Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Wawancara Langsung dengan yang Merancang Suzuki XL7

"Untuk XL7 ini kelasnya SUV sementara XL6 itu kelasnya MPV crossover."
Berita
Minggu, 16 Februari 2020 11:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Suzuki XL7 sudah resmi dijual di Indonesia. Kemunculan ini sebenarnya menjadi yang pertama di dunia. Sebab Peluncuran XL6 di India tak dihitung. Hal ini karena pihak Suzuki menyebut antara XL7 dan XL6 adalah dua mobil yang berbeda.

Masayuki Ishiwata selaku Chief Engineer XL Suzuki Motor Corporation menyebut kedua mobil tersebut segmennya beda. "Memang dibedakan XL6 dan XL7, XL6 untuk market India dan hanya bisa mengangkut 6 orang penumpang. Untuk XL7 ini kelasnya SUV sementara XL6 itu kelasnya MPV crossover. Yang XL7 ini bannya lebih besar dan disesuaikan dengan kondisi Indonesia juga, ground clearance-nya lebih tinggi," ujar Ishiwata menjawab pertanyaan OtoDriver (15/2).

Ia menyebut bahwa perancangan XL7 dilakukan di Jepang, namun memang sengaja disasar untuk dilempar ke pasar lokal Indonesia. 

"Pengembangannya itu 3 sampai 4 tahun. Yang paling sulit itu adalah tuning untuk suspensi, karena harus disesuaikan dengan kondisi di Indonesia. Pengembangannya pada awalnya di Jepang, namun untuk tuningnya itu dilakukan di Indonesia," kata Ishiwata.

Suzuki XL7 dibekali mesin K15B berkapasitas 1.462 cc yang dapat menghasilkan daya sebesar 104,7 ps pada putaran 6.000 rpm serta torsi maksimal 138 Nm pada putaran 4.400 rpm. SUV terbaru Suzuki ini memiliki dimensi 4.450 mm x 1.775 mm x 1.710 mm serta jarak sumbu roda sepanjang 2.740 mm dan didukung dengan ground clearance setinggi 200 mm. 

Dalam kesempatan wawancara tersebut, Ishiwata juga sekalian menjawab alasannya memilih penggerak depan untuk XL7. Selain karena sharing platform dengan Ertiga, menganut FWD jadi pilihan karena alasan efisiensi bahan bakar.

"Ada beberapa pertimbangan untuk kami putuskan pakai penggerak depan. Salah satunya untuk efisiensi bahan bakar, untuk itu penggerak depan adalah yang lebih efisien. Konsumsi bahan bakarnya hampir sama dengan Ertiga. Untuk saat ini kami belum bisa buka dahulu angka konsumsi BBMnya," tutup Ishiwata.


Tags Terkait :
Suzuki Ertiga XL6 XL7
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Konsumsi BBM Dengan RON Lebih Rendah Dipandu Buku Manual

Pabrikan Hyundai dan Toyota tekankan RON minimal buku manual mobil sebagai panduan konsumsi BBM aman, hindari risiko mesin di tengah harga naik.

2 minggu yang lalu

Van
Opel Zafira Yang Legendaris Itu Kini Jadi Melar

Bisa dijadikan kendaraan penumpang maupun angkut barang

2 bulan yang lalu


Berita
LMPV Masih Jadi Favorit, Inilah Rajanya Di 2025

LMPV masih menjadi mobil yang digemari di tanah air dan masih menyumbang penjualan yang cukup signifikan

5 bulan yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga LMPV terbaru (Desember 2025)

Meski banyaknya merek asal Cina yang merangsek pasar mobil Indonesia, namun segmen LMPV masih menjadi favorit di mana segmen ini didominasi oleh merek asal Jepang

5 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Aki Varta Perkenalkan Kemasan Baru Untuk Identifikasi Produk

Varta memperkenalkan kemasan baru aki Varta untuk identifikasi produk melalui warna berbeda dan kode otentifikasi digital di Indonesia.

2 jam yang lalu


Berita
Perkuat Kepemimpinan Era Elektrifikasi, BYD-Denza Rilis Teknologi Baru

Teknologi DM BYD Dual Mode elektrifikasi diperkenalkan sebagai jembatan transisi menuju kendaraan listrik di tengah dominasi ICE di Indonesia.

3 jam yang lalu


Mobil Listrik
Porsche Pionir Teknologi Hybrid Yang Berevolusi Jadi REEV

Porsche pionir teknologi hybrid series REEV melalui Lohner-Porsche Mixte 1901, yang menjadi dasar evolusi sistem range extender modern seperti Chevrolet Volt dan Nissan e-Power.

3 jam yang lalu


Berita
CWORKS, Legenda Spare Part Jepang Akhirnya Hadir di Indonesia

Menyediakan suku cadang berstandar mutu global dengan harga terjangkau.

4 jam yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Dekat REEV Yang Bakal Jadi Andalan Changan

Deepal S05 REEV Changan Indonesia akan menjadi REEV pertama di pasar Indonesia dengan teknologi range extender untuk mobilitas listrik yang fleksibel.

7 jam yang lalu