Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bobot Lebih Berat, Mobil Listrik Harus Gunakan Ban Khusus

Dengan perkembangan zaman elektrifikasi pada kendaraan, ban harus menyesuaikan dengan bobot yang dibawa tapi juga harus tetap nyaman. 
Berita
Minggu, 11 Juni 2023 09:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Mobil listrik mempunyai spesifikasi yang berbeda dengan mobil konvensional, di mana bobot kendaraan listrik lebih berat dari mobil yang menggunakan BBM. Dengan begitu ban yang menjadi salah satu penggerak mobil, juga harus mengikuti perkembangan mobil listrik.

CEO Kordsa, produsen yang menghasilkan penguat ban Ibrahim Ozgur Yildirim mengatakan, dengan perkembangan zaman elektrifikasi pada kendaraan, ban harus menyesuaikan dengan bobot yang dibawa tapi juga harus tetap nyaman. 

"Untuk kendaraan listrik, ada baterai sehingga ada beban ekstra. Untuk kenaikan berat tersebut, dibutuhkan ban yang punya kekuatan tinggi, tapi juga soft lembut," kata Ibrahim saat peresmian APAC Technical Center di Bogor, Rabu (7/6).

Kordsa sendiri telah meresmikan pusat teknik penelitian bahan ban dan kendaraan penumpang yang dioperasikan PT Indo Kordsa. Tujuan pusat teknik tersebut adalah menghasilkan berbagai produk baru maupun prototipe. 

BACA JUGA

“APAC Technical Center akan mengarah kepada pengembangan ban kendaraan listrik. Apalagi, di Indonesia sumber alam dan produksi nikel sejalan dengan pengembangan produk kami,” ujar Omur Mentes, Chief Operating Officer Kordsa wilayah Asia Pasifik, saat peresmian APAC Technical.

Sementara itu, Yoonsoo Shin, Managing Director PT Hankook Tire Sales Indonesia menjelaskan bahwa ban khusus mobil listrik berbeda dari mobil konvensional. Penggunaan ban yang tidak tepat dapat membuat kerja mobil jadi lebih berat dan tentunya mengurangi masa hidup baterai.

“Untuk bisa lebih menikmati sensasi berkendara dan bisa mendapatkan value-nya gunakan EV tires. Karena ban mobil listrik juga secara spesifik didesain untuk meningkatkan keselamatan berkendara,” kata Yoonsoo di konferensi pers beberapa waktu lalu.

Tetapi, dengan keistimewan ban mobil listrik tersebut harganya lebih mahal 20 persen dari ban biasa. Namun tentunya lebih tahan lama serta mengurangi noise dan menguntungkan untuk pengguna kendaraan listrik.


Tags Terkait :
Ban Ban Mobil Listrik Mobil Listrik
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Wuling Eksion Versi Modifikasi Jadi Pusat Perhatian di GIIAS 2026

Wuling Eksion baru saja meluncur di pasar otomotif Indonesia. Saat ini versi modifikasinya sudah banyak ditemui di jalan, ini salah satu referensinya.

1 hari yang lalu


Berita
iCAR V27 Resmi Debut di GIIAS 2026, SUV REEV dengan Jarak Tempuh 1.200 Km

iCAR V27 resmi meluncur di GIIAS 2026. SUV boxy berteknologi Golden REEV ini menawarkan tenaga 455 PS, jarak tempuh listrik 200 km, dan total lebih dari 1.200 km.

1 hari yang lalu


Berita
iCar V27 Resmi Melenggang di Indonesia, Ini Spesifikasinya

iCar V27 yang bukan sebuah mobil listrik murni resmi diperkenalkan di Indonesia. Dengan desain yang sangat gagah dan beragam fitur yang dimilikinya, mobil ini patut dipertimbangkan.

6 hari yang lalu


Berita
Jaecoo J8 SHS ARDIS Cocok Untuk Kegiatan Outdoor, Ini Alasannya

Jaecoo J8 SHS ARDIS offroad outdoor diuji melalui overland di Gunung Ceremai dengan tenaga hybrid 530 hp, suspensi CDC, dan fitur V2L untuk kegiatan camping.

1 minggu yang lalu


Berita
Testarossa Dihidupkan Kembali, Ini Sejarah di Balik Ferrari 849 Testarossa

Spesifikasi Ferrari 849 Testarossa mencakup sistem plug-in hybrid V8 twin-turbo 1.050 cv yang menggantikan SF90 Stradale dengan desain modern dan sejarah nama Testarossa.

1 minggu yang lalu


Berita
Spesifikasi BYD Atto 1 Terbaru Terungkap, Dimensinya Lebih Besar

BYD Seagull atau yang di Indonesia lebih dikenal dengan nama BYD Atto 1 terbaru terpantau hadir dalam katalog pemerintah China.

2 minggu yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Dekat Fitur Hill Descent Control dan Cara Kerjanya

Cara kerja Hill Descent Control memanfaatkan sistem ABS dan kontrol traksi untuk mengatur pengereman otomatis saat kendaraan menuruni tanjakan curam secara presisi dan terkendali.

2 minggu yang lalu

Berita
Seperti Presiden Prabowo, Kini PM Jepang Pilih SUV Sebagai Mobil Dinas

Jika di negara kita, Presiden Prabowo lebih memilih menggunakan SUV sebagai mobil dinas dibandingkan dengan sedan limousine, maka hal ini juga terjadi di Jepang.

3 minggu yang lalu


Terkini

Berita
The New Mazda CX-30 Rakitan Indonesia Dipastikan Punya Kualitas Global

Langkah besar akhirnya diambil Mazda di Indonesia. Untuk pertama kalinya, pabrikan asal Hiroshima tersebut menghadirkan mobil rakitan lokal melalui The New Mazda CX-30.

11 jam yang lalu


Berita
VKTR Luncurkan Transporter Lokon, Minibus Listrik Yang Mampu Boyong 18 Penumpang

VKTR hadirkan Transporter Lokon, transportasi kendaraan listrik komersial yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas bisnis dengan kapasitas lebih besar.

12 jam yang lalu


Berita
Viral Mobilnya Terbakar di Tol, Ini Klarifikasi dari BYD Indonesia

Beberapa waktu lalu beredar video terbakarnya salah satu model BYD di tol. Ini tanggapan pihak BYD.

14 jam yang lalu


Bus
PO Bagong Borong 61 Unit Bus Hino Di GIIAS 2026

Dilakukan untuk penambahan armada serta peremajaan unit.

15 jam yang lalu


Van
Semua Unit Farizon Bisa Isi Ulang Listrik di Jaringan Arista

Sebagai bagian dari pelayanan lengkap bagi pemilik armada.

16 jam yang lalu