Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Jangan Seperti Program Bahan Bakar Gas, Era Kendaraan Listrik Harus Lanjut

Hal yang sama jangan sampai terulang kembali jika menganggap kendaraan listrik akan menjadi sarana transportasi di masa depan.
Berita
Minggu, 20 November 2022 15:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Gelaran Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 Bali telah usai dilaksanakan. Berbagai upaya dilakukan pemerintah dalam upaya menunjukkan kinerja kendaraan listrik yang dianggap sebagai transportasi masa depan.

Touring kendaraan Listrik Jakarta – Bali pun dilakukan untuk menguji kemampuan kendaraan kistrik yang menempuh 1.250 kilometer ditempuh dalam 4 hari. Touring kendaraan listrik ini melibakkan sejumlah produsen kendaraan listrik, seperti DFSK Gelora, Hyunday, Lexus (Toyota), Nissan, Wuling, Fuso, Mistsubishi, Bluebird Grup (BYD).

Namun,  masih terdapat kendala dalam penggunaan kendaraan listrik untuk perjalanan jarak jauh, karena terbatasnya penyedian insfrastruktur SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum). Untuk sementara waktu hanya bisa untuk mobilitas perkotaan, itupun harus sudah siap dulu penyediaan SPKLU di sejumlah tempat yang strategis. 

"Bercermin dari Program penggunaan Bahan Bakar Gas (BBG) yang gagal karena minimnya SPBG (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas). Hal yang sama jangan sampai terulang kembali jika menganggap kendaraan listrik akan menjadi sarana transportasi di masa depan," ujar Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, kepada OtoDriver, Sabtu (19/11).

BACA JUGA

Transportasi menggunakan kendaraaan listrik diharapkan mampu mengatasi krisis energi dan mendukung udara bersih. Perbanyak kota-kota di Indonesia untuk segera membenahi layanan transportasi umum dengan menggunakan kendaraan listrik produksi dalam negeri.

Jangan Gagal Seperti BBG

Sebelum adanya perpindahan kendaraaan konvesional ke kendaraan listrik muncul di Indonesia, pemerintah memiliki program konversi kendaraan BBM ke bahan bakar gas (BBG). Program ini juga ditujukan sebagai upaya pemerintah dalam mengurangi ketergantungan pada impor BBM. 

Program BBG ini tidak berjalan masif, karena pada kenyataannya sampai saat ini konsumsi BBM kita masih tinggi yang menyebabkan impor terus membengkak.

Program konversi ke BBG ini sebenarnya sudah ada sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Bahkan, Bahkan kementerian ESDM saat itu ingin membuktikan bahwa program konversi BBM ke Bahan Bakar Gas ini bukan hanya sekedar wacana. Namun, hingga saat ini program konversi BBG belum ada kejelasan.


Tags Terkait :
Mobil Listrik Kendaraan Listrik Transportasi
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Toyota dan CATL Bikin Baterai Di Karawang, Mulai Digunakan Pada Semester II 2026

Toyota CATL kolaborasi produksi baterai Karawang Semester II 2026. TMMIN investasi Rp 1,3 triliun untuk lokalisasi baterai hybrid seperti Innova Zenix HEV.

5 hari yang lalu

Berita
Penjualan EV Menurun, Hybrid Justru Meningkat Berkat Veloz Dan HR-V

Data Gaikindo: Penjualan mobil hybrid naik 21,3% capai 16.940 unit Jan-Maret 2026, didorong Veloz dan HR-V, sementara EV menurun.

1 minggu yang lalu


Berita
Tiga Model Nissan Yang Irit, Bisa Saingi Mobil Listrik Saat Ini

Tiga model Nissan e-Power irit BBM saingi mobil listrik: Kicks (24,8 km/l), Serena (19-22 km/l), X-Trail (23,2 km/l) dengan pengalaman EV.

2 minggu yang lalu


Berita
Mobil Listrik Termurah Kia Diproduksi Massal, Ini Bocorannya

Produksi massal Kia EV2 dimulai di pabrik Zilina, Slovakia. Mobil listrik termurah Kia hadir dalam varian Air, Earth, GT-Line dengan jarak tempuh hingga 317 km.

3 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Girboks Manual Masih Punya Potensi, KIA Agendakan Kehadiran Carens Manual

KIA Sales Indonesia agendakan KIA Carens transmisi manual Indonesia untuk daerah pegunungan dan pelosok. Varian manual tawarkan harga lebih kompetitif.

9 jam yang lalu


Berita
GWM Buka Dealer Ke 18 Di Kawasan PIK

GWM membuka dealer ke-18 di kawasan PIK, Jakarta Utara, dioperasikan PT Wahana Wirawan. Dealer GWM PIK hadir dengan fasilitas 3S lengkap untuk sales, service, dan sparepart.

10 jam yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

11 jam yang lalu


Tips
Ingat Selalu, Perlintasan KA Adalah Area Berbahaya

Kecelakaan fatal di Bekasi Timur ingatkan bahaya perlintasan KA. Tips aman melintas perlintasan kereta api dari pakar SDCI dan data 3.703 titik sebidang KAI 2026.

13 jam yang lalu


Berita
The Elite Showcase 2026 Digelar di ICE BSD, Tampilkan Mobil Modifikasi Kelas Dunia

The Elite Showcase 2026 ICE BSD hadir 9-10 Mei, tampilkan 250 mobil dan 80 motor modifikasi terbaik, Civic Pandem, serta tokoh otomotif dunia seperti Sung Kang.

15 jam yang lalu