Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Eropa Bisa Daur Ulang Baterai Mobil Listrik, Jadi Ancaman Buat Indonesia

Indonesia memiliki sumber cadangan nikel besar yang menjadi incaran dunia untuk bahan baku beterai.
Berita
Senin, 4 September 2023 15:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Semakin berkembangnya mobil listrik di dunia, ke depan pastinya banyak baterai lithium ion besar yang sudah habis masa pakainya dan perlu dibuang. 

Dikutip dari Autocar Senin (4/9), baterai yang dipasang ke electric vehicle (EV) hari ini akan mencapai akhir masa pakainya dalam 10-15 tahun. Dengan keadaan tersebut, pada tahun 2030 Eropa akan mendaur ulang 420.000 ton bahan baterai per tahun.

"Elektromobilitas hanya dapat terjadi dalam jangka panjang jika tersedia bahan mentah yang cukup untuk produksi baterai. Daur ulang memainkan peran penting di sini, dan membantu menghasilkan produk kami secara berkelanjutan. Kami menggunakan kembali apa yang kami gunakan, dan kami memulihkan bahan mentah,” kata Dr Stefan Hartung, ketua dewan manajemen Bosch.

Bosch sendiri telah mengembangkan sebuah “kit” untuk mengatasi hal ini dan telah memasok Battery Lifecycle Company dengan sistem untuk melepaskan kemudian membongkar baterai dalam proses yang sepenuhnya otomatis.

BACA JUGA
Pembuatan daur ulang baterai

Namun, hal ini akan mengancam pembuatan pabrik baterai lokal. Di mana, Indonesia memiliki sumber cadangan nikel besar yang menjadi incaran dunia. Dampak ini mungkin akan dirasakan setelah komponen baterai EV dari Asean masuk ke Eropa. Ketika sudah terkumpul, Eropa akan mengambil sisa inti dari baterai bekas untuk kemudian dijadikan resources dan diproses menjadi bahan baku baterai sendiri.

"Saat Eropa sudah merasa bahan bakunya cukup, dia akan memproduksi baterai sendiri dengan me-resycle baterai bekas. Kita memang masih punya waktu sampai saat ini. Tapi ketika waktu itu sudah datang, bisa jadi impor dari prekusor, katoda, battery pack, dari Indonesia jadi akan berkurang," ujar Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM, Nurul Ichwan beberapa waktu lalu.

Ia berharap nantinya, Indonesia dapat membuat market dan recycle baterai listrik sendiri yang dibuat bersama-sama. Sehingga bisa menjadi bagian dari market yang mandiri, mulai dari EV baterai sampai manufakturnya. (GIN)


Tags Terkait :
Baterai Mobil Listrik Daur Ulang Kendaraan Listrik
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Bus Listrik Terbaik 2026, MAN Lion Coach E

Jarak tempuh maksimal, aman, nyaman, dan mudah dioperasikan serta dirawat.

6 bulan yang lalu


Berita
Silahkan Mencoba Dua EV Paling Gahar Kia Di Area Test Drive GIIAS 2025

Kia hadirkan EV6 GT-Line dan EV9 GT-Line di test drive GIIAS 2025.

9 bulan yang lalu


Berita
Mazda MX-30 Resmi Dijual Rp 860 Juta, Jadi Mobil Listrik Pertama Mazda Di Tanah Air

Mazda Indonesia resmi menjual MX-30 ke pasar Indonesia. Harganya Rp 860 juta on the road.

1 tahun yang lalu


Berita
Pemerintah Kota Ini Gelontorkan Insentif Untuk Ganti 300.000 Mobil Tua Dengan EV

Pemerintah kota Chengdu memberikan insentif untuk mengganti 300.000 mobil tua dengan mobil listrik.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Jaecoo J8 SHS-P ARDIS, Mobil Bertenaga 530 Hp Yang Hanya Butuh Biaya Operasional Rp 20 ribu Perhari

SUV AWD ini digerakkan dengan sistem hybrid pintar yang efisien sehingga memungkinannya menelurkan daya 530 hp dengan konsumsi BBM yang irit.

26 menit yang lalu


Berita
Geely Resmikan Dua Dealer Sekaligus, Tangsel Dan Jakbar

Geely resmikan dua dealer baru di Tangsel dan Jakbar sebagai bagian dari perluasan jaringan 3S untuk meningkatkan layanan konsumen di Jabodetabek.

11 jam yang lalu


Berita
Incar First Buyer, Daihatsu Tetap Unggul Di Segmen LCGC

Daihatsu unggul LCGC first car buyer lewat strategi penargetan konsumen. Hingga April, penjualan ritel capai 46.953 unit dengan pangsa pasar 16,3 persen dan posisi merek otomotif nomor dua.

14 jam yang lalu


Berita
Layu Sebelum Berkembang, LiDAR Perangkat Canggih Yang Justru Mulai Ditinggalkan Sebelum Mendunia

Alasan LiDAR ditinggalkan Tesla Xpeng Volvo karena biaya tinggi, keterbatasan cuaca, dan perkembangan kamera berbasis AI. Produsen otomotif mulai beralih dari sensor laser ini.

15 jam yang lalu


Berita
PEVS 2026 Hadirkan Future Mobility, dari Mobil Listrik hingga Kendaraan Udara

PEVS 2026 kembali digelar pada 29 Oktober-1 November 2026. Pameran kendaraan listrik ini menghadirkan teknologi EV, hybrid, NEV hingga solar panel dengan konsep future mobility.

19 jam yang lalu