Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ini Alasan Pemerintah Bebaskan Pajak Mobil 1.500 cc

Dalam peraturan itu disebutkan dua jenis mobil yang dapat insentif. Yakni sedan dengan isi silinder di bawah 1.500 cc. Serta minibus dengan kapasitas kurang dari 10 orang berpenggerak 4x2 dan 1.500 cc
Berita
Selasa, 2 Maret 2021 14:05 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Lewat PMK No.20 Tahun 2021, pemerintah mengumumkan syarat yang harus dipenuhi sebuah tipe mobil agar dapat pembebasan pajak PPnBm per 1 Maret 2021.

Dalam peraturan itu disebutkan dua jenis mobil yang dapat insentif. Yakni sedan dengan isi silinder di bawah 1.500 cc. Serta minibus dengan kapasitas kurang dari 10 orang berpenggerak 4x2 juga dengan mesin di bawah 1.500 cc.

Kedua mobil tersebut juga harus produksi dalam negeri dan lokal purchase lebih dari 70 persen. Kenapa mobil dengan spesifikasi lain?

Menteri Keuangan, Sri Mulyani menyatakan jika kedua jenis kendaraan tersebut dipilih karena beberapa pertimbangan. "Komponennya lebih banyak dari dalam negeri, juga keterkaitan industri besar," katanya saat teleconfrence (1/3).

BACA JUGA

Lebih jauh, Sri Mulyani juga menyatakan jika model tersebut kerap dipilih oleh konsumen dari kalangan menengah dan atas yang merupakan salah satu penyumbang percepatan ekonomi terbesar di Indonesia.

Hal ini menurutnya diharapkan secara stimultan dapat mempercepat pemulihan ekonomi yang terpurukan akibat pandemi corona.

Menperin, Agus Gumiwang Kartasasmita menambahkan jika kebijakan insentif pemerintah untuk industri manufaktur ini tidak bisa one size fit all, atau bisa memuaskan semua pihak. Harus bertahap dan mempertimbangkan banyak hal.

"Sangat wajar jika treatment pemerintah berbeda. Termasuk relaksasi ini, di mana dikhususkan mobil dengan cc di bawah 1.500 dan lokal purchase 70 persen. Sehingga mendorong percepatan pertumbuhan sektor otomotif," katanya.

Menurut Agus, industri manufaktur punya peran cukup signifikan, yakni menyumbang 19 persen terhadap PDB. Industri otomotif mendapat dukungan sangat substansial untuk mendorong agar pemulihan lewat industri ini lebih cepat.

"Berdasarkan Keputusan Menteri Perindustrian No.169 Tahun 2021 ditetapkan terdapat 115 jenis komponen yg masuk dalam perhitungan komponen lokal. Ada 21 tipe mobil yg dapat dikenakan relaksasi PPnBm ini dan ditandatangani 26 Februari," pungkasnya.

Sebagai catatan, relaksasi PPnBm ini hanya berlaku untuk tahun ini. Di mana potongannya mencapai 100 persen sampai dengan Mei 2021. Kemudian Juni sampai Agustus, 50 persen. Lalu September hingga Desember PPnBm yang ditanggung pemerintah sebesar 25 persen.


Tags Terkait :
Potongan PPnBm Mobil Bebas Pajak Mobil Baru Pemerintah
I

Ilham Pratama

Reporter

Penggemar dunia otomotif yang mulai meliput sejak 2010. Hobi membaca, traveling dan bersepeda. Pengguna Kawasaki Athlete...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Erick Thohir: Minta PLN Diskon Tarif Listrik Untuk Charging Kendaraan Listrik Di Rumah

Pertamina juga terus didorong perbanyak fasilitas charging

2 tahun yang lalu


Berita
Masih Dapat Diskon Pajak, Ini Mobil Honda Terlaris Di Indonesia Sepanjang April 2021

Honda sukses mempertahankan tren penjualan positif mereka. Hal ini terbantu masih adanya diskon PPnBM 0 yang berlaku hingga akhir Mei ini.

5 tahun yang lalu


Berita
Ini Alasan Pemerintah Tambah Kategori Di Relaksasi Pajak

Hal ini tentunya akan berdampak positif bagi pemulihan sektor industri otomotif yang memiliki multiplier effect yang cukup luas bagi sektor industri lainnya.

5 tahun yang lalu


Berita
Sumringah, SPK Daihatsu Naik 2 Kali Lipat Pasca Relaksasi Pajak

Tak tanggung, ada kenaikan pemesanan hingga 233 persen dari bulan Februari. Hal ini berdampak di empat model yang terkena potongan PPnBm yakni Xenia, Gran Max Minibus, Terios dan Luxio per 17 Maret.

5 tahun yang lalu


Terkini

Tips
Lampu Sein Jadi Bahasa Manuver Aman Di Jalan

Cara menggunakan lampu sein yang benar untuk manuver aman di jalan dijelaskan Training Director SDCI. Pahami jarak dan timing yang tepat saat berbelok, menyalip, atau keluar dari parkir.

11 jam yang lalu


Berita
Chery Resmikan Dealer Besar dan Terlengkap di Bandung

Chery resmikan dealer 3S Pasteur Bandung bersama Andalan Motors untuk memperkuat jaringan di Jawa Barat dengan fasilitas lengkap bagi kendaraan ICE, hybrid, dan EV.

12 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Ayla Tetap Jadi Andalan di Segmen Mobil Murah Indonesia

Harga Daihatsu Ayla 2025 berkisar Rp140 juta hingga mendekati Rp200 juta. Model ini tetap menjadi andalan Daihatsu di segmen LCGC berkat efisiensi bahan bakar dan platform DNGA.

13 jam yang lalu


Berita
BYD Minta Warganet Kasih Masukan Nama Untuk Sedan Mewah Terbaru Mereka

BYD minta nama sedan mewah terbaru kepada warganet melalui pemungutan suara di Weibo, dengan Great Han sebagai kandidat teratas untuk model BEV flagship.

14 jam yang lalu


Berita
Auto2000 Gaspol di Kejurnas Mandalika Festival of Speed 2026, Bidik Pertahankan Gelar Juara

Auto2000 pertahankan gelar Kejurnas Mandalika 2026 melalui GR Garage Racing Team di Kejurnas ITCR 1200 dan Agya OMR. Tim menargetkan hasil lebih baik setelah meraih 21 podium pada musim 2025.

16 jam yang lalu