Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

5 Hal Yang Wajib Diingat Selama Mengemudi Jarak Jauh

Ketika melakukan perjalanan jarak jauh, ada beberapa hal yang perlu kalian ingat agar lebih aman dan nyaman. Berikut 5 hal penting.
Berita
Minggu, 1 Januari 2023 06:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Momentum pergantian tahun baru dimanfaatkan masyarakat untuk pulang kampung atau berwisata bersama keluarga. 

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memberikan imbauan kepada pelanggan yang ingin melakukan perjalanan menggunakan kendaraan, untuk memperhatikan kondisi kendaraan yang akan digunakan dan mengatur rencana perjalanan dengan matang.

Saat ingin melakukan perjalanan jauh, pengendara perlu memperhatikan beberapa hal agar perjalanan menyenangkan dan tidak ada kendala, diantaranya yaitu:

Lakukan pengecekan mobil secara mandiri

Sebelum melakukan perjalanan jauh, pengendara dapat melakukan pengecekan harian secara mandiri pada kondisi mesin, misalnya seperti pemeriksaan oli mesin, pemeriksaan radiator, rem, suspensi, lampu penerangan, fungsi kerja wiper, pengecekan kebocoran cairan/oli, sistem kelistrikan, tekanan angin dan ketebalan permukaan ban. Tetapi apabila ingin melakukan perjalanan jauh dan batas service kendaraan sudah dekat, sebaiknya segera mengunjungi bengkel resmi untuk melakukan service. 

Antisipasi cuaca hujan

Memasuki liburan akhir tahun, biasanya intensitas hujan semakin tinggi. Untuk mengantisipasi hal tersebut, sebaiknya pastikan kondisi karet wiper masih berfungsi dengan baik sebelum melakukan perjalanan. Kemudian penyediaan payung di dalam mobil juga diperlukan bagi penumpang maupun pengendara. Tidak lupa luangkan waktu untuk dapat mencuci mobil yang telah kotor akibat hujan agar mobil terlihat bersih, selain itu meningkatkan keselamatan berkendara karena kaca mobil bersih dan terbebas dari kotoran, dan juga mampu menjaga kualitas cat mobil karena terhindar dari timbulnya jamur.

Pemilihan rute terdekat dan lebih lancar

Salah satu penyebab perjalanan terasa melelahkan adalah lamanya durasi perjalanan akibat salah pemilihan rute dan mengalami kemacetan panjang. Agar waktu yang berharga bersama keluarga dapat dimanfaatkan untuk aktivitas lainnya, pengendara disarankan untuk mengunjungi layanan navigasi sebelum keberangkatan sebagai solusi terbaik untuk memilih rute, menentukan titik pemberhentian sementara dan menghindari objek-objek penyebab kemacetan seperti pasar atau kawasan wisata yang tidak ingin dikunjungi.

Ciptakan dan nikmati perjalanan yang aman

Selama perjalanan, biasanya kita akan menghadapi beragam karakter pengendara lain yang dapat mempengaruhi emosi. Jika para pengendara bersama-sama menerapkan gaya berkendara yang tenang dan halus serta selalu mentaati peraturan lalu lintas, maka kontribusi untuk menciptakan kelancaran perjalanan akan lebih terasa. Pengendara diharapkan selalu konsentrasi dan tidak terpancing emosi apabila melihat pengendara lain mengemudi secara agresif maupun melanggar aturan. Dengan gaya berkendara yang tenang akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang. Selain itu pengendara juga bisa memanfaatkan fasilitas hiburan yang ada di kendaraan seperti mendengarkan music dan konektivitas ke smartphone. Namun pengendara di imbau untuk tetap konsentrasi selama perjalanan.

Terapkan gaya berkendara Eco-Driving

Teknik berkendara juga harus diperhatikan ketika melakukan perjalanan. Seperti menggunakan teknik berkendara Eco-Driving yang memiliki manfaat yaitu mengoptimalkan penggunaan bahan bakar secara efisien, serta berkontribusi menjaga lingkungan karena mampu mengurangi potensi emisi pencemaran. Dalam teknik Eco-Driving, pengendara dapat memperhatikan beberapa kebiasaan seperti memanaskan mesin mobil seperlunya, menstabilkan kecepatan serta menjaga kecepatan mesin saat akselarasi sambil menjaga jarak dengan kendaraan di depan, mengatur AC pada suhu yang ideal, dan menggunakan fitur penunjang seperti Engine Auto Start-Stop seperti yang telah disematkan di mobil Suzuki All New Ertiga Hybrid.

“Selain memastikan kondisi mobil yang baik, pengendara juga harus memperhatikan performa kendaraan serta menerapkan teknik berkendara yang baik dan efisien seperti teknik Eco-Driving. Teknik Eco-Driving jika dikombinasikan dengan kendaraan yang menunjang efisiensi perjalanan baik jarak jauh maupun dekat seperti contohnya Suzuki All New Ertiga Hybrid dan XL7 tentu dapat meningkatkan pengalaman berkendara yang nyaman, dan aman, ” terang Joshi Prasetya, Strategic Planning Department Head PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS).


Tags Terkait :
Hyundai Stargazer
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

1 hari yang lalu


Berita
Hyundai Stargazer Cartenz X Lebih Canggih Dibanding Rivalnya Berkat Hal Ini

Hyundai Stargazer Cartenz X menawarkan Electric Transmission Shifter dan ADAS Hyundai SmartSense yang lebih lengkap. Simak harga Hyundai Stargazer Cartenz X terbaru mulai Rp350 juta di artikel ini.

2 hari yang lalu


Berita
Hyundai Pangkas Harga Stargazer Cartenz, Kini Mulai Rp 241 Juta Tanpa Sunat Fitur

Hyundai mengambil langkah agresif di pasar Low MPV Indonesia dengan memangkas harga Stargazer Cartenz dan Stargazer Cartenz X tanpa menyunat fitur apapun.

1 minggu yang lalu


First Drive
Hyundai Perkenalkan Neira, MPV 7 Seater Kembaran Kia Carens EV

Pada perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Hyundai Motor memberi kejutan dengan memperkenalkan MPV 7 seater EV yang dirakit di Indonesia.

1 minggu yang lalu


Berita
Hyundai Goda Pengunjung GIIAS Dengan Menampilkan EV Prototype 7-seater, IONIQ 3 dan Program Kredit

Hyundai membawa beberapa model baru dalam gelaran GIIAS 2026 mendatang. Ada juga beragam program pembiayaan ringan yang mereka rilis.

2 minggu yang lalu


Berita
Kia All New Seltos Andalkan Platform Baru, Improvement Kenyamanan dan Kabin Lega

Kia All New Seltos mengandalkan platform K3 yang menawarkan rigiditas bodi lebih baik, kabin lebih lega, dan pengurangan NVH untuk kenyamanan berkendara.

3 minggu yang lalu


Berita
Hyundai Siapkan Lineup Baru Termasuk Ioniq 3 dan Promo STARGAZER Rp50 Juta

Hyundai GIIAS 2026 lineup powertrain lengkap dari ICE, hybrid, hingga EV disertai promo Stargazer hingga Rp50 juta.

1 bulan yang lalu

Berita
Hyundai Buka Bengkel Bodi di Wilayah Solo Raya

Sebagai upaya memperkuat layanan purna jual di Jawa Tengah.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Komparasi EV 300 Jutaan, Changan Nevo QO5 vs Jaecoo J5 vs MG S5 Magnify

Changan Nevo QO5, MG S5, dan Jaecoo J5 kini menjadi tiga pilihan menarik di kelas SUV listrik dengan harga yang relatif berdekatan.

3 jam yang lalu


Berita
Day Trans Tambah Farizon SV untuk Rute Jakarta-Semarang dan Jakarta-Cilegon

Day Trans Farizon SV rute Jakarta-Semarang dan Jakarta-Cilegon kini menggunakan unit baru. Kendaraan dipilih karena performa, jarak tempuh, serta fitur keselamatan seperti kamera 360 derajat.

5 jam yang lalu


Truk
Isuzu Raih 1.180 SPK Di GIIAS 2026, Elf Jadi Penopang Utama

Kendaraan komersial merupakan produk serbaguna yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya

16 jam yang lalu


Berita
Sejarah Berulang, Mesin Bensin Kembali Jadi Opsi di Land Cruiser

Land Cruiser 300 HEV menyuguhkan potongan sejarah masa silam dengan sodorkan pilihan mesin bensin

18 jam yang lalu


Berita
Tiongkok Jadi Biang Kerok, Harga Rata-Rata Mobil Listrik Global Sekarang Lebih Murah dari Hibrida

Data Mobility Global menunjukkan harga rata-rata mobil listrik global kini US$37.000, lebih rendah dari hibrida yang mencapai US$39.000. Penurunan ini didorong oleh ekspor EV murah dari Tiongkok.

20 jam yang lalu