Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

GM Hadapi Digugat Karena Kualitas Cat Yang Mengecewakan

General Motors (GM) dengan produk Chevrolet dan GMC, menghadapi gugatan karena kualitas cat yang tidak memenuhi kriteria konsumen.
Berita
Selasa, 15 Maret 2022 10:00 WIB
Penulis : Benny Averdi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Tampilan segar, mengilap dan enak dipandang, tentunya yang diharapkan konsumen pembeli mobil baru. Tentunya, tampilan tersebut diharapkan cukup lama bertahan meski dipakai bertahun-tahun.

Namun, tidak demikian pengalaman pengguna pikap double cabin dan SUV dari Chevrolet dan GMC. Pemilik Chevrolet Tahoe, Suburban, Silverado dan GMC Yukon, Yukon XL dan Sierra, mengeluh karena kualitas pernis cat dari pabrik mengecewakan.

Pernisnya diduga mengalami delaminasi (terkelupas), gelembung, serpihan, erosi, dan lecet, pemilik mobil-mobil tersebut menuntut agar GM melakukan recall (penarikan kembali untuk diperbaiki).

“GM harus memperbaiki semua Kendaraan  dengan benar, segera, membeli kembali dengan biaya penuh, mengganti uang yang telah mereka bayarkan kepada leasing, menarik kembali semua kendaraan dengan cat yang cacat, dan menghentikan kegiatan pemasaran, periklanan, penjualan, dan leasing kendaraan yang dipermasalahkan,” tulis para penggugat dalam surat gugatanya.

BACA JUGA

Para pemilik beranggapan, pernis tak bisa tercampur dengan cat yang digunakan dan GM harus tahu soal tersebut dan menghentikan penjualannya.

"Lapisan di atas di kap mesin dan bagian atas Tahoe mulai memudar dan retak pada lapisan bawah hitamnya," tulis pemilik Chevrolet Tahoe 2015 yang dirujuk dalam gugatan itu.

“Untuk memperbaiki lapisan atas, dealer menginginkan $2.300, dan hanya memotong 10% jika masih dalam masa garansi. Tahoe berusia 3 tahun. Seharusnya catnya akan bertahan hingga satu dekade dan saya menjaga mobil tetap dicuci setiap minggu dan detail setiap 6 bulan,” tutur salah satu pemilik Chevrolet Tahoe itu.


Tags Terkait :
Chevrolet GMC Class Action
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Melihat Spesifikasi Mobil Presiden Prabowo Cadillac Limousine Saat Kunjungan Di Belanda

Dalam kunjungan di Belanda, Presiden Prabowo dijemput dengan limousine istimewa.

1 bulan yang lalu


Pikap
Great Wall Motor: First Drive Poer

Calon ‘kuda hitam’ pasar pikap di Indonesia?

1 tahun yang lalu

Berita
Toyo Tire Rilis Ban ‘Terbaik’ Untuk Pikap Listrik

Tahun 2024 pasar Amerika Serikat dapat jatah pertama di dunia

1 tahun yang lalu


Berita
Rekam Jejak Sang Pionir Mesin Diesel Dunia di Isuzu Plaza

Isuzu Plaza yang merupakan fasilitas museum khusus yang dibangun Isuzu pada April 2017

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Korlantas Operasikan Drone Untuk Lakukan Tilang Elektronik, Pengguna Bahu Jalan Jadi Incaran

Penggunaan drone dianggap lebih mudah memantau pelanggaran lalu lintas di lokasi yang belum ada kamera ETLE.

5 jam yang lalu


Bus
Daerah Satelit Jakarta Kesulitan Anggaran Untuk Bus Transjabodetabek

Pemerintah daerah penyangga Jakarta diharap lebih kreatif dalam menangani moda transportasi komuter.

7 jam yang lalu


Pikap
Toyota Hilux 2026, Kini Ada Varian Diesel Hybrid Dan BEV

Karakter serta identitas Hilux yang sudah tertanam selama ini diklaim lebih tinggi standarnya. Berikut bocorannya.

8 jam yang lalu


Berita
Mitsubishi Xforce Meluncur Di Taiwan Dengan Standar Emisi Lebih Tinggi Dari Indonesia

Mitsubishi Taiwan memiliki standar emisi Euro 6c, sedang versi Indonesia adalah Euro 4. Ini perbedaan lainnya.

8 jam yang lalu


Berita
Dakkar Classic 2026, Bukan Sekedar Reli Wisata Gurun Pasir

Meskipun rutenya lebih ringan, peserta dengan mobil klasik juga harus menjalani prosedur lomba seperti peserta reli Dakkar yang lainnya.

9 jam yang lalu