Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bagaimana Perkembangan Industri Aftermarket di Indonesia Saat ini?

Permintaan suku cadang kendaraan roda empat akan terus bertumbuh, sehingga mempengaruhi bisnis spare part mobil
Berita
Selasa, 25 Oktober 2022 11:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Seluruh ekosistem industri otomotif mulai bangkit untuk memulihkan perekonomian Indonesia di awal tahun. Produk-produk aksesories dan spare part dari aftermarket sudah mulai menunjukan hasil positif.

"Pada semester satu 2022 sejalan dengan pandemi yang mereda dan meningkatnya mobilitas masyarakat, membuat market spare part naik," ujar Head of IAM Sales Indonesia ZFAG Aftermarket, Sony Tandy di Jakarta, Senin (24/10).

Sony juga menambahkan, permintaan suku cadang kendaraan roda empat akan terus bertumbuh, sehingga mempengaruhi bisnis spare part mobil dari ZF Aftermarket Indonesia.

"Pertumbuhan bisnis spare part kendaraan dari produk kami ZF Aftermarket mampu menembus angka 20 persen pada tahun ini," papar Sony.

Dengan berangsurnya bisnis yang membaik, juga sangat bagus maka ini akan berdampak baik juga pada permintaan spare part kendaraan. ZF Aftermarket sendiri mempunyai sekitar 157.500 karyawan di seluruh dunia, ZF melaporkan penjualan sebesar €38,3 miliar pada tahun fiskal 2021. Perusahaan mengoperasikan 188 lokasi produksi di 31 negara.

Sementara itu, di Indonesia sendiri, 90% populasi kendaraan adalah manufaktur dari merek-merek Asia seperti Jepang, Korea Selatan, bahkan China. Maka dari itu, ZF Aftermarket Indonesia akan memastikan ketersediaan suku cadang untuk kendaraan buatan Eropa dan Asia tetap tersedia baik saat ini maupun di masa mendatang.

"Dengan menawarkan berbagai produk untuk berbagai jenis mobil penumpang, B-Quik akan menawarkan lini produk lengkap untuk kendaraan penumpang di bawah kemitraan dengan ZF ini, termasuk untuk mobil besutan merek Eropa dan Asia," ujar  Head of Business Line Passenger Car, ZF Asia Pacific, Dominic Roth.


Tags Terkait :
ZF Aftermarket Aftermarket Suku Cadang Industri
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Bagaimana Perkembangan Industri Aftermarket di Indonesia Saat ini?

Permintaan suku cadang kendaraan roda empat akan terus bertumbuh, sehingga mempengaruhi bisnis spare part mobil

3 tahun yang lalu

Berita
Penggunaan Produk Aftermarket Semakin Terjamin

Aftermarket kerap menjadi pilihan bagi pengguna kendaraan untuk mengganti komponen yang usang.

3 tahun yang lalu


Berita
ZF Berniat Kuasai Pasar Girboks Matik Bus Di Indonesia

Potensi pasar bus matik masih besar di Indonesia, karena penggunanya masih belum banyak, namun pasarnya semakin berkembang. Sebagai produsen transmisi kelas wahid, ZF berencana menguasai pasar.

6 tahun yang lalu


Berita
ZF Rambah Pasar Aftermarket Mobil Jepang

ZF lebarkan sayap garap pasar sparepart mobil Jepang.

6 tahun yang lalu


Berita
ZF Jamah Pasar Spare Part Truk Jepang

Tak lagi layani pasar sempit produk Eropa saja, produsen transmisi itu juga menyasar merek Jepang.

6 tahun yang lalu


Berita
Pantauan Harga Pelek Aftermarket untuk Xpander, Avanza dan Mobilio

Rentang harga pelek yang dijajakan sangat beragam, dimulai dari Rp 3,5 juta hingga puluhan juta Rupiah!

6 tahun yang lalu


Berita
Transmisi ZF Ternyata Sudah Eksis 100 Tahun

Berawal memproduksi gear untuk pesawat, kini kondang membuat transmisi mobil premium. Namun di Indonesia masih masuk pasar after market.

10 tahun yang lalu

Berita
Brand Baru Lagi, BAW Bakal Hadir Di GIIAS 2026 Bawa 212 T01, SUV Bergaya Klasik

BAW 212 T01 GIIAS 2026: Brand China BAW direncanakan hadir di GIIAS 2026 lewat PT BAW Automobile Trading Indonesia dengan SUV klasik 212 T01 berdesain retro dan mesin turbo.

2 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Tertangkap Kamera Dalam Pengujian, Mercedes-AMG G-Glass Cabrio Segera Dirilis

Mercedes-AMG G-Glass Cabrio merupakan SUV ikonik yang banyak disukai karena desain dan performanya.

1 jam yang lalu


Tips
Jangan Asal Ganti Ban Mobil, Perhatikan Load Index dan Speed Rating

Selain ukuran ban, pengendara perlu memahami arti load index dan speed rating. Kenali fungsi kode 105W pada ban mobil dan batas kemampuannya.

2 jam yang lalu


Berita
Perlu Perhatian Masa Berlaku SIM, Potensial Gagalkan Klaim Asuransi

Pentingnya mengingat masa berlaku SIM sangat penting dalam pengurusan polis asuransi.

3 jam yang lalu


Berita
Xpeng Recall Belasan Ribu Unit Di Cina Akibat Heatwave, Indonesia Sedang Investigasi

Xpeng resmi mengajukan program penarikan kembali (recall) kepada China State Administration for Market Regulation (SAMR) untuk mengatasi cacat pada sistem suspensi udara (air suspension).

4 jam yang lalu


Truk
Segera Dibangun SPKLU Untuk Kendaraan Niaga Di Rest Area

Salah satu tujuannya untuk meningkatkan pemakaian kendaraan niaga non fosil.

4 jam yang lalu