Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pembelian BBM Pertalite Bakal Dibatasi, Jenis Pertamax Dapat Subsidi?

Rencana pembatasan jenis Pertalite sedang dalam tahap perbincangan internal.
Berita
Selasa, 29 Agustus 2023 11:00 WIB
Penulis : Afrizal Abdul Rahman


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER- Pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite nampaknya akan menjadi kenyataan.

Hal ini merujuk dari rencana yang disiapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yang diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana.

"Kita lagi bahas secara internal, dan sedang dilihat secara teknis maupun secara regulasi dan secara keekonomian, karena kan berbeda," ucap Dadan, dikutip dari Liputan6.

Tak hanya memberikan pembatasan, instansi juga berencana untuk memberikan subsidi untuk jenis BBM Pertamax.

BACA JUGA

"Itu juga sedang dibahas (alokasi ke Pertamax)," tambahnya.

Bukan tanpa alasan, langkah ini dilakukan guna meminimalisir polusi udara. Menurutnya untuk jenis Pertalite memiliki peluang besar untuk menyumbangkan polusi udara tersebut.

"Secara teknis semakin tinggi angka oktan atau research octane number (RON) yang terkandung di dalamnya, maka pembuangan emisinya akan lebih sedikit," ujarnya.

Seperti diketahui untuk Pertalite sendiri mengandung RON 90, sedangkan Pertamax ada di angka 92. Artinya pembakarannya semakin bagus dan emisi yang dikeluarkan sedikit.

Sebenarnya langkah ini sudah dibicarakan sedang beberapa waktu lalu, bahkan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menyatakan bahwa siap untuk mengimplementasikan pembatasan pembelian BBM dengan RON 90 itu di Indonesia.

"Data yang dibutuhkan seperti database masyarakat atau konsumen untuk bisa membeli BBM berharga Rp 10.000 per liter itu sudah tersedia," pungkasnya. (AAR)


Tags Terkait :
Spbu Pertamina Pertalite Pertamax Pembatasan BBM Polusi Udara Emisi Gas Buang
A

Afrizal Abdul Rahman

Kontributor

Kontributor

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Pertamina Gelar Diskon Pembelian Pertamax Green 95 Setiap Rabu

Disediakan juga paket khusus pengisian daya listruk untuk EV.

3 bulan yang lalu


Berita
Ini Lokasi SPBU Pertamina di Jakarta Yang Menyediakan Pertamax Green 95

Semester kedua 2026 semua SPBU di Indonesia wajib menyediakan BBM berkandungan E5.

1 hari yang lalu

Berita
Pasar Mobil Diesel Baru Lesu, Tapi Toyota Masih Bisa Melaju

Durabilitas dan efisiensi operasional masih jadi faktor unggulan.

1 hari yang lalu

Berita
Harga B50 Harus Lebih Murah Dibandingkan Pertadex

Pemahaman soal karakter bahan bakar baru ini juga perlu lebih ditingkatkan bagi pengguna kendaraan bermesin diesel

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Honda Launching 5 Dealer Sekaligus Perkenalkan Layanan Mobil Bekas Bersertifikasi

Dengan diresmikannya dealer baru hingga Papua Selatan, Honda sudah menjaga jangkauan layanan nasional hingga 93%.

11 menit yang lalu


Berita
Mitsubishi Cukup Realistis Sodorkan Mesin Era Dinosaurus Untuk Jantung Pajero Sport

Realistis untuk Indonesia, jajaran Mitsubishi yang ada saat ini tetap mempertahankan mesin 4D56.

1 jam yang lalu


Berita
Transmisi Coloumn Shifter, Model Jadul Yang Kembali Digandrungi

Mobil baru dengan model transmisi seperti ini semakin jamak ditemukan dan sejauh ini hanya ada pada jenis mobil dengan transmisi otomatis atau pada mobil listrik.

2 jam yang lalu


Berita
Xpeng X9 Facelift Banyak Perubahan, Harga Mulai Rp1,14 Miliar

Jadi lebih nyaman, bertenaga, dan jarak tempuh lebih jauh.

3 jam yang lalu


Berita
Toyota Hilux Generasi Terbaru Debut di Indonesia, Tak Ada Varian EV

Toyota Hilux generasi terbaru resmi meluncur di Indonesia. Begini spesifikasinya.

3 jam yang lalu