Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Punya Kenangan Bersama Isuzu Panther? Tengok Sejarahnya di Indonesia

Boleh dibilang, pengguna Panther adalah konsumen yang mencari 'kenikmatan dalam kesederhanaan'. Jangan harap ada lampu LED, untuk headunit saja masih model single DIN.
Berita
Jumat, 26 Februari 2021 10:05 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Jujur saja kami sedih begitu PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) bulan ini mengumumkan untuk menghentikan penjualan dan pengembangan Panther di dunia, khususnya Indonesia. Di sisi lain, kami tidak kaget.

Karena jelas, sudah sejak lama pihak prinsipal Isuzu di Jepang terlihat enggan memberi penyegaran pada Panther. Kondisinya jadi hidup segan, mati tak mau.

Sebagai contoh di edisi yang terakhir. Meski dijual dengan banderol yang nyaris sama dengan Toyota Kijang Innova diesel, namun secara fitur, Panther ketinggalan 10 tahun.

Jangan harap ada lampu LED dengan DRL atau proyektor yang futuristik atau AC otomatis seperti di Innova. Lha untuk headunit saja masih model single DIN.

Sehingga boleh dibilang, pengguna Panther adalah konsumen yang mencari 'kenikmatan dalam kesederhanaan'. Dan kami sebagai pengguna Panther Touring keluaran 2002 mengakuinya.

Bukan fitur canggih yang dicari, tapi ketangguhan, kemudahan perawatan dan efisiensinya. Seperti saat memberi bantuan banjir ke wilayah Jatiasih, Bekasi tahun lalu, banyaknya material banjir tak mengganggu atau merusak mobil kami.

Lalu bagaimana perjalanan mobil ini sehingga begitu digemari oleh 433.117 penggemarnya selama 30 tahun perjalanannya? Berikut sejarah singkatnya.

Dijelaskan oleh Isuzu Indonesia, sejarah Panther di Indonesia dimulai lewat Generasi 1  pada tahun 1991 silam. Saat itu Panther hadir sebagai penantang 'hewan' lain di Indonesia. Sebut saja Kijang hingga Zebra.

Modalnya, mesin diesel C223 2.300 cc OHV bertenaga 60 ps per 4.300 rpm. Ada tipe Standard, Deluxe, Grand Deluxe, Royal Hi-GLX dan Hi Grade sebagai versi pabrikan. Di luar itu, model dari karoseri pun berseliweran. Seperti Miyabi hingga Bravo.

Generasi ke 2 hadir di tahun 1996. Mesinnya di-upgrade dengan versi 4JA1 bervolume 2.500 cc direct injection. Tenaganya terdongkrak jadi 80 ps. Tipe yang ditawarkan Grand Royal, New Royal, Royal, Hi–Grade, New Hi–Grade, Hi–Sporty, Deluxe dan Standart.

Catatan impresifnya ditandai dengan momentum Laga Pantura 1 dengan hasil 1 liter untuk 31 kilometer. Di tahun 1997 Isuzu Panther mulai ekspor CKD ke Filipina dan Taiwan.

Generasi ke 3 Panther hadir di tahun 2000. Upgrade kembali dilakukan pada sektor mesin. Di mana versi tersebut mulai menggunakan turbo diesel serta adanya transmisi otomatik. Mulai di versi ini, tak ada lagi model yang dijual dari garapan karoseri lokal.

Tahun 2002 Laga Pantura II dengan hasil 1 liter untuk 33,87 Kilometer. Setahun kemudian, Isuzu Panther melakukan ekspor CKD ke India. Tahun 2003 dilaksanakan Laga wisata Jakarta yang diikuti sebanyak 863 unit Panther. Model ini juga dijual dalam versi Chevrolet Tavera di Indonesia.

Hanya lima tahun, generasi keempat Panther meluncur di Indonesia, tepatnya di tahun 2005. Perbedaan hanya ada di sektor tampang saja. Variannya LS Turbo, LS Hi – Grade, Grand Touring, Touring, Adventure, LV, LV FF, Smart dan Smart FF.

Di tahun yang sama Isuzu Panther melakukan ekspor CKD ke Vietnam. Sayangnya, generasi inilah yang jadi penutup seluruh seri Panther di Indonesia. Karena selepas model tersebut, Isuzu hanya sebatas melakukan facelift pada Panther.

Semisal tahun 2009 terdapat facelift pertama. Lalu di tahun 2013 dilakukan facelift ke-2. Bahkan di bulan Desember Tahun 2020 Panther memasuki masa akhir produksi dan penjualan.

Isuzu Indonesia mengaku tak lagi memiliki penerus Panther. Bahkan D-Max atau MU-X yang lebih modern diklaim bukan lagi sebagai penerus produk legendaris tersebut.

"Pangsa pasar Isuzu D-Max dan Isuzu MU-X berbeda dengan Isuzu Panther, dari sisi persaingan pada jaman Isuzu Panther tentu saja berbeda. Akan tetapi kami akan terus membawa DNA Isuzu Panther pada semua produk kami, sebagai kendaraan yang tangguh dan efisien bahan bakar," urai Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Jap Ernando Demily.


Tags Terkait :
Isuzu Isuzu Indonesia Isuzu Panther Panther Isuzu Astra Motor Indonesia Isuzu Panther Pamit
I

Ilham Pratama

Reporter

Penggemar dunia otomotif yang mulai meliput sejak 2010. Hobi membaca, traveling dan bersepeda. Pengguna Kawasaki Athlete...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Logistik dan Jasa Pengiriman Subur Di Masa Corona, Jadi Potensi Pasar Mobil Niaga

Pertumbuhan bisnis ini bukan saja diisi oleh pemain ekspedisi namun juga penyedia jasa ojek online. Sehingga mengharuskan pengusaha logistik untuk berinovasi menciptakan layanan–layanan baru.

6 tahun yang lalu


Berita
Isuzu Optimistis Bisnis E-Commerce Di Era New Normal Dongkrak Penjualan Truk

Yang mengalami kenaikan saat ini adalah bisnis seperti e-commerce. Namun efeknya, mendorong peningkatan kendaraan seperti box, kemudian bak terbuka untuk pengangkutan barang.

6 tahun yang lalu


Truk
Setengah Abad Isuzu Di Indonesia, Kejar Target Jadi Nomor Satu

Market share sudah di kisaran 30 persen di segmen kendaraan komersial

1 tahun yang lalu


Berita
Isuzu Traga AC Meluncur di GIICOMVEC 2026, Tawarkan Kenyamanan Lebih

Peluncuran Isuzu Traga AC di GIICOMVEC 2026 oleh PT IAMI hadirkan kenyamanan AC pada kendaraan niaga ringan tangguh berkapasitas 1,5 ton.

4 bulan yang lalu


Truk
Ini Strategi Isuzu Jadi Primadona Di Sektor Logistik Nasional

Paduan perluasan jaringan purna jual dan peningkatan TKDN agar perolehan suku cadang lebih mudah dan harganya lebih terjangkau

7 bulan yang lalu


Truk
Isuzu Terus Menambah Kenyamanan Pengguna mu-X Dan D-Max

Mulai dari kelengkapan produk sampai sediakan asuransi bagi pengemudi

9 bulan yang lalu


Bus
Isuzu DI GIIAS 2025 Boyong Enam Kendaraan Unggulan

Ada penampilan perdana karoseri bus baru

1 tahun yang lalu


Truk
Isuzu: Tantangan 2025 Berkaitan Soal PPN 12 Persen Dan Opsen

Keduanya berpotensi mempengaruhi harga jual

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

1 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

3 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

4 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

6 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

7 jam yang lalu