Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Indonesia Sukses Ekspor 473.000 Unit Mobil ke-80 Negara Sepanjang 2022

Indonesia sudah sepenuhnya membuka keran ekspor terutama untuk sektor otomotif sejak paruh kedua tahun 2022. Peningkatan yang dialami cukup drastis dibanding tahun 2021.
Berita
Jumat, 3 Februari 2023 14:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Indonesia sudah sepenuhnya membuka keran ekspor terutama untuk sektor otomotif. Setelah dua tahun melambat karena adanya pandemi, mulai 2022 semester kedua pabrikan-pabrikan roda empat telah aktif mengirim mobil mereka ke luar negeri.

Hal ini juga diperkuat dengan kutipan dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin), yang mengumumkan sektor otomotif di Indonesia pada 2022 menunjukkan peningkatan yang positif. Meskipun terdapat tekanan inflasi di berbagai negara, lalu perang Rusia dan Ukraina, pencapaian ekspor mobil buatan Indonesia mencatatkan angka yang cukup tinggi.

"Manufaktur kendaraan roda empat nasional berhasil menjadi pahlawan devisa dengan kemampuan ekspor secara CBU sebesar 473 ribu unit mobil, meningkat 60,7 persen dibanding tahun 2021 yang berjumlah 294 ribu," ujar Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arif di Jakarta, dilansir laman resmi Kemenperin. 

Dari sisi nilai, berdasarkan data BPS pada tahun 2022, ekspor CBU tersebut mencapai USD5,7 miliar atau meningkat 63,5 persen dibanding tahun 2021 yang mencapai USD3,5 miliar.

"Apabila nilai ekspor dan impor kendaraan CBU dibandingkan secara nilai menghasilkan surplus devisa sebesar USD3,4 miliar, meningkat 64 persen dibandingkan tahun 2021 yang berjumlah USD2 miliar," sebutnya.

Berdasarkan data tersebut, menurut Febri, dapat disimpulkan bahwa pembinaan sektor otomotif dalam hal kinerja ekspor dalam bentuk CBU sudah berjalan di arah yang tepat. “Ekspor otomotif Indonesia telah mencapai lebih dari 80 negara,” imbuhnya.

Namun demikian, masih banyak tantangan yang dihadapi oleh industri otomotif. Beberapa tantangan di antaranya terkait ketersediaan bahan baku, kekurangan semi-konduktor, kendala logistik dan transportasi, serta biaya energi yang tinggi.

Sementara itu, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Hendro Martono, untuk mengatasi tantangan tersebut, Kemenperin mendorong perusahaan untuk mengembangkan sayap untuk menjangkau pasar-pasar baru, menguatkan inovasi, serta meningkatkan anggaran research & development (R&D).

Hal-hal tersebut akan menjadi basis bagi Kemenperin dalam memperjuangkan insentif untuk industri otomotif. "Inovasi serta ketersediaan bahan baku merupakan kunci bagi masa depan industri otomotif," ujarnya.


Tags Terkait :
Kemenperin Ekspor Mobil Indonesia
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait

Berita
Ada Skandal, Pemerintah Minta Daihatsu Tetap Lakukan Ekspor Mobil

Hampir setengah juta mobil buatan Indonesia dikirim ke mancanegara, di mana ADM menduduki posisi kedua pada ekspor mobil

2 tahun yang lalu

Berita
Jepang Stop Kirim Mobil Ke Rusia, Ini Alasannya

Tidak hanya model konvensional yang tidak akan dikirim ke negara yang dipimpin Vladimir Putin tersebut, namun mobil hybrid dan listrik juga termasuk.

2 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Era Mobil Listrik Bikin Jepang dan Korea Selatan Kalah Soal Ekspor Mobil Dengan China

Banyaknya mobil lansiran Tiongkok yang diekspor ke pasar lain membuat negara tersebut menjadi yang teratas saat ini untuk urusan ekpor mobil.

3 tahun yang lalu


Berita
Indonesia Sukses Ekspor 473.000 Unit Mobil ke-80 Negara Sepanjang 2022

Indonesia sudah sepenuhnya membuka keran ekspor terutama untuk sektor otomotif sejak paruh kedua tahun 2022. Peningkatan yang dialami cukup drastis dibanding tahun 2021.

3 tahun yang lalu


Berita
Indonesia Bidik Eksport CBU 1 Juta Unit Di 2025

Indonesia digadang sebagai sentra industri otomotif dunia

4 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Targetkan Jadi Pemain Global, Pemerintah Dorong Percepatan Industri Mobil Listrik Di Indonesia

Pengembangan kendaraan listrik juga diatur melalui Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 27 Tahun 2020 tentang Spesifikasi Teknis, Roadmap EV dan Perhitungan Kandungan Lokal

5 tahun yang lalu

Berita
Indonesia Ekspor Mobil Ke 80 Negara, Ini Buktinya

Hasil rakitan pabrik otomotif di Indonesia mendapat pengakuan dari seluruh dunia. Ini buktinya

5 tahun yang lalu


Berita
Update Kabar Fortuner dari Pabrik Toyota Indonesia

Kabar mengenai peluangnya untuk hadir di Indonesia sebenarnya sudah sayup-sayup terdengar.

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Rahasia di Balik Konsumsi BBM Hemat Suzuki XL7

Suzuki XL7 dengan mild hybrid yang dimilikinya mampu menghemat BBM lebih baik. Sehingga mobil ini jadi yang paling hemat di kelasnya.

43 menit yang lalu


Berita
Deretan Mobil Suzuki Yang Menarik Dicoba di GIIAS 2026

Suzuki memiliki line up terbaru yang bisa dicoba di GIIAS 2026.

58 menit yang lalu


Berita
Aletra L7 Akan Masuk Ke Segmen LMPV Yang Sangat Ketat, Lihat Keunggulannya

Aletra L7 LMPV listrik GIIAS 2026 diperkenalkan sebagai model LMPV listrik dengan dimensi 4.550 mm dan fitur premium untuk segmen yang ketat.

1 jam yang lalu


Berita
5 Hal Yang Bikin Suzuki Tetap Kompetitif Untuk Dimiliki

Suzuki menjadi salah satu merek yang dikenal menawarkan biaya kepemilikan yang tetap kompetitif di Indonesia.

2 jam yang lalu


Berita
Khusus Pembelian Di GIIAS 2026, GAC Pusat di China Berikan Diskon Khusus Hingga Rp 80 Juta

Diskon GAC Aion hingga Rp 80 juta di GIIAS 2026 diberikan langsung GAC pusat China untuk Aion UT, Y Plus dan Hyptec HT selama pameran berlangsung.

2 jam yang lalu