Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Penyelewengan BBM Subsidi dengan Modus Mode 'Helikopter'

Modus mode helikopter ini biasa digunakan dari semua jenis kendaraan dari motor, mobil, truk, hingga bus pariwisata.
Berita
Sabtu, 25 November 2023 06:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Dalam kasus yang ditemukan, terdapat beberapa kejadian yang berpotensi penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dengan modus 'Helikopter' di mana sebuah kendaraan terus menerus mengisi BBM bersubsidi berulang kali.

"Modus 'Helikopter' di sini dimaksudkan adalah pengisian yang dilakukan berulang-ulang dengan menggunakan kendaraan bersama, tapi menggunakan pelat nomor QR code yang berbeda," kata Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, Jakarta yang disiarkan melalui Youtube, Rabu (22/11).

Ia mengukapkan, modus mode helikopter ini biasa digunakan dari semua jenis kendaraan dari motor, mobil, truk, hingga bus pariwisata. "Semuanya terindikasi sudah menjalin kerja sama antara pelaku dan oknum operator SPBU," ujar Riva.

Modus terbaru yang menggunakan bus pariwisata sendiri adalah dengan melakukan pengisian BBM subsidi dalam waktu lama, bus yang sama masuk ke SPBU secara berulang kali, dan antrian kendaraan yang panjang di SPBU.

BACA JUGA

"Penyelewengan juga bisa dilakukan dengan memalsukan dokumen pemerintah bagi petani dan nelayan. Di mana untuk nelayan petani yang melakukan pengambilan atau diizinkan melakukan pengambilan menggunakan jerigen. Ini terkadang menggunakan surat rekomendasi yang digandakan," papar Riva.

Untuk itu ia sendiri ada kendaraan yang harus dicurigai adalah:
- Truk melakukan pengisian BBM di SPBU dalam waktu lama (maksimal 20 menit)
- Mobil pribadi melakukan pengisian BBM dalam waktu lama (maksimal 10 menit)
- Motor modifikasi dengan menggunakan lebih dari satu jerigen.
- Kendaraan yang sama masuk secara berulang.
- Antrian kendaraan yang panjang di SPBU.

Perlu diketahiui, Pembatasan penyaluran BBM sudah ada ketentuan dalam Surat Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Nomor 04/P3JBT/BPH Migas/KOM/2020. Anggota BPH Migas, Saleh Abdurrahman mengungkapkan bahwa konsumen BBM Pertalite yang tidak mendaftar pada Program Subsidi Tepat MyPertamina, maka volume pembelian BBM-nya akan dibatasi maksimal sampai 20 liter atau sebesar Rp 200 ribu per hari.

"Yang belum mendaftar Subsidi Tepat mereka diberikan jatah itu 20 liter atau Rp 200 ribu," ungkap Sale beberapa waktu lalu. (GIN)


Tags Terkait :
Bbm Bbm Subsidi Pertamina
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
BBM Nonsubsidi Bisa Segera Turun Harga Lagi

Diperkirakan paling cepat akhir bulan Juli 2026 akan ada penyesuaian harga lagi mengiringi turunnya harga minyak global.

3 hari yang lalu


Berita
Solar B50 Sudah Masuk SPBU, Harga Rp6.800 Per Liter

Pembelian tetap pakai barcode karena masuk kategori bahan bakar bersubsidi.

3 minggu yang lalu


Berita
Pasar Mobil Diesel Baru Lesu, Tapi Toyota Masih Bisa Melaju

Durabilitas dan efisiensi operasional masih jadi faktor unggulan.

3 minggu yang lalu


Bus
Organda: Transportasi Umum Indonesia Darurat BBM

Terkendala soal barcode sampai tersendatnya pasokan solar menjadi masalah yang tak terpecahkan hingga sekarang.

4 minggu yang lalu


Berita
ESDM: Harga BBM Nonsubsidi Bisa Turun

Pergerakan harganya secara langsung mengikuti tren harga minyak dunia.

1 bulan yang lalu


Berita
Harga Asli Pertalite Adalah Rp18.040 Per Liter

Harga yang dibayarkan konsumen sebesar Rp10 ribu per liter adalah harga setelah ada subsidi dari pemerintah.

1 bulan yang lalu


Berita
Pertamina: Harga BBM RON 92 di Pasar Dunia Rp20 Ribuan

Pertamina ungkap harga BBM RON 92 di pasar dunia Rp20 ribu-Rp21 ribu per liter akibat konflik geopolitik. Batas atas Pertamax naik jadi Rp20.942 per liter pada Juni 2026.

1 bulan yang lalu


Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Tertangkap Kamera Dalam Pengujian, Mercedes-AMG G-Glass Cabrio Segera Dirilis

Mercedes-AMG G-Glass Cabrio merupakan SUV ikonik yang banyak disukai karena desain dan performanya.

1 jam yang lalu


Tips
Jangan Asal Ganti Ban Mobil, Perhatikan Load Index dan Speed Rating

Selain ukuran ban, pengendara perlu memahami arti load index dan speed rating. Kenali fungsi kode 105W pada ban mobil dan batas kemampuannya.

2 jam yang lalu


Berita
Perlu Perhatian Masa Berlaku SIM, Potensial Gagalkan Klaim Asuransi

Pentingnya mengingat masa berlaku SIM sangat penting dalam pengurusan polis asuransi.

3 jam yang lalu


Berita
Xpeng Recall Belasan Ribu Unit Di Cina Akibat Heatwave, Indonesia Sedang Investigasi

Xpeng resmi mengajukan program penarikan kembali (recall) kepada China State Administration for Market Regulation (SAMR) untuk mengatasi cacat pada sistem suspensi udara (air suspension).

4 jam yang lalu


Truk
Segera Dibangun SPKLU Untuk Kendaraan Niaga Di Rest Area

Salah satu tujuannya untuk meningkatkan pemakaian kendaraan niaga non fosil.

5 jam yang lalu