Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Hyundai Kolaborasi LG Bikin Pabrik Baterai Di Indonesia

Keberadaan pabrik ini mampu menyerap tenaga kerja dan juga memperkuat produk global EV Hyundai group
Berita
Kamis, 29 Juli 2021 12:25 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution mengumumkan bahwa keduanya telah menandatangai kesepakatan dengan pemerintah Indonesia untuk membentuk joint venture di tanah air. Kerjasama ini berfokus untuk menghasilkan sel baterai yang digunakan pada mobil listrik bertenaga baterai atau BEV.

Penandatangan kerjasama ini dilakukan di kantor pusat LG Energi Solution, Seoul (28/07) dilakukan oleh Sung Hwang Cho, President and CEO Hyundai Mobis, dan Jong Hyun Kim, President LG Energy Solution yang disaksikan Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi Indonesia, dan Toto Nugroho, Presiden Direktur Indonesia Battery Corporation (IBC).

Hyundai dan LG berkomitmen menggelontorkan dana investasi senilai USD 1,1 miliar  atau sekitar Rp 14,8 triyun untuk membangun pabrik sel baterai di Karawang, Indonesia.

Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution masing-masing akan berhak  atas 50% kepemilikan saham di joint venture ini. Pemerintah Indonesia setuju untuk mendukung melalui berbagai insentif untuk kelancaran proses operasional yang stabil dari pabrik tersebut. 

BACA JUGA

Pembangunan pabrik dijadwalkan akan dimulai pada kuartal keempat tahun 2021, dan akan selesai pada semester pertama tahun 2023. Sedangkan produksi massal sel baterai di fasilitas baru ini diharapkan akan dimulai pada semester pertama tahun 2024.

Dalam keterangan resminya (28/07) Hyundai mengatakan bahwa pabrik ini dibangun di atas lahan 33 hektar dan mampu menghasilkan sel baterai lithium-ion NCMA dengan total 10 GWh pertahun. Angka tersebut mampu penuhi kebutuhan 150.000 kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) per tahun

Sel baterai racikan pabrik Karawang ini akan digunakan pada model EV dari Hyundai  dan  Kia yang menggunakan platform Electric Global Modular Platform (E-GMP).

Dengan kehadiran pabrik baterai ini maka akan membantu Hyundai untuk memenuhi produksi mobil elektrik di masa depan.

Hyundai Motor Group telah mengkonsentrasikan upayanya untuk menjadi pemain utama EV tingkat global. Hingga tahun 2025, Hyundai Motor Group bertujuan untuk memperluas jajaran BEV ke lebih dari 23 model dan menjual 1 juta BEV setiap tahun di pasar global.


Tags Terkait :
Hyundai Kona EV
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Hyundai Siapkan Lineup Baru Termasuk Ioniq 3 dan Promo STARGAZER Rp50 Juta

Hyundai GIIAS 2026 lineup powertrain lengkap dari ICE, hybrid, hingga EV disertai promo Stargazer hingga Rp50 juta.

1 hari yang lalu


Mobil Listrik
Mobil Listrik Ditinggal Lama, Pemilik Wajib Tahu Kondisi Aman Penyimpanan Baterai

Kondisi aman penyimpanan baterai mobil listrik saat ditinggal lama: Hindari SOC 100% untuk cegah degradasi dan risiko panas, saran expert EVSafe Indonesia.

3 minggu yang lalu


Ini Cara Aman Menaikan Mutu Car Audio Di EV

4 minggu yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Mudik Pakai Hyundai Kona Electric, Lebih Murah Isi Listrik Daripada Bayar Tol

Mudik Hyundai Kona Electric Depok-Semarang 449 km: biaya listrik Rp170.000 vs tol Rp400.000, konsumsi 6,7 km/kWh, SPKLU lancar tanpa antrean.

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
SPY SHOT: Smart #2, Titisan ForTwo Versi Terbaru

Smart #2 versi listrik murni kini memasuki tahap validasi fisik global menjelang debut model produksinya di Paris Motor Show pada Oktober 2026.

4 jam yang lalu


Berita
Geely Nekat Hadikan SUV ICE Turbo di Era EV dan Hybrid, Ini Alasannya

Berbeda dengan merek-merek mobil terkini yang gencar menawarkan mobil elektrifikasi, Geely justru baru saja menghadirkan sebuah SUV dengan mesin bensin konvensional.

5 jam yang lalu


Berita
Jaecoo J8 SHS ARDIS Cocok Untuk Kegiatan Outdoor, Ini Alasannya

Jaecoo J8 SHS ARDIS offroad outdoor diuji melalui overland di Gunung Ceremai dengan tenaga hybrid 530 hp, suspensi CDC, dan fitur V2L untuk kegiatan camping.

15 jam yang lalu


Berita
Toyota Innova Zenix Segera Dapatkan Facelift

Toyota Innova Hycross alias versi India untuk Zenix terlihat melakukan pengetesan di jalanan dan diduga adalah versi facelift.

20 jam yang lalu


Berita
Ini Perbedaan Sistem Pada Mitsubishi XForce HEV dan Xpander HEV

Perbedaan sistem hybrid XForce HEV dan Xpander HEV terletak pada generasi teknologi. XForce mengadopsi sistem lebih baru dengan transaxle dua speed, sedangkan Xpander masih menggunakan single speed.

21 jam yang lalu