OTODRIVER - Saat ini mobil listrik termurah BYD di Indonesia ialah Dolphin yang dibanderol Rp 369 juta, kemudian M6 mulai Rp 383 juta. Namun kini berhembus kabar bahwa mereka sedang mempersiapkan model baru yang akan dijual dengan harga di bawah itu.
Desas-desus kehadiran Seagull semakin menarik untuk dibahas. Apalagi pihak BYD juga menanggapi hal ini.
"Untuk Seagull kita lagi studi. Harus hati-hati membaca pasar, jadi sebenarnya tidak harus buru-buru," ujar Head of PR & Goverment Relation BYD Indonesia luther T. Panjaitan di sela-sela media tes drive.
Luther juga berpendapat, kalau BYD tidak mau begitu saja menawarkan harga yang murah, tanpa tau apakah akan terserap oleh pasar atau tidak.
"Segmen EV terjangkau memang perlu pertimbangan matang. Belum tentu harga murah jadi faktor dan alasan orang beli EV sebagai mobil pertama, jadi kita masih pelajari target market dan potensinya," tambahnya.
Jika pasti masuk pasar Indonesia, BYD Dolphin Mini alias Seagull bakal menghajar Wuling Air ev maupun Seres E1.
Sebagai catatan, BYD Seagull memiliki dimensi panjang 3.780 mm, lebar 1.715 mm, tinggi 1.540 mm, dan wheelbase 2.500 mm.
BYD Seagull ditenagai motor listrik bertenaga maksimal 73 hp dan torsi 135 Nm. Mobil tersebut ditawarkan dengan dua pilihan baterai, yaitu baterai Blade LFP berkapasitas 30,08 kWh dan 38,88 kWh.
Dengan baterai 30,08 kWh, mobil bisa melaju sejauh 305 km, sedangkan baterai 38,88 kWh bisa sampai 405 berdasarkan pengujian CLTC. Mobil ini menggunakan basis e-Platform 3.0.
Bagaimana soal harga? Saat peluncuranya di 2024 lalu, BYD Seagull dijual mulai dari 69.800 Yuan atau mulai dari Rp 150 jutaan untuk varian paling dasar dengan jarak tempuh 305 km. (AB)