Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bolehkah Mengganti Ban Berbeda Merek Tiap Rodanya?

Ada beberapa kejadian yang mengharuskan kita mengganti ban dengan merek yang berbeda. Apakah diperbolehkan?
Berita
Selasa, 19 April 2022 11:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Ketika mobil Anda jarang melakukan spooring dan balancing, kemungkinan ban mobil tersebut akan aus tidak merata.

Oleh karena itu, mengganti ban yang sudah aus dengan ban baru merupakan salah satu cara merawat ban dan membuat pengguna merasa lebih aman saat berkendara. Indikator yang paling terlihat adalah dari batas Tread Wear Indicator (TWI) di telapak ban. Jika sudah melewati batas tersebut, sebaiknya ban mobil segera diganti.

Ban juga perlu diganti ketika sudah mengalami kerusakan, seperti sobek, benjol atau telapak aus tidak merata. Umumnya, rata-rata waktu penggantian ban adalah antara 2-4 tahun tergantung pemakaian.

Dengan alasan untuk menekan biaya atau ingin mencoba model lain, pemilik mobil terkadang memilih untuk mengganti ban berbeda-beda merek, misalnya dari merek A ke merek B. Lalu, apakah hal tersebut boleh dilakukan?


Seperti dilansir Auto2000, demi menjaga kenyamanan dan keamanan saat berkendara, sebaiknya langkah tersebut dihindari.

Setiap merek ban memiliki performa masing-masing karena proses desain dan manufaktur yang berbeda, termasuk peruntukannya, seperti antara ban basah dan kering, ban SUV dan sedan, atau ban penumpang dan ban niaga.

Belum lagi terkait material dan konstruksi ban yang tidak sama, meskipun ukurannya sama persis karena terkait kebutuhan penggunaan ban.

Ukuran tidak hanya menyangkut dimensi umum seperti lebar dan rasio tinggi ban. Ukuran di sini juga termasuk ukuran pelek, batas kecepatan maksimal, dan load index. Perhatikan pula jenis ban, apakah radial atau bias, ban tubeless atau tubetype.

Selain itu, pola telapak ban yang berbeda sedikit saja bakal mengganggu stabilitas saat mobil melaju. Perbedaan performa ban akan sangat terasa ketika kecepatan mobil cukup tinggi, seperti di jalan tol. Apalagi saat melewati jalan dengan kondisi yang jelek, licin karena hujan, atau muatan mobil penuh.

Jenis kompon dan grip tiap merek ban juga kemungkinan besar berbeda. Alhasil, daya cengkeram ban yang digunakan akan berbeda. Mobil akan sulit dikendalikan karena perbedaan karakter ban kiri dan kanan.

Jika ingin mengganti ban, sebaiknya pilih merek yang sama. Kalaupun tetap “memaksakan” ingin menggunakan ban yang berbeda merek, usahakan ganti ban yang sama dalam satu poros roda.

Misalnya, mobil menggunakan ban A standar dari produsen ban X, lalu ternyata ban belakang kanan rusak. Dengan pertimbangan biaya, pemilik mobil mengganti kedua ban belakang dengan ban C dari produsen ban X karena harganya lebih terjangkau.

Asalkan ukurannya sama dan sesuai rekomendasi pabrikan mobil, pilihan ini masih diperbolehkan. Termasuk dengan mengganti ban merek D dari produsen ban Y.

Sepanjang ukuran dan peruntukannya sesuai serta berada di poros roda yang sama, yaitu antara poros roda depan atau belakang, hal itu masih diperbolehkan. Namun idealnya, seluruh as roda sebaiknya menggunakan ban yang sama guna memperoleh sinergi kinerja terbaik.


Tags Terkait :
Ban Mengganti Ban Mobil
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Jeep Sodorkan Modifikasi Bergaya Klasik Pada Wrangler

Spesifikasi Jeep Wrangler Anvil 715 Concept di Easter Jeep Safari 2026: basis Wrangler Rubicon, inspirasi M715 militer, V8 392 Hemi 470 hp, suspensi +4 inci, ban 37 inci.

3 minggu yang lalu


Bus
Ribuan Bus Disiapkan Angkut Penumpang Nataru 2025 Dari Jakarta

Perhatikan kondisi laik jalan bus, karena saat ramp check ada yang tidak laik jalan.

4 bulan yang lalu


Truk
Perhatikan Tekanan Angin Ban, Agar Mobil Komersial Anda Tetap Hemat BBM

Tekanan angin yang berkurang maupun berlebih berpotensi menimbulkan kecelakaan. Perhatikan hal ini.

11 bulan yang lalu


Tips
Ban Serep Space Saver Bukan Ban Yang Aman Digunakan, Perhatikan 5 Aturan Ini

Dari ukurannya tersebut ban ini hanya bisa digunakan dalam kondisi tertentu saja dan dalam waktu yang sifatnya sementara.

1 tahun yang lalu

Tips
Boleh Saja Tambah Ukuran Tinggi Dinding Ban, Namun Perhatikan Syaratnya

Tak jarang kita ingin melakukan mengganti ban dengan ukuran yang lebih besar tapi tetap mengandalkan ukuran pelek standar

1 tahun yang lalu


Test Drive
Jajal Hyundai All New Santa Fe, Langsung Ke Habitatnya

Mencoba langsung All New Santa Fe di Gunung Kamojang di Garut di ketinggian 1.730 meter dpl.

1 tahun yang lalu


Truk
Begini Prakondisi Sebelum Mengemudikan Truk Axor

Bagian dari upaya berkendara secara profesional

1 tahun yang lalu


Tips
Ketahui Efek Ban Yang Sudah Dalam Keadaan Keras

Tidak hanya Kembangan ban yang sudah tipis, namun komponen ban mobil juga memiliki usia pakai. S

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mobil Aman Dari Medan Magnet Saat Melintas Rel Kereta, Ini Penjelasannya

Mobil aman medan magnet rel kereta api. Ahli EVSafe: Faraday Cage dan standar UNECE R10 lindungi mobil konvensional hingga EV dari gangguan elektromagnetik.

11 menit yang lalu


Berita
Ini Dia B10, EV Yang Siap Dibawa Leapmotor ke Indonesia Tahun Ini

Leapmotor B10 rilis Indonesia GIIAS 2026: Indomobil perkenalkan compact SUV EV dengan baterai 67,1 kWh jarak 600 km CLTC dan teknologi C2C.

1 jam yang lalu


Berita
Wuling BinguoEV Jadi Kado Manis Konsumen Traveloka

Pemenang Wuling New BinguoEV Pro Gebyar Traveloka 2025: Vrita P dari Bandung sebagai Top Spender, diumumkan Wuling Motors dan Traveloka.

2 jam yang lalu


Berita
Melihat Langsung Kelahiran Kembali Freelander 8, Kini Di Bawah Naungan Chery Group

Freelander 8 Chery rilis 2026: Otodriver saksikan langsung peluncuran SUV NEV premium di Wuhu, China, dengan arsitektur 800V, Huawei ADS 5.0, dan baterai CATL 6C.

18 jam yang lalu


Berita
BYD Han Flash Charge Edition Resmi Dirilis, Ngecas 10%-70% Hanya 5 Menit

BYD Han Flash Charge Edition rilis resmi dengan pengisian daya 10-70% hanya 5 menit via Blade Battery gen 2. Performa 322 hp, jarak 705 km, dan ADAS God's Eye 5.0.

19 jam yang lalu