Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Kehadiran Kendaraan Listrik di Indonesia Membuka Peluang Baru

Para montir Tanah Air hanya tinggal menambah pembelajaran terkait kendaraan elektrifikasi  dan dapat menjadi suatu peluang baru bagi para montir di Indonesia.
Berita
Minggu, 12 Februari 2023 14:30 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Transisi Energi dari kendaraan konvesional ke listrik saat ini menjadi salah satu rencana Pemerintah untuk menurunkan emisi global yang kian meningkat. 

Konstruksi mobil listrik sendiri akan menghilangkan beberapa komponen yang terdapat pada mobil konvensional. Ada yang berpendapat bahwa kehadiran mobil listrik akan menghilangkan sebagian pekerja montir.

Namun, hal itu dibantah Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo (Bamsoet), para montir Tanah Air hanya tinggal menambah pembelajaran terkait kendaraan elektrifikasi  dan dapat menjadi suatu peluang baru bagi para montir di Indonesia.

"Nanti pengetahuannya akan lebih cepat dibanding montir lainnya untuk perbaikan mobil listrik, motor listrik, karena lama-lama kendaraan listrik akan membanjiri," kata Bamsoet dikutip dari Antara, Minggu (12/2).

BACA JUGA

Selain itu, menurut dia pengerjaan perbaikan dan perawatan kendaraan listrik juga jauh lebih mudah karena komponen dan suku cadangnya tidak terlalu banyak jika dibandingkan dengan kendaraan konvensional. 

"Pekerjaannya tidak terlalu belepotan karena elektrik. Tapi tetap ada spare partnya, kan command besarnya listrik, dinamonya ada, penggerak roda ada, remnya pasti ada, AC nya elektriknya masih ada. Sebenarnya tidak terlalu beda jauh, yang membedakan adalah mesin diganti dengan baterai," ujar Bamsoet.

Sementara itu dari sisi aftermarket, komponen aki memang tidak akan dihilangkan karena mobil listrik masih menggunakannya untuk beberapa kebutuhan. Tapi dalam jangka menengah dan panjang, bisa jadi bakal ancam serius bagi produsen aki.

"Otomatis itu sudah pasti, dengan awetnya aki di mobil listrik dalam jangka panjang itu akan menjadi ancaman untuk industri aki karena permintaan jadi lebih turun," ujar Direktur PT Wacana Prima Sentosa Hadi.

Mengenai ancaman tersebut, pemerintah RI bersama industri aki harus akan saling bekerja sama mengenai keberlangsungan industri otomotif baik pada bagian hulu maupun hilir saat proses era elektrifikasi.

"Mau tidak mau kita harus bikin aki buat buat mobil listrik. Nantinya, aki kita benar-benar dibuat oleh anak bangsa, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)-nya mencapai 70 persen dan dan menjalani kegiatan ekspor, sudah bermitra dengan salah satu perusahaan Jepang," papar Hadi.

Walaupun begitu, saat ini  pengembangan kendaraan listrik sepertinya aki masih dibutuhkan pada mobil maupun sepeda motor berbasis baterai. pada pameran GIIAS 2022 lalu yang fokus pada pengenalan kendaraan listrik, masih ada perusahaan aki yang unjuk gigi.


Tags Terkait :
Mobil Listrik Industri Montir Bengkel
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Belajar Soal Ban Dengan Bridgestone DI GJAW 2025

Untuk memberikan pemahaan soal pemilihan sampai perawatan ban yang muaranya menjamin keselamatan berkendara.

1 hari yang lalu


Berita
Deretan Wuling Modifikasi Tampil Menggoda Di IMX 2025

Wuling berpartisipasi di IMX 2025 dan menampilkan beragam line up modifikasi.

1 bulan yang lalu


Tips
Menerapakan Teknik Eco Driving Yang Bikin BBM Lebih Irit, Ini Caranya

Seharusnya bukan hal yang merepotkan jika dampaknya sangat berguna seperti mengirit BBM.

7 bulan yang lalu


Berita
Bridgestone Menunjukkan Aksi Nyata Mereka Konsisten Peduli Lingkungan

Termasuk juga terus hadirkan produk yang lebih ‘hijau’

8 bulan yang lalu


Berita
Bridgestone Tebar Paket Spesial Dan Konsultasi Soal Ban Di IIMS 2025

Konsultasi apapun soal ban langsung bersama para ahli ban Bridgestone Indonesia

9 bulan yang lalu


Berita
Bridgestone Fokus Memproduksi Ban Mobil Listrik Berteknologi Enliten, Apa Keunggulannya?

Sebagai produsen ban besar, Bridgestone tengah mempersiapkan ban ramah lingkungan untuk digunakan mobil-mobil listrik saat ini.

1 tahun yang lalu


Berita
Bridgestone Siap Pasarkan Ban Khusus Mobil Listrik, Termasuk Untuk Wuling Air EV

Mobil listrik akan lebih hemat energi jika menggunakan ban yang tepat. Saat ini Bridgestone tengah mengembangkan ban tersebut. Bahkan untuk EV mungil seperti Wuling Air EV mereka sudah siap.

2 tahun yang lalu


Tips
4 Langkah Mengecek Ban Mobil, Sebelum Dipakai Mudik Lebaran

Salah satu komponen mobil yang sangat vital bagi keselamatan ialah ban. Apalagi ia satu-satunya komponen yang langsung menyentuh permukaan aspal dari sebuah kendaraan. Begini cara mengeceknya

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Peringati Anniversary 55 Tahun, Mitsubishi Hadirkan Dua Spesial Edition Sekaligus

Dua varian limited edition ditawarkan untuk peringati 55 tahun eksistensi Mitsubishi di Indonesia.

12 jam yang lalu


Berita
Jetour T2 Pertahankan Harga Spesial Hanya Di IIMS 2026

Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, digunakan Jetour untuk mencantelkan harga spesial Jetour T2 di Rp 568 juta. Harga ini sebelumnya berlaku untuk 1.000 pemesan pertama

15 jam yang lalu


Berita
JKIND Resmi Memasarkan SunTek Window Film Di IIMS 2026

Eastman Chemical Company, raksasa teknologi asal Amerika Serikat, sebagai pemegang merek resmi (Authorized Distributor) untuk SunTek Window Film di Indonesia resmi mempercayakan JKIND.

18 jam yang lalu


Berita
Nikmati Potongan Harga Aion Selama Gelaran IIMS 2026 Berlangsung

Aion Indonesia memanfaatkan ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

19 jam yang lalu


Berita
BYD, Dari Perusahaan Baterai hingga Penentu Arah Industri EV

Perkembangan kendaraan listrik global tidak bisa dilepaskan dari peran BYD.

20 jam yang lalu