Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ini Alasan Pemerintah Tambah Kategori Di Relaksasi Pajak

Hal ini tentunya akan berdampak positif bagi pemulihan sektor industri otomotif yang memiliki multiplier effect yang cukup luas bagi sektor industri lainnya.
Berita
Kamis, 1 April 2021 10:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Mulai 1 April ini, pemerintah mulai menghadirkan relaksasi pajak pada mobil bermesin 2.500 cc serta penurunan kandungan local purchase pada mobil 1.500 cc. Hal ini tentu punya tujuan khusus. Seperti dijelaskan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang.

Menurutnya hingga akhir Maret 2021, telah terjadi peningkatan penjualan cukup signifikan untuk kendaraan roda empat dengan kapasitas mesin sampai 1.500 cc, yaitu sekitar 140 persen dari penjualan bulan Februari 2021.

”Hal ini tentunya akan berdampak positif bagi pemulihan sektor industri otomotif yang memiliki multiplier effect yang cukup luas bagi sektor industri lainnya, sehingga pada akhirnya akan mampu men-jumpstart perekonomian nasional,” katanya.

Untuk itu relaksasi tersebut akan diperluas. Pada aturan baru nanti, terjadi penuruan local purchase, dari 70 persen menjadi 60 persen untuk kendaraan di bawah 1.500 cc. Serta potongan PPnBm pada mobil bermesin 2.500 cc.

BACA JUGA

“Penurunan local purchase pada program relaksasi PPnBM tahap satu diharapkan memicu investor semakin meningkatkan realisasi investasi supply chain-nya di Indonesia serta juga diharapkan bisa menguntungkan masyarakat dan pemerintah,” paparnya.

Sebagai contoh, kendaraan model SUV telah menggunakan komponen lokal seperti body and chassis dan komponen pelengkap antara lain velg, exhaust system, interior parts, dan sebagainya.

“Apabila model ini mendapatkan insentif, maka dampak ke industri komponen cukup besar,” jelas Menperin pada pernyataan resminya (31/3).


Tags Terkait :
Potongan PPnBm Mobil Bebas Pajak Mobil Baru Pemerintah
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mobil Bebas PPnBM Inden Panjang. Masih Kebagian Jatah Diskon 100 %?

Seperti sedan Toyota Vios yang dipesan ratusan unit sejak pengumuman adanya pengumuman bebas ppnbm.

4 tahun yang lalu


Berita
Update Harga Mobil Baru Toyota, Dipotong Sampai Rp 40 Juta!

Hingga Agustus 2021, diberikan diskon PPnBM sebesar 50% untuk kendaraan 4x2 dan 25% untuk kendaraan 4x4. Efeknya ada diskon RP 20-40 juta dari Toyota.

4 tahun yang lalu


Berita
Relaksasi PPnBm Berefek Signifikan Di Penjualan Dealer Toyota Auto2000

Meski dalam kondisi pandemi, sebenarnya lewat relaksasi pajak masyarakat memiliki atensi yang cukup besar untuk membeli kendaraan. Terutama unit kendaraan-kendaraan yang mendapat kan diskon pajak.

4 tahun yang lalu


Berita
Diskon PPnBm Diperluas Ke Mobil 2.500 cc, Ternyata Hanya Model Ini Yang Menikmati

Hal tersebut membuka kemungkinan beberapa tipe tambahan yang akan menikmati potongan pajak tersebut. Seluruhnya produk Toyota.

4 tahun yang lalu


Terkini

First Drive
FIRST DRIVE: Geely EX2 Pilihan Menarik EV Entry Level

Geely EX2 menjadi salah satu mobil listrik yang baru saja hadir di Indonesia.

1 jam yang lalu


Berita
Lambang Flying Lady Milik Rolls-Royce Dulunya Adalah Tutup Radiator

Rolls-Royce jadi pabrikan mobil pertama yang menjadikan ornamen pada tutup radiatornya sebagai maskot.

6 jam yang lalu


Berita
Dealer Geely Bakal Layani Konsumen Aletra

Geely saat ini tengah mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

7 jam yang lalu


Berita
Changan Akan Hadirkan Produk DI IIMS 2026 Meskipun Tanpa Insentif Mobil Listrik

Targetkan buka 20 dealer baru tahun ini

8 jam yang lalu


Berita
Dari Insiden CV Joint Lepas L8, Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Insiden rusaknya CV joint Lepas L8 saat media test drive Driving Control Challenge. Apa yang sebenarnya terjadi?

19 jam yang lalu