal itu tentu sangat disayangkan, mengingat di tengah kondisi dimana ‘mengompori’ pramudi sudah dianggap ketinggalan zaman ternyata masih ada pramudi yang tidak bisa menahan diri saat mengemudi.

Kecelakaan di Km. 89 B tol Cipali itu bak mengingatkan lagi atas ‘keresahan’ disampaikan oleh Kurnia Lesani Adnan, Ketua Bidang Angkutan Penumpang DPP Organda beberapa waktu lalu (18/7).

Pria yang juga petinggi dari PO San Transport itu mengemukakan,  untuk mengemudikan bus dengan ‘baik dan benar’ butuh treatment yang berbeda. “Hari ini pengemudi (bus, Red) dibentuk oleh ‘alam’, lahir dari pengalaman,” ungkapnya saat ditemui di sela-sela ajang GIIAS 2024.

Sempat tertangkap 'hasutan' dari penumpang bus pariwisata untuk mengejar bus lainnya sebelum kecelakaan tunggal terjadi

 

Dilanjutkan lagi olehnya, bahwa jika melihat dari sisi fisik dan juga keterampilan, saat ini lebih banyak jumlah sopir dibandingkan pengemudi atau pramudi. Tanpa bermaksud menyindir, pria yag akrab dipanggil Sani itu menyebutkan bahwa pramudi yang profesional serta punya pembekalan khusus akan lebih bisa memikirkan soal keselamatan berkendara dan juga penumpang.

“Kalau dari sisi pemahaman seorang sopir saja, seringkali mudah mengabaikan hal-hal yang penting, misalnya soal kelelahan,” jabarnya lagi.

Baca juga: Kecelakaan Bus Tabrak Belakang, Umumnya Karena Driver Merasa ‘Jago Nyetir’…

Baca juga: MTI: Regulasi Untuk Sopir Perlu Dibuat Segera


Tags Terkait :
Laka Bus Pariwisata Terguling Po Tunggaljaya Tabrakbelakang Bismaniakompor Agustus 2024
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Bus Pariwisata Kecelakaan (Lagi) Di Tol Cipali

Karena pramudi 'panas' akibat hasutan penumpang?

1 tahun yang lalu


Berita
Ditlantas Polda Jabar: Bus ‘Laka Subang’ Pernah Terbakar April Lalu

Setelah itu dilakukan penggantian nama bus

1 tahun yang lalu


Berita
Laka Bus Di Subang (3): Ternyata Bus Nahas Masih Berstatus Bus AKDP

Para calon penumpang juga ‘wajib’ cek langsung di aplikasi MitraDarat

1 tahun yang lalu


Berita
Laka Bus Di Subang (2): Tragedi ‘Bus Bodong’

Para sopir bus pariwisata juga perlu pengawasan lebih ketat

1 tahun yang lalu


Berita
Laka Bus Di Subang (1): Darurat Ramp Check Bus Pariwisata

Benarkah KIR bus sudah kadaluwarsa?

1 tahun yang lalu


Berita
Lagi Dan Lagi, Laka Bus Di Tol Karena Sopir Ngebut

Membuat nyawa kembali melayang sia-sia

1 tahun yang lalu


Bus
Pemerintah Dianggap Tidak Tegas Bertindak, Sehingga Kecelakaan Bus Terus Terjadi

Akibat regulasi ‘nangung’ dan pengawasan ala kadarnya.

6 bulan yang lalu


Berita
Banyak Kasus Laka, Kemenhub Akan Audit Semua Bus Pariwisata

"Saya menduga seiring dengan makin banyaknya wisatawan di Indonesia, banyak pengusaha bus pariwisata yang hanya punya armada 2-3 bus yang kemudian karena pengusaha pemula jadi beli bus bekas"

7 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Di GIICOMVEC 2026 Ada Demo Area Untuk Impresi Pertama Pengunjung

Membantu memastikan kesesuaian kebutuhan operator dengan spesifikasi armada yang tersedia.

1 jam yang lalu


Tips
Bensin Hasil Ngoplos Ternyata Aman Dipakai, Asal... Penuhi Syarat Ini

Pengoplosan bensin RON rendah dan tinggi aman digunakan jika RON hasil campuran memenuhi standar pabrikan, kata pakar bahan bakar HM Gazy Amin.

6 jam yang lalu


Berita
Tantang Hilux Dan Triton, GWM Serius Pelajari Pasar Pikap Indonesia

Rencana GWM bawa pikap rival Hilux Triton ke Indonesia: CEO ungkap studi pasar dan opsi mesin diesel 2.000 cc serta 2.400 cc.

6 jam yang lalu


Berita
Penjualan Chery Bagus Di Tangsel, Chery Buka Satu Dealer Eksklusif Lagi

Chery Indonesia relokasi dealer Chery Arta Serpong baru ke Pondok Jagung, Tangerang Selatan. Fasilitas 3S terintegrasi tingkatkan layanan sales, service, dan spare parts.

7 jam yang lalu


Berita
GWM Ora 5 Selangkah Lagi Hadir Di Indonesia, Simak Spesifikasinya

GWM konfirmasi peluncuran GWM Ora 5 di Australia 2026. SUV listrik kompak setara Haval Jolion tawarkan tenaga 150kW, jarak 520km NEDC, dan V2L.

8 jam yang lalu