Honda Indonesia Umumkan Recall Terkait Masalah Tiga Masalah Ini

 Gemilang Isromi Nuar    27 November, 2022
Berita

Produsen mobil asal Jepang, Honda mengadakan kampanye recall lantaran ada perbaikan terhadap produk mereka yang sudah di tangan konsumen. Hal itu dilakukan oleh mereka sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap produknya.

Dilansir dari Instagaram @hondaisme, Sabtu (26/11) model yang ditarik tersebut adalah onda Accord (1999-2000, 2003-2007, 2008-2013), CR-V (1996-1999, 2002-2006, 2006-2012), Civic (2001-2005, 2006-2011), City (2004-2008, 2008-2013), Jazz (2004, 2006-2008, 2008-2014), Odyssey (2004,2007-2008), Freed (2009-2015), Stream (2002-2006), Brio (2013-2014), karena ada masalah terkait Recall Inflator Airbag yang teridentifikasi tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Ada juga yang tekena recall masalah Recall Master Cylinder yang kemungkinan terjadinya kerusakan pada sistem rem yang menyebabkan pedal rem keras saat ditekan. Diantaranya Mobilio tahun produksi (2014-2017), Honda Brio tahun produksi (2014-2017), Honda Jazz tahun produksi (2014-2017), Honda HR-V tahun produksi (2014-2017) dan Honda BR-V tahun produksi (2015-2017).

"Kami sampaikan kembali terkait informasi Recall Inflator Airbag, Recall Fuel Pump, dan Recall Master Cylinder. Untuk menjaga tingkat keamanan berkendara Anda, SEGERA lakukan penggantian komponen jika kendaraan Anda terdampak. Kampanye Recall ini tidak dipungut biaya,” tulis akun @hondaisme.

Jika Anda memiliki Kendaraan dengan model yang berpotensi terdampak, cek status kendaraan Anda melalui website https://pud.honda-indonesia.com. Anda dapat menghubungi Dealer Resmi Honda untuk melakukan Booking Service dan penggantian komponen tersebut.

Peraturan Recall di Indonesia

Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub), secara resmi mengeluarkan aturan terkait recall baik untuk mobil atau sepeda motor. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 33/2018 tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor, menggantikan Keputusan Menteri (KM) No 9 tahun 2004.

Melalui aturan tersebut, penarikan kembali atau recall bagi produk yang bermasalah sudah mulai terbuka dilakukan produsen otomotif. Di situ, soal penarikan kendaraan untuk perbaikan, tertera pada BAB XIII tentang Ketentuan Lain-Lain. Namun menurut Ayat 6 pada pasal 79, soal tata cara recall lebih yang lebih rinci bakal diterbitkan lewat Peraturan Menteri Perhubungan secara lebih khusus. 

Pasal 79 

- Terhadap Kendaraan Bermotor yang telah memiliki SUT atau Surat Keputusan Rancang Bangun yang ditemukan cacat produksi, mempengaruhi aspek keselamatan, dan bersifat massal, wajib dilakukan penarikan kembali untuk dilakukan perbaikan. 

- Kendaraan Bermotor yang ditemukan cacat produksi, dan mempengaruhi aspek keselamatan serta bersifat massal, sebagaimana dimaksud pada ayat 
(1) meliputi: 
- Cacat desain; atau 
- Kesalahan produksi.

- Terhadap kendaraan bermotor yang ditemukan cacat produksi, dan mempengaruhi aspek keselamatan serta bersifat massal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) perusahaan pembuat, perakit, pengimpor wajib melaporkan kepada Menteri sebelum dilakukan penarikan kembali untuk dilakukan perbaikan. 

- Perusahaan pembuat, perakit, pengimpor sebagaimana dimaksud pada ayat (3) wajib bertanggungjawab untuk melakukan perbaikan terhadap kendaraan bermotor yang ditemukan cacat produksi, dan mempengaruhi aspek keselamatan serta bersifat massal. 

- Terhadap kendaraan bermotor yang telah dilakukan perbaikan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) wajib dilaporkan kembali kepada Menteri. 

- Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penarikan kembali kendaraan bermotor yang ditemukan cacat produksi, dan mempengaruhi aspek keselamatan serta bersifat massal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Menteri tersendiri. 

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru seputar otomotif roda empat setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.

Bagikan

Rekomendasi Untuk Anda

BeritaBukan Indonesia, Toyota Hadirkan Innova Diesel Terbaru untuk Negara Ini5 jam laluBeritaIndustri Otomotif Indonesia Masih Dibayangi Krisis Cip Semikonduktor8 jam laluBeritaTampilan Mobil Listrik Sedan dari Xiaomi Bocor, Begini Bentuknya9 jam laluFirst DriveTes Lengkap: Mazda 2 Sedan 202211 jam lalu

Trending

Tak Hanya Tesla, BYD Group Siap Investasi Mobil Listrik di Indonesia
Sebaiknya Subsidi Kendaraan Listrik Bukan untuk Konsumen di Pulau Jawa
Mulai 2025, Semua Kendaraan Listrik di Indonesia Bebas Pajak
Kisah Kegigihan Mazda Ciptakan Model Lampu Sein Baru. Tak Mudah namun Menabjubkan
Subsidi Mobil Listrik Luar Biasa, Tapi Bisa Timbulkan Masalah

Berita Terbaru

Used CarHarga Bekas Tetap Gagah, Pajero Sport Generasi II Siap Jadi Pilihan4 jam laluBeritaBukan Indonesia, Toyota Hadirkan Innova Diesel Terbaru untuk Negara Ini5 jam laluBeritaIndustri Otomotif Indonesia Masih Dibayangi Krisis Cip Semikonduktor8 jam laluBeritaTampilan Mobil Listrik Sedan dari Xiaomi Bocor, Begini Bentuknya9 jam laluDaftar HargaDaftar Harga SUV Ladder Frame (Januari 2023)10 jam laluFirst DriveTes Lengkap: Mazda 2 Sedan 202211 jam laluBeritaDFSK Rilis Program Terbangkan Mekanik Ke Seluruh Indonesia12 jam laluBeritaHasil Tes Akselerasi 0-100 Honda WR-V VS Toyota Raize Turbo13 jam lalu