Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Penjualan Mobil di Awal 2022 Menurun, Ini Penyebabnya

Ada penurunan angka penjualan mobil yang terjadi di awal 2022. Apa yang menyebabkan hal tersebut terjadi?
Berita
Jumat, 21 Januari 2022 10:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Tahun 2021 penjualan mobil mengalami peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan tahun 2020. Namun terjadi penurunan lagi saat memasuki awal 2022.

Salah satu hal yang membuat penurunan penjualan ini disebutkan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita bahwa kurangnya ketertarikan masyarakat untuk membeli mobil di awal tahun.

Ia juga menambahkan, hal itu disebabkan oleh adanya kenaikan tarif pajak barang mewah atau PPnBM untuk beberapa tipe mobil, terutama yang banyak diminati oleh konsumen seperti low cost green car atau LCGC. Selain itu, sepinya pembeli mobil yang dijual dengan harga di bawah Rp 250 juta juga diakibatkan oleh tidak adanya lagi insentif PPnBM Ditanggung Pemerintah, yang sempat diadakan pada tahun lalu.

“Sebelum adanya kepastian perpanjangan insentif PPnBM DTP, masyarakat lebih memilih wait and see yang menyebabkan penurunan purchase order dalam beberapa minggu terakhir,” ujarnya melalui keterangan resmi dari kementrian perindustrian.

Menperin menuturkan, perpanjangan PPnBM DTP untuk kendaraan LCGC dan mobil di bawah Rp 250 juta akan memberi dampak positif terhadap peningkatan penjualan mobil produksi dalam negeri.

“Produk dengan segmen tersebut mendominasi pangsa pasar atau sesuai dengan daya beli masyarakat, yaitu sebesar lebih dari 60 persen. Juga memiliki rata-rata kandungan lokal yang tinggi, sehingga berpeluang menjadi basis ekspor untuk negara-negara berkembang,” tuturnya.

Usulan Menperin tersebut akhirnya disetujui oleh pemerintah, namun dengan skema yang berbeda. Insentif diberikan untuk LCGC sebesar 100 persen, dan berlaku selama kuartal pertama tahun ini. Pada kuartal dua pembeli LCGC hanya dikenakan PPnBM sebesar 1 persen, dan di kuartal tiga dibebankan 2 persen. Tiga bulan selanjutnya, konsumen dibebankan PPnBM penuh yakni 3 persen.

Sementara untuk mobil dengan harga Rp 200 juta hingga Rp250 juta, pemerintah hanya memberi insentif sebesar 50 persen di kuartal pertama. Selanjutnya, pajak barang mewah dibayar penuh.

“Dengan perpanjangan insentif PPnBM DTP tahun 2022, akan menjaga momentum pertumbuhan industri otomotif nasional sekaligus meningkatkan utilisasi dan kinerja sektor industri komponen otomotif termasuk IKM,” jelasnya.


Tags Terkait :
Penjualan Gaikindo
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Penawaran Harga Spesial MGS5 EV Diperpanjang

Untuk merespon lonjakan peminat yang terus mengalir.

1 hari yang lalu


Berita
Hyundai Siapkan Lineup Baru Termasuk Ioniq 3 dan Promo STARGAZER Rp50 Juta

Hyundai GIIAS 2026 lineup powertrain lengkap dari ICE, hybrid, hingga EV disertai promo Stargazer hingga Rp50 juta.

1 hari yang lalu


Berita
GIIAS 2026: Ada Diskon 50 Persen Untuk Tiket Masuk

Tiket dengan harga murah tersedia lewat sesi pre-sale secara daring

1 hari yang lalu


Berita
Aion Berhasil Jual 3.000 Unit Sepanjang 2026, Aion UT Terlaris

Hingga pertengahan bulan ini, GAC menyebut mobil listriknya telah digunakan oleh lebih dari 10.000 pelanggan di Indonesia.

1 hari yang lalu


Berita
Kesempatan Mencoba MGS5 EV ke Dealer Terdekat, Ada Harga Spesial Untuk 1.500 Pembeli

MG Motor Indonesia menggelar Dare to Drive National Showroom Event di seluruh dealer untuk test drive MGS5 EV. Harga spesial MGS5 EV 1500 pembeli pertama turut disediakan dalam program tersebut.

1 hari yang lalu


Berita
Gaikindo Optimis Penjualan Kendaraan Tahun Ini Mengalami Pertumbuhan

Gaikindo optimis penjualan kendaraan 2026 tumbuh positif meski rupiah melemah. Momentum April diharapkan dijaga agar industri otomotif nasional terus meningkat.

4 hari yang lalu


Mobil Listrik
Indonesia Masuk Fase Transisi Ke Mobil Listrik I

Kenaikan harga BBM akibat konflik Timur Tengah percepat transisi ke mobil listrik Indonesia. Penjualan EV naik 141% pada 2025, data Gaikindo.

3 minggu yang lalu


Berita
Usulan Pajak Kendaraan Turun Untuk Dongkrak Penjualan

Usulan penurunan pajak kendaraan dongkrak penjualan otomotif. Peneliti ITB: Pajak 40% terlalu tinggi, stimulus seperti saat Covid efektif gairahkan pasar lesu.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Alasan Changan Lumin Kurang Beredar Di Pasaran

Selain Deepal yang disegmentasikan untuk konsumen EV medium to high, Changan sendiri punya mobil listrik terjangkau yakni Lumin. Begini nasibnya.

5 jam yang lalu


Truk
Toyota dan Isuzu Bikin Truk Hidrogen Berbasis Elf

Truk Hidrogen diklaim punya banyak keunggulan dibandingkan truk listrik.

7 jam yang lalu


Mobil Listrik
VinFast VF2 Meluncur Dengan Harga Mulai Rp 120 Jutaan, Adik VF3 Berdimensi Lebih Mungil

Harga VinFast VF 2 di Vietnam sekitar Rp 128 juta. Mobil listrik mungil ini resmi meluncur dengan dimensi lebih kecil dari VF 3 dan jarak tempuh 210 km.

8 jam yang lalu


Berita
Kata Toyota, PHEV Belum Siap Untuk Pikap

Toyota Hilux PHEV belum siap untuk diterapkan karena tantangan massa, muatan, dan kemampuan menarik beban yang belum memenuhi standar pikap. Toyota lebih mempertimbangkan FCEV pada 2028.

9 jam yang lalu


Berita
Mencoba Langsung di China, Wuling Mini EV Pengganti Air ev

Wuling Mini EV sebagai pengganti Air ev menawarkan desain kompak dengan empat pintu. Harga Wuling Mini EV Indonesia akan diumumkan segera oleh Wuling.

18 jam yang lalu