Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Supir Ngantuk Bikin Bus Damri 'Terbang' ke Pembatas Jalan Tol Bandara

Bus Damri berwarna biru nomor polisi B 7509 PD rute Bekasi-Bandara Soekarno-Hatta ini menghantam beton di tengah jalan tol yang memisahkan lajur pembatas jalan
Berita
Jumat, 24 Januari 2020 14:10 WIB
Penulis : ZCH1708


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Sopir yang mengantuk, rupanya menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan tunggal bus Damri angkutan pemadu moda Bandara Soekarno-Hatta yang 'terbang' dan menabrak median tengah pembatas lajur jalan tol, di ruas Jalan Tol Sedyatmo arah Bandara Soekarno-Hatta Km 21+000 pada 23 Januari 2020 pukul 05.27 WIB kemarin.

Mengutip keterangan resmi dari petugas Patroli Jalan Raya (PJR) dan pengakuan dari pengemudi bus bernama Rinto Arisona (28 tahun), yang bersangkutan mengantuk sehingga hilang kendali. Akibat dari kecelakaan tersebut, bus Damri berwarna biru nomor polisi B 7509 PD rute Bekasi-Bandara Soekarno-Hatta ini, menghantam beton pembatas jalan antara jalur atas dan bawah. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.

Bus masih melaju dan kemudian menabrak rambu petunjuk arah (rambu kupu-kupu). Akibatnya, rambu jalan tersebut roboh dan menutup jalur bawah dengan posisi akhir bus Damri nahas ini miring dan nyaris terbalik miring di antara pembatas jalan dan guard rail jalur bawah.

“Pengemudi bus mengantuk sehingga kehilangan kendali, kemudian menabrak pembatas jalan serta tiang rambu kupu-kupu,” sebut Agus Pramono, Manager Area Jasamarga Tollroad Operator, pengelola operasional Ruas Jalan Tol Sedyatmo.

Agus menyatakan, pihaknya sudah menurunkan petugas ke lapangan untuk mengevakuasi bus dan mengatur arus lalu lintas yang sempat mengular. Informasi yang kami himpun menyebutkan, insiden ini sempat memicu kemacetan hingga sejauh 1 kilometer panjangnya. Ia juga menyatakan, mulai pukul 08.00 WIB lajur 1 dan lajur 2 dapat dilintasi dan kemudian berangsur normal.

Evakuasi bus Damri menggunakan dua unit kendaraan derek dan dua kendaraan crane berkapasitas 10 ton dan 25 ton.

Reza Febriano, Jasa Marga Regional JabodetabekJabar Division Head mengatakan, selama tahun 2019, sebanyak 87,14% kasus kecelakaan di Jalan Tol Jasa Marga, khususnya Ruas Jalan tol Dalam Kota dan Sedyatmo, disebabkan karena kelalaian pengemudi.

"Hal ini berdampak fatal bukan hanya untuk pengemudi itu sendiri namun juga merugikan pengguna jalan lainnya,” tegas Reza Febriano, Jasa Marga Regional JabodetabekJabar Division Head.

Reza meminta agar para pengusaha kendaraan umum, juga kendaraan lainnya, agar memastikan kondisi pengemudi dalam kendaraan prima sebelum melakukan perjalanannya. 

Pengguna jalan yang akan melintasi Jalan Tol Sedyatmo, khususnya yang menuju ke Bandara Soeta agar dapat mengantisipasi perjalanannya, atau menggunakan alternatif jalan lain.
 


Tags Terkait :
Bus Damri Kecelakaan Jalan Tol
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Sopir Bus Hasil Didikan Sekolah Mengemudi Beda Karakternya

Tidak hanya sekadar lebih tahu soal teknis mengemudi bus. Tapi mengerti mengontrol emosi di jalan.

4 hari yang lalu

Bus
Mudik Gratis BUMN Dengan Bus Tahun Ini Ada Lagi

Untuk membantu mengurangi potensi kecelakaan di jalan raya

10 bulan yang lalu


Berita
Cek Bus Pra Lebaran Di Terminal Kalideres

Cegah Dini Kecelakaan Lalu Lintas

1 tahun yang lalu


Berita
Supir Ngantuk Bikin Bus Damri 'Terbang' ke Pembatas Jalan Tol Bandara

Bus Damri berwarna biru nomor polisi B 7509 PD rute Bekasi-Bandara Soekarno-Hatta ini menghantam beton di tengah jalan tol yang memisahkan lajur pembatas jalan

5 tahun yang lalu


Bus
Harap Diingat, Bahu Jalan Hanya Untuk Lintasan Darurat

Tidak bisa dilintasi secara sembarangan apalagi untuk keperluan menyalip

1 hari yang lalu

Bus
Catat, Puncak Arus Mudik Bus Dari Jakarta Tanggal 15-16 Maret 2026

Puncak arus mudik bus Jakarta 15-16 Maret 2026: Penumpang AKAP melonjak di Terminal Lebak Bulus, posko mudik didirikan, ramp check ketat diterapkan.

1 hari yang lalu


Bus
Untuk Kesekian Kalinya, Kantuk Sopir Bus Berujung Petaka

Menahan rasa kantuk ada batasnya, dan biasanya tanpa disadari akan berubah jadi microsleep.

1 hari yang lalu


Van
Saat Mudik Lebaran Jangan Naik Travel Ilegal Agar Terhindar Potensi Kecelakaan

Travel ilegal dan pengemudinya tidak bisa dijamin kelaikan kendaraan serta kecapakan mengemudinya

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Denza N8L Isi Daya Penuh Cuma 9 Menit, Siap Dijual Rp 900 Jutaan

Untuk pasar China, Denza N8L sudah bisa dipesan. Mobil ini telah dilengkapi teknologi flash charging.

4 jam yang lalu


Berita
Otoproject Studio Dibuka Di Dua Mall Besar, Bisa Coba Produk Langsung

Pembukaan Otoproject Studio di Summarecon Mall Bekasi 2 dan Serpong 2 tawarkan pengalaman interaktif coba produk automotive essentials langsung.

6 jam yang lalu


Pikap
Komparasi Spesifikasi JAC Trekker T90 EV vs Foton e Tunland

Komparasi spesifikasi JAC Trekker T90 EV vs Foton e-Tunland: Dua pikap listrik 4x4 double cabin ladder frame dengan baterai 88 kWh, tenaga hingga 335 hp, dan jarak tempuh 340-350 km.

6 jam yang lalu


Berita
Changan Deepal S05, Siap Jadi REEV Pertama Yang Dijual Di Indonesia

Changan Deepal S05 REEV Indonesia diperkenalkan sebagai REEV pertama di Tanah Air. Teknologi range extender dengan mesin generator, baterai LFP 27,28 kWh, jangkauan hingga 1.000 km.

7 jam yang lalu


Berita
Penjualan GWM Naik Dari Tahun Sebelumnya, Ini Tiga Model Terlaris Saat Ini

GWM Indonesia raih kenaikan penjualan 164% di Q1 2026. Versi diesel Tank 300 dan 500 dominasi 90% jualan Tank series di tengah pasar otomotif lesu.

10 jam yang lalu