Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Produksi Mobil Listrik Indonesia Tembus 14 Ribu Unit

Adapun total investasi yang masuk sebesar Rp 1,872 triliun.
Berita
Jumat, 21 Oktober 2022 20:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Komitmen Pemerintah dalam mengembangkan kendaraan listrik di Tanah Air tampaknya makin serius dan juga sebagai salah satu upaya untuk mencapai target Net Zero Emission pada 2060.

Saat ini, terdapat empat perusahaan bus listrik, tiga perusahaan mobil listrik, serta 35 perusahaan roda dua dan roda tiga listrik di Tanah Air. Adapun total investasi yang masuk sebesar Rp 1,872 triliun.

"Untuk kapasitas produksinya mencapai 2.480 unit bus, 14.000 unit mobil listrik, serta 1,04 juta unit untuk kendaraan roda dua atau roda tiga listrik," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam acara Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik secara virtual melalui YouTube, Jumat (21/10).

Nantinya, target produksi makin ditambah menjadi 1 juta kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) roda empat atau lebih dan 3,22 juta KBLBB roda dua pada 2035. 

BACA JUGA

Sebelumnya, beberapa perusahaan otomotif dunia menyampaikan komitmen investasinya untuk mengembangkan  pabrik mobil listrik di Tanah Air. Setelah Hyundai, Toyota, dan Mitsubishi, Kemenperin membeberkan bahwa dua perusahaan otomotif lain juga berencana memproduksi kendaraan listrik di Indonesia.  

Tetapi menurut Agus, ada beberapa hambatan dalam mengenmbangkan kendaraan listrik di Indonesia, diantaranya ketersediaan jaringan charging station, swap station, hingga harga kendaraan listrik yang masih lebih mahal dari kendaraan internal combustion engine (ICE).

"Kapasitas baterai yang mempengaruhi jarak tempuh, serta sumber daya manusia (SDM) di industri ini. Karena itu pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus memacu inovasi dan pengembangan SDM," ujar Agus.


Tags Terkait :
Mobil Mobil Listrik Produksi Indonesia
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Haka Auto Targetkan 50 Dealer BYD hingga Akhir 2026, Tapi Khawatirkan Perang Iran

Haka Auto targetkan 50 dealer BYD hingga akhir 2026 lewat ekspansi agresif, tapi khawatirkan dampak perang Iran terhadap ekonomi otomotif Indonesia.

1 hari yang lalu


Berita
BYD Kian Berjaya di Indonesia Dan Dominasi Pasar EV Dunia

BYD dominasi pasar EV Indonesia 2025 dengan 52% pangsa dan 54.000 unit terjual. Portofolio lengkap segmen sedan hingga MPV kuasai pasar lokal, saingi Tesla global.

1 hari yang lalu


Berita
Beberapa Keunggulan MGS5 EV Yang Membuatnya Cocok Sebagai SUV Listrik Keluarga

Harga promo MG S5 EV IIMS 2026: Ignite Rp333,9 juta, Magnify Rp355,9 juta. SUV listrik keluarga MG raih 5 bintang EURO NCAP dengan ruang kabin lapang.

1 hari yang lalu


Berita
Bosch Yakin Mesin Bakar Masih Mendominasi Hingga 2035

Mesin bakar dan elektrik akan berdampingan dan berbagi segmen.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Honda Super One Tercatat Di NJKB, Ini Kata Honda Indonesia

Sebuah model Honda terbaru yang diduga merupakan Super One telah tercatat oleh situs NJKB Online.

18 menit yang lalu


Berita
BYD Atto 3 Selamat Dihantam Rudal, Simak Faktanya

Sebuah BYD Atto 3 mendadak jadi sorotan dunia pada 1 Maret 2026.

1 jam yang lalu


Berita
Honda City Hatchback Pamit, Ada Tiga Model Baru Yang Siap Rilis

Semua didasarkan pada perkembangan pasar otomotif nasional

2 jam yang lalu


Mobil Listrik
Chery QQ3 Siap Hadang Geely EX2 Sebagai Mobil Terlaris Di China

Chery persiapkan QQ3 sebagai penjegal Geely EX2

18 jam yang lalu


Mobil Listrik
5 Mobil Listrik Dengan Baterai Terbesar Di Dunia

Sampai saat ini , kelimanya adalah EV murni dengan baterai terbesar di dunia.

22 jam yang lalu