Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pilih Bahan Bakar Dengan RON Sesuai Kebutuhan

Penggunaan bahan bakar yang sesuai menghasilkan daya mesin yang optimal
Berita
Sabtu, 8 Mei 2021 15:05 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Walaupun dibuat dari satu pabrik yang sama, model mobil satu dengan lainnya tidak bisa disama-ratakan. Berdasarkan fungsi dan kegunaannya, maka spesifikasi mobil bisa sangat berbeda antara satu dan lainnya termasuk dalam hal mesin.

Bahkan ada juga yang menggunakan basis mesin yang sama, namun karena dibekali dengan berbagai perankat tambahan, seperti turbo misalnya, maka akan berbeda termasuk asupan bahan bakar yang diperlukan.

“Setiap mobil telah dirancang untuk kegunaan secara spesifik. Tentunya mobil keluarga akan beda dengan mobil sport. Termasuk juga dalam penggunaan bahan bakarnya,” terang Didi Ahadi, Head Dealer Technical Support Toyota-Astra Motor (TAM) saat dihubungi beberapa waktu silam.

“Khusus untuk bahan bakar, mobil seharusnya menggunakan RON (Reseach Octane Number) yang sudah ditentukan. Semisal dalam buku petunjuk mobil dianjurkan menggunakan RON 92, maka BBM dengan angka oktan seperti itulah yang harusnya digunakan, “sambungnya.

Didi mengatakan bahwa spesifikasi RON jangan ditawar semisal dengan mengunakan angka yang lebih rendah untuk melakukan penghematan lantaran harga yang lebih murah tiap liternya.

“RON yang lebih rendah menimbulkan deposit karbon pada ruang bakar dan dapat menyebabkan knocking (mengelitik),” imbuhnnya. “Dalam jangka waktu panjang mesin akan lebih cepat rusak,” sambungnya.

Mesin modern umumnya memiliki rasio kompresi yang lebih tinggi dan memiliki engine timing yang presisi, karenanya diperlukan bahan bakar dengan oktan yang lebih tinggi. Sebagai catatan, BBM beroktan tinggi lebih susah terbakar dan menghasilkan ledakan pada mesin.

Dengan menggunakan BBM dengan oktan yang lebih rendah maka BBM akan meledak dan terbakar secara prematur. Yang terjadi adalah tenaga jadi lebih rendah, mesin ngelitik dan konsumsi bahan bakar yang lebih boros.

BBM beroktan tinggi seperti bahan bakar keluaran Shell V-Power Nitro+ memang dirancang digunakan untuk mesin berkompresi tinggi yang kini jamak dijumpai pada mobil-mobil modern ataupun mobil premium.

Dengan oktan mencapai 98, pada spesifikasi mesin yang tepat maka bahan bakar ini mampu membuat mesin lebih bertenaga, berakselerasi lebih cepat, responsif dan juga efisien.

Selain itu BBM berkualitas seperti Shell sudah dilengkapi teknologi Dynaflex yang memiliki kekuatan membersihkan ruang bakar hingga 80%. Selain berfungsi membersihkan ruang bakar, teknologi molekul ini pun diklaim mampu meminimalisir efek gesekan yang dapat mengurangi mengendorkan performa mesin.

Jadi kesimpulannya, pilihlah bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi mesin mobil dan juga berkualitas. 


Tags Terkait :
Bahan Bakar Oktan
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Konsumsi BBM Dengan RON Lebih Rendah Dipandu Buku Manual

Pabrikan Hyundai dan Toyota tekankan RON minimal buku manual mobil sebagai panduan konsumsi BBM aman, hindari risiko mesin di tengah harga naik.

2 minggu yang lalu


Tips
Bensin Hasil Ngoplos Ternyata Aman Dipakai, Asal... Penuhi Syarat Ini

Pengoplosan bensin RON rendah dan tinggi aman digunakan jika RON hasil campuran memenuhi standar pabrikan, kata pakar bahan bakar HM Gazy Amin.

1 bulan yang lalu

Berita
Segini Harga BBM Non Subsidi Di Area Jakarta Sampai Akhir Maret

Harga BBM non subsidi Jakarta Maret 2026 stabil hingga akhir bulan. Menteri ESDM dan Pertamina bantah rumor kenaikan 10% per 1 April, cek daftar harga terkini.

1 bulan yang lalu


Berita
Daftar Lokasi SPBU VIVO Seputaran Jabodetabek

Inilah lokasi SPBU Vivo di Jabodetabek, lengkap beserta alamatnya.

1 tahun yang lalu


Berita
Alasan Mobil Modern Butuhkan BBM Dengan RON Di Atas 90

Marak beredar dugaan Pertamina telah mengoplos Bahan Bakar Minyak (BBM) RON 90 menjadi RON 92.

1 tahun yang lalu


Berita
Rame-Rame Masalah Pertamax Dan Pertalite, Apakah Itu RON?

Salah satu hal adalah mempersoalkan terkait RON (Research Octane Number) untuk mesin bensin

1 tahun yang lalu

Berita
Ternyata Ini Dampak Yang Terjadi Jika Mobil Berstandar BBM Oktan 92 Menggunakan Oktan 90

Ada beberapa dampak dan resiko yang terjadi kala mengisi BBM tidak sesuai dengan standar yang dianjurkan pabrikan.

1 tahun yang lalu


Berita
Amankah Gonta-Ganti Merek BBM?

Apakah mengganti BBM dengan brand lain ada pengaruhnya?

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Aki Varta Perkenalkan Kemasan Baru Untuk Identifikasi Produk

Varta memperkenalkan kemasan baru aki Varta untuk identifikasi produk melalui warna berbeda dan kode otentifikasi digital di Indonesia.

6 jam yang lalu


Berita
Perkuat Kepemimpinan Era Elektrifikasi, BYD-Denza Rilis Teknologi Baru

Teknologi DM BYD Dual Mode elektrifikasi diperkenalkan sebagai jembatan transisi menuju kendaraan listrik di tengah dominasi ICE di Indonesia.

6 jam yang lalu


Mobil Listrik
Porsche Pionir Teknologi Hybrid Yang Berevolusi Jadi REEV

Porsche pionir teknologi hybrid series REEV melalui Lohner-Porsche Mixte 1901, yang menjadi dasar evolusi sistem range extender modern seperti Chevrolet Volt dan Nissan e-Power.

7 jam yang lalu


Berita
CWORKS, Legenda Spare Part Jepang Akhirnya Hadir di Indonesia

Menyediakan suku cadang berstandar mutu global dengan harga terjangkau.

8 jam yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Dekat REEV Yang Bakal Jadi Andalan Changan

Deepal S05 REEV Changan Indonesia akan menjadi REEV pertama di pasar Indonesia dengan teknologi range extender untuk mobilitas listrik yang fleksibel.

11 jam yang lalu