Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Masalah Ini yang Bikin Mobil Listrik Masih Mahal

Komponen kendaraan listrik seperti baterai, dinamo, dan controller mempengaruhi biaya produksi kendaraan listrik
Berita
Jumat, 30 September 2022 10:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pemerintah Indonesia tengah gencar membangun industri kendaraan listrik, baik untuk modelnya maupun infrastruktur pendukungnya. Namun, terdapat masalah yaitu komponen mobil listrik yang masih diimpor. Dimana membuat harga mobil listrik masih sangat mahal.

Ketua Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Moeldoko meminta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk meriset komponen mobil listrik yang masih diimpor. Menurutnya, komponen kendaraan listrik seperti baterai, dinamo, dan controller mempengaruhi biaya produksi kendaraan listrik.

"Ada yang harus kita fokuskan, pertama baterai,kedua dinamo, dan yang ketiga controllernya, karena ketiga hal ini sementara ini masih impor. Jadi mestinya BRIN menuju ke sana, kejar habis sampai ketemu," ujar Moeldoko di pameran Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2022, Jakarta, Kamis (29/9).

Apabila komponen-komponen tersebut bisa diproduksi sendiri di dalam negeri, Kepala Staf Kepresidenan itu memprediksi harga kendaraan listrik tersebut akan turun.

Dibalik mahalnya mobil listrik, kita dapat membantu berkurangnya pencemaran udara, konsumsi BBM, dan beban subsidi yang harus ditanggung negara, sehingga pada akhirnya meningkatkan ketahanan energi nasional. Penggunaan kendaraan listrik juga dinilai sebagai alternatif solusi untuk menekan ketergantungan terhadap impor migas.


Tags Terkait :
Mobil Listrik Harga Komponen
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mobil Listrik Bekas Masih Bikin Calon Konsumen Was-Was, Harganya Terpantau Terjun Bebas

Mobil listrik seken masih belum dimintai. Berikut penyebabnya

1 tahun yang lalu


Berita
Harga Jual Kembali Mobil Listrik Anjlok, Ternyata Ini Beberapa Penyebabnya

Mobil listrik seken mengalami penurunan harga yang cukup drastis. Apa alasannya?

1 tahun yang lalu


Berita
Zeekr 009, Rival Toyota Alphard Akan Hadir Dalam Dua Varian

Mobil ini akan hadir pada semester empat 2024

1 tahun yang lalu


Berita
Intip Spesifikasi Hyundai Kona Electric Yang Bakal Dirakit Di Indonesia

Hyundai Kona Electric hampir bisa dipastikan bakal dirakit di Indonesia pada tahun 2024 mendatang.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
GWM Perkenalkan Tank 500 Diesel Yang Serba Hitam

GWM resmi memperkenalkan varian baru dari Tank 500 yakni Black Warrior.

3 jam yang lalu


Berita
Toyota Veloz Hybrid Dapat Respon Positif Dari Konsumen Indonesia, SPK Tembus 10.000 Unit

Sejak dirilis November 2025 lalu, Toyota Veloz Hybrid terus mendapatkan respon positif dari Masyarakat.

8 jam yang lalu


Berita
Aki Varta Perkenalkan Kemasan Baru Untuk Identifikasi Produk

Varta memperkenalkan kemasan baru aki Varta untuk identifikasi produk melalui warna berbeda dan kode otentifikasi digital di Indonesia.

18 jam yang lalu


Berita
Perkuat Kepemimpinan Era Elektrifikasi, BYD-Denza Rilis Teknologi Baru

Teknologi DM BYD Dual Mode elektrifikasi diperkenalkan sebagai jembatan transisi menuju kendaraan listrik di tengah dominasi ICE di Indonesia.

18 jam yang lalu


Mobil Listrik
Porsche Pionir Teknologi Hybrid Yang Berevolusi Jadi REEV

Porsche pionir teknologi hybrid series REEV melalui Lohner-Porsche Mixte 1901, yang menjadi dasar evolusi sistem range extender modern seperti Chevrolet Volt dan Nissan e-Power.

19 jam yang lalu