Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Lagi, Driver Bus AKAP Kurang Waspada Di Tol Cipali

Nyawa 12 penumpang melayang
Berita
Sabtu, 16 Desember 2023 11:05 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Sebuah kecelakaan fatal yang melibatkan bus AKAP untuk keskian kalinya terjadi di jalur Trans Jawa, tepatnya di km. 73 ruas Cipali, Jawa Barat, pekan ini (15/12). Kejadian nahas itu setidaknya menyebabkan meninggalnya  12 penumpang bus Handoyo jurusan Yogyakarta-Bogor.

Sebagaimana dikutip dari lama Republika.co.id, pihak kepolisian punya dugaan bahwa kejadian di sekitar pukul 15.40 WIB itu dikarenakan sopir kurang kurang antisipatif dengan gerak laju bus yang masih berkecepatan tinggi ketika masuk ke alur jalan menikung.

"Setibanya di tempat kejadian perkara saat melaju di jalan yang menikung ke kiri diduga pengemudi kurang antisipasi sehingga kendaraan oleng tidak terkendali menabrak guardrail (agar pengaman jalan)," demekian keterangan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Ibrahim Tompo. Sejurus kemudian disebutkan bahwa bus tersebut melintas dari arah Cirebon menuju ke Jakarta.

Setelah menabrak guard rail, Tompo mengatakan, bus terbalik miring dengan roda kiri diatas badan jalan dan menghadap ke selatan.

Sementara itu,  Kepala Divisi Operasi Astra Tol Cipali, Sri Mulyo, dalam keterangannya juga mengonfirmasi kecelakaan tunggal yang melibatkan bus bersasis Hino dan berbodi rancangan karoseri Laksana dengan nopol AA-7626-OA tersebut melintas dari arah Cirebon dan akan keluar menuju interchange Cikampek.

Setelah memasuki tikungan interchange, pengemudi diduga kurang mengantisipasi laju kendaraan sampai akhirnya terbalik dan menimpa guardrail atau pagar pengaman jalan. Sementara posisi akhir kendaraan terbalik miring menghadap timur.

Usai melakukan olah TKP yang dilakukan pagi ini (16/12) oleh pihak Polda Jabar ditemukan sejumlah bukti kalau pengemudi bus saat memasuki tikungan tajam pada interchange Cikampek menjalankan bus di atas 40 km/jam. Hal itu disampaikan oleh Wadirlantas Polda Jabar, AKBP Edwin Affandi, sebagaimana disiarkan oleh akun twitter Radio Elshinta.

AKBP Edwin Affandi menguraikan juga bahwa ada sejumlah temuan tambahan di lapangan dimana tidak didapati bekas tapak ban akibat pengereman panjang, dan juga posisi gigi bus saat kejadian ada di angka 6.

Sejurus kemudian ia menyebutkan bahwa hal-hal ini akan ditelsuri lebihh lanjut untuk lebih memastikan penyebab kecelakaan.

 Baca juga: Banyak Kecelakaan Bus Disebabkan Kurangnya Pengetahuan Supir Tentang Teknologi Kendaraannya

Baca juga: Supir Mengantuk, Bahaya Yang Mengintai Selain Rem Blong, Cara Ini Bisa Mencegahnya

Laju bus diduga lebih dari 40 km/jam saat memasuki jalur menikung di interchange Cikampek

   


Tags Terkait :
Bus Truk Busindonesia Trukindonesia Poldajabar Safetydriving Defensivedriving Handoyo Indonesia Hino Laksana Tolcipali Akap
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Konsep Kantor Berjalan Ala Panasonic

Kebutuhan multimedia di mobil semakin spesifik

2 tahun yang lalu

Van
Toyota Hiace ‘Versi Amerika’ Karya Alpine-Style

Paket modifikasi tema retro dengan standar pabrikan

2 tahun yang lalu


Van
Inilah Toyota Proace Max 2023

Hanya ada versi listrik dan diesel Euro 6

2 tahun yang lalu


Van
Toyota HiAce “Hidrogen” Mulai Tes Di Australia

Upaya ‘jalan tengah’ Toyota di tengah tren EV

2 tahun yang lalu


Van
Ini Kamar Berjalan Ala Toyota Sienta JUNO

Bisa jadi inspirasi bagi penyuka camper van di Indonesia

2 tahun yang lalu


Van
Toyota Hiace "Nuku Maru", Ada Kamar Mandi Berjalannya

Dipasarkan secara B2B

2 tahun yang lalu


Van
Selain Rangga, Toyota Hadirkan Van Berkonsep Liar, Aneh, dan Futuristik

Bikinan Toyota Auto Body

2 tahun yang lalu


Van
Toyota GranAce Makin Mewah Dengan Partisi dan TV 24 Inci

Digarap dalam waktu tiga bulan

2 tahun yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Citroen Akan Hidupkan Kembali 2CV Sang Siput Kaleng Dalam Wujud EV

Pabrikan berlogo double chevron ini akan menghadirkan kembali 2CV dalam wujud mobil listrik dengan harga terjangkau.

4 jam yang lalu


Berita
Jaecoo J8 SHS-P ARDIS, Mobil Bertenaga 530 Hp Yang Hanya Butuh Biaya Operasional Rp 20 ribu Perhari

SUV AWD ini digerakkan dengan sistem hybrid pintar yang efisien sehingga memungkinannya menelurkan daya 530 hp dengan konsumsi BBM yang irit.

5 jam yang lalu


Berita
Geely Resmikan Dua Dealer Sekaligus, Tangsel Dan Jakbar

Geely resmikan dua dealer baru di Tangsel dan Jakbar sebagai bagian dari perluasan jaringan 3S untuk meningkatkan layanan konsumen di Jabodetabek.

16 jam yang lalu


Berita
Incar First Buyer, Daihatsu Tetap Unggul Di Segmen LCGC

Daihatsu unggul LCGC first car buyer lewat strategi penargetan konsumen. Hingga April, penjualan ritel capai 46.953 unit dengan pangsa pasar 16,3 persen dan posisi merek otomotif nomor dua.

19 jam yang lalu


Berita
Layu Sebelum Berkembang, LiDAR Perangkat Canggih Yang Justru Mulai Ditinggalkan Sebelum Mendunia

Alasan LiDAR ditinggalkan Tesla Xpeng Volvo karena biaya tinggi, keterbatasan cuaca, dan perkembangan kamera berbasis AI. Produsen otomotif mulai beralih dari sensor laser ini.

20 jam yang lalu