Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Walau Dibuat Di India, Orang India Tak Bisa Miliki Jimny

Orang India gigi jari tak bisa miliki Jimny
Berita
Kamis, 24 Desember 2020 10:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Maruti Suzuki dikabarkan telah mendapatkan lampu hijau untuk memproduksi Suzuki Jimny generasi IV. Salah satu alasannya adalah untuk bisa memenuhi permintaan SUV mini ini yang mengalami ‘booming’ di seluruh jagad sesaat mobil ini diluncurkan dua tahun silam.

Sebelumnya Suzuki Jimny generasi terbaru ini hanya dirakit di fasilitas Suzuki di Kosai, Shizuoka Jepang. Sedangkan untuk tempat pembiakan baru di India dipilih fasilitas Maruti Suzuki di Gurugram.

Seperti dilansir indiantimes.com, fasilitas ini diketahui telah melakukan perakitan sejumlah 50 unit yang didatangkan dari Jepang secara CKD. Belum dikatahui secara rinci apakah Suzuki akan melakukan full manufacturing di India.

Namun sejauh ini diketahui bahwa India hanya akan menjadi tempat pembiakan Jimny belaka. Karena semua produk SUV 3 pintu ini sepenuhnya akan difokuskan untuk dieksport. Dengan demikian, para pecinta Jimny di India akan gigit jari karena mobil ini tidak akan menginjakkan rodanya di showroom negeri martabak tersebut.

BACA JUGA

Di sisi lain, Maruti Suzuki dikabarkan akan melakukan pengembangan Jimny dari 3 pintu menjadi 5 pintu yang dirasa lebih cocok dengan tipikal pasar India.

Jika kelak Jimny dengan 2 pintu lebih banyak ini dipasarkan di India, kemungkinan namanya akan diganti sebagai Gypsy.

Nama Maruti Gypsy diambil dari nama Jimny generasi II yang dipasarkan di India selama 30 tahun.

Kisah gigit jari ini sebenarnya juga ada di Indonesia. Sebagai contoh, pasar domestik Indonesia tidak pernah merasakan Toyota Fortuner bermesin V6 4.000 cc. Varian ini hanya diperuntukkan sebagai komoditas ekspor di beberapa negara seperti di kawasan Timur Tengah.


Tags Terkait :
Suzuki Maruti Jimny
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Van
Suzuki Maruti Omni EV, Bisa Jadi Penerus APV Bertenaga Listrik

Apa jadinya kalau versi masa depan dari APV mengandalkan sumber penggerak listrik? Mobil ini bisa jawabannya.

5 tahun yang lalu


Berita
Penampakan Suzuki Karimun Bermesin Listrik Beredar!

Maruti sebutan dari Suzuki India tengah mengembangkan beberapa model untuk tahun 2020. Salah satunya adalah WagonR berbasis listrik, yang juga merupakan produk mobil listrik pertama Maruti.

6 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Tak Mau Ketinggalan, Suzuki Juga Bakal Garap Mobil Listrik!

Tidak hanya berfokus pada mobil entry level, tetapi Suzuki juga bakal menghadirkan mobil ramah lingkungan di masa depan. 

4 tahun yang lalu

Berita
Toyota Bakal Produksi Mobil Menggunakan Basis Dari Wagon R?

Di India, Toyota dan Suzuki berafiliasi membuat produk mobil kembar.

5 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Hyundai Siapkan Lineup Baru Termasuk Ioniq 3 dan Promo STARGAZER Rp50 Juta

Hyundai GIIAS 2026 lineup powertrain lengkap dari ICE, hybrid, hingga EV disertai promo Stargazer hingga Rp50 juta.

3 jam yang lalu


Berita
GWM Tank 300 Dapat Penyegaran, Perbaikan Serius Kinerja Off-road

Spesifikasi GWM Tank 300 baru mencakup wheelbase 3.010 mm, dimensi lebih besar, serta perbaikan sudut off-road. SUV ini akan memulai pre-sales di China pada 6 Juli mendatang.

6 jam yang lalu


Berita
GIIAS 2026: Ada Diskon 50 Persen Untuk Tiket Masuk

Tiket dengan harga murah tersedia lewat sesi pre-sale secara daring

16 jam yang lalu


Berita
Changan S05 REEV Bakal Lebih Mahal Dari Versi BEVnya

Harga Changan S05 REEV vs BEV diperkirakan lebih mahal untuk varian REEV, dengan estimasi Rp 500 jutaan berdasarkan data pasar Thailand.

17 jam yang lalu


Bus
Kemenhub Dorong Organda Terus Perluas Elektrifikasi Armada

Tapi biaya pengadaan kendaraan komersial tenaga listrik di Indonesia masih sangat tinggi

19 jam yang lalu