Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Sedang Laris Dipasaran, Suzuki Baleno Hatchback Malah Jadi Barang Langka

Konsumen yang tertarik dengan Baleno hatchback harus sabar menunggu minimal 2 bulan. Apa penyebab kelangkaan ini?
Berita
Selasa, 15 Juni 2021 09:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Meski tidak termasuk dalam mobil yang terkena potongan PPnBM, namun PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) sukses menjual New Suzuki Baleno pada Februari hingga April 2021.

Kesuksesan ini bahkan mampu meningkatkan penjualan mereka dengan market share mencapai 29,1%. Meskipun secara nasional penjualan segmen hatchback turun 17% di angka 1.321 unit terjual.

Sementara itu, New Baleno secara retail meningkat 32% pada Maret lalu jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, serta kembali meningkat 41% pada April dibanding tahun sebelumnya.

Menurut Sukma Dewi, Asst to 4W Sales Dept. Head PT SIS, rahasia peningkatan penjualan New Baleno tidak lepas dari promo menarik yang dihadirkan Suzuki.

"Setiap bulan kami memberikan banyak keuntungan seperti potongan cicilan, gratis asuransi, dan berbagai hadiah langsung mulai dari gawai hingga logam mulia. Untuk New Baleno sendiri, khusus di Juni ini, konsumen akan mendapat hadiah langsung berupa iPhone terbaru,” katanya.

Namun demikian, di tengah krisis chip semikonduktor yang terjadi di pasar global ditambah negara pemasok seperti India yang melakukan lock down karena pandemi virus Covid-19, kini Suzuki tidak memiliki stok mobil tersebut untuk dijual.

“Saat ini kami hanya memiliki stok mobil Ignis, Ertiga manual dan Carry pick up untuk dijual. Yang indent rata-rata yang bertransmisi otomatik, dan indentnya kurang lebih 2 bulan, karena Ecu chipnya dari India dan di sana lagi lock down,” ucap Geovanny J.S Tambayong selaku Sales Head Suzuki Sunter.

Geo juga menambahkan bahwa ini yang menyebabkan Baleno hatchback juga tidak tersedia dalam waktu dekat. Karena mobil tersebut masih (Completely Build Up) CBU dari India.


Tags Terkait :
Suzuki Baleno
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Daftar Harga
Daftar Harga SUZUKI Terbaru (November 2025)

Suzuki merupakan merek dengan rapor penjualan baik di tanah air. Berikut daftar harga terbarunya.

6 bulan yang lalu


Berita
Suzuki Jambore Club 2025, Kumpul Seru Lintas Model Dan Generasi

Gelaran ini merupakan kegiatan yang ketiga kalinya setelah sebelumnya pernah digelar pabrikan berlogo S ini pada 2019 dan 2022 silam.

6 bulan yang lalu


Berita
Suzuki Swift Capai 10 Juta Unit Penjualan Global

Apakah akan hadir lagi di Indonesia?

8 bulan yang lalu


Berita
Saudara Baleno Hatchback Mendapatkan Penyegaran, Harga Mulai Dari Rp 133,1 Jutaan

Toyota Glanza resmi mendapatkan facelift.

9 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Kuartet Produk Honda Pamit Dari Tiongkok Tahun Ini

Serbuan produk baru yang nyaris tanpa henti jadi salah satu penyebabnya.

3 jam yang lalu


Berita
Chery QQ Dari Waktu Ke Waktu

Versi pertamanya sempat dianggap produk contekan.

8 jam yang lalu


Berita
Begini Spesifikasi BYD Atto 1 Termurah Yang Resmi Dirilis

BYD Atto 1 mendapatkan varian baru di Indonesia.

11 jam yang lalu


Berita
Chevrolet Camaro Bakal Bangkit Lagi Dari Kubur Di 2027

Camaro akan kembali pada generasi VII setelah kebangkitan kembali yang kedua.

12 jam yang lalu


Berita
Penjualan Terus Anjlok, Honda Akan Stop Produksi Beberapa Model Di Cina

Honda mempercepat penyesuaian produksinya di Tiongkok seiring sejumlah model bermesin konvensional maupun elektrifikasi seperti ZR-V, Fit, Accord e:PHEV, dan e:NS1.

13 jam yang lalu