Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

BBM Subsidi Pertalite Bisa Saja Dihapus dari Peredaran

Pertamina pernah punya wacana akan menaikan BBM RON 90 ke RON 92 pada tahun 2024
Berita
Selasa, 16 Januari 2024 08:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Demi terus melanjutkan program langit biru, di mana bahan bakar minyak (BBM) menjadi lebih bersih, Pertamina pernah punya wacana akan menaikan BBM RON 90 ke RON 92 pada tahun 2024 yang artinya Pertalite akan hilang dari permukaan.

"Sehingga nantinya tahun depan hanya ada 3 produk, yang pertama adalah Pertamax Green 92 dengan mencampur RON 90 dengan 7% etanol kita sebut e7, kedua adalah Pertamax Green 95 mencampur Pertamax dengan 8% etanol, ketiga adalah Pertamax Turbo," ujar Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati saat rapat dengan Komisi VII pada 2023 silam.

Saat ini sendiri sudah memasuki tahun 2024, apakah Pertalite jadi dihapus tahun ini?. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mengatakan, tidak mempermasalahkan jika usulan itu direalisasikan, asalkan Pertamina bisa menghasilkan produk BBM tanpa ada beban tambahan.

"Ya kalau memang bisa disediakan dengan tidak ada beban tambahan, boleh saja,” kata Arifin di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (15/1).

BACA JUGA

Namun hingga sekarang, menurut Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji belum ada perubahan terkait penggunaan RON 90 atau pertalite. "Masih, masih menjadi barang JBKP (subsidi). Kita masih menjaga daya beli masyarakat," kata Tutuka, Senin (15/1)

Ia juga menjelaskan sebenarnya saat ini Pertamina sedang mengembangkan bioethanol seperti Pertamax Green, tapi masih ditata dulu rantai pasoknya. "Ketika ada subtitusi BBM yang lebih ramah lingkungan, pemerintah akan mengkajinya," ujar Tutuka.

Kebijakan penghapusan Pertalite dengan nilai oktan 90 ini sejalan dengan ketentuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang menetapkan RON 91 sebagai produk BBM terendah yang bisa dijual di Indonesia.

Sementara itu, banyak negara mulai melarang kendaraan berbahan bakar BBM mulai tahun 2025 hingga 2050. Peraturan ini ditujukan mereka untuk mendorong merangsang inovasi dan investasi untuk produsen mobil dalam memproduksi kendaraan listrik.

"Cadangan minyak dunia diprediksi akan habis tahun 2052, gas alam tahun 2060 dan batubara tahun 2090 Pemerintah di seluruh dunia telah mengeluarkan berbagai gas mobil larangan yang akan dilaksanakan selama tahun-tahun mendatang. Transisi ke kendaraan listrik sangat penting untuk mengatasi emisi gas rumah kaca dan polusi udara," kata  ujar Pengamat Otomotif dan Dosen Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu kepada OtoDriver. (GIN)


Tags Terkait :
Bbm Pertamina Pertalite
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Apakah Pertamax Green 92 Dapat Subsidi Seperti Pertalite?

Sebelumnya, ada sebuah wacana untuk memberikan subsidi untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax.

2 tahun yang lalu


Berita
Ternyata Pertamax Green 92 Pengganti Pertalite Belum Ada Keputusan

Kajian yang merupakan bagian dari Program Langit Biru Tahap 2 masih dibahas secara internal dan belum diputuskan.

2 tahun yang lalu


Berita
Ini Lokasi SPBU Pertamina di Jakarta Yang Menyediakan Pertamax Green 95

Semester kedua 2026 semua SPBU di Indonesia wajib menyediakan BBM berkandungan E5.

1 hari yang lalu

Berita
Solar B50 Sudah Masuk SPBU, Harga Rp6.800 Per Liter

Pembelian tetap pakai barcode karena masuk kategori bahan bakar bersubsidi.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Mencoba Langsung di China, Wuling Mini EV Pengganti Air ev

Wuling Mini EV sebagai pengganti Air ev menawarkan desain kompak dengan empat pintu. Harga Wuling Mini EV Indonesia akan diumumkan segera oleh Wuling.

4 jam yang lalu


Berita
Subsidi Dikurangi Penjualan EV di China Mengalami Penurunan, Fokusnya Kini Untuk Ekspor

Awal tahun ini pemerintah China mulai secara bertahap menghapus keringanan pajak penjualan bagi produsen kendaraan listrik.

10 jam yang lalu


Bus
Ini Bedanya Mengantuk dan Microsleep, Keduanya Bisa Mematikan

Masih jadi bahaya laten pengemudi bus maupun truk.

11 jam yang lalu


Berita
Brand Baru Lagi, BAW Bakal Hadir Di GIIAS 2026 Bawa 212 T01, SUV Bergaya Klasik

BAW 212 T01 GIIAS 2026: Brand China BAW direncanakan hadir di GIIAS 2026 lewat PT BAW Automobile Trading Indonesia dengan SUV klasik 212 T01 berdesain retro dan mesin turbo.

11 jam yang lalu


Berita
Bisa Dicontoh, Pemerintah Kota New Delhi Obral Insentif EV

Salah tujuannya untuk menekan polusi udara dari kendaraan bermotor secara drastis.

15 jam yang lalu