Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Sasis Monokok Cukup Menawan, Tapi Rangka Tangga Masih Dibutuhkan

Walau tak secanggih monokok, sasis tangga masih lebih sesuai untuk tugas berat. Proses pembuatan kendaraan pun berbiaya lebih rendah.
Berita
Jumat, 31 Januari 2020 07:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Pada umumnya kendaraan komersial menggunakan sasis tangga (body on frame) sebagai konstruksi dasarnya. Tetapi, beberapa kendaraan komersial ringan, kini sudah tidak lagi menggunakan sasis tangga 'murni', seperti Suzuki Carry maupun Daihatsu Gran Max, karena sebagian sasis di kabin penumpang, menggunakan semi-monokok.

Dalam perkembangannya saat ini, konstruksi monokok mulai digunakan pada beberapa pikap modern berukuran medium seperti Honda Ridgeline dan disusul oleh beberapa merk lainnya seperti Hyundai yang bersiap dengan pikap mewahnya, Santa Cruz, tahun depan.

Struktur monokok selalu menjadi hal yang seksi, karena menawarkan bobot yang lebih ringan yang erat hubungannya dengan efisiensi bahan bakar dan lebih aman lantaran memiliki crumple zone. Walau demikian, pabrikan mobil masih mempertahankan sasis tangga sebagai tulang punggung kendaraan untuk angkut berat.

Seperti dikutip dari carthrottle.com, alasan pabrikan mobil mempertahankan struktur sasis tangga, karena lebih sanggup 'disiksa' di medan berat atau off-road.

BACA JUGA

Sasis tangga menggunakan bahan besi tebal dan terkoneksi dalam wujud rangkaian struktur yang berdiri sendiri. Semua rangkaian sistem suspensi, mesin hingga transmisi ditanam pada sasis dan tidak menjadi satu dengan bodi. Antara sasis dan bodi terhubung melalui mounting yang juga berfungsi untuk menyerap getaran dan guncangan. Karena punya sasis dan bodi terpisah, maka jenis mobil sasis tangga lebih mudah diperbaiki dan dimodifikasi.

Honda Ridgeline dengan konstruksi monokok 

Sementara mobil monokok, konstruksinya menggunakan plat-plat tipis yang disatukan membentuk frame dan bodi kendaraan. Hasilnya cukup signifikan memangkas bobot dan akan lebih presisi dari segi pengendalian. Hanya saja tidak sekokoh sasis tangga dalam dalam melahap medan-medan berat ataupun off-road. Tentu akan kurang ideal pula jika dipakai menarik beban berat.

Hitungan di atas kertas, untuk menyamai kekuatan angkut dan tarik sasis tangga, mobil dengan sasis monokok butuh usaha lebih besar dan guyuran dana riset yang jauh lebih besar. Efeknya, harga jual semakin tinggi dan tak kompetitif tentunya.

Sasis tangga kuat dan harga jual ekonomis 

Tags Terkait :
Monokok Sasis Tangga Konstruksi
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Mitsubishi Bidik All New Pajero, Jadi Rival Setara Land Cruiser

Pajero bakal menghangatkan segmen SUV mid size premium yang selama ini dikuasai Prado.

1 hari yang lalu


Berita
Pajero Sport Bakal Hilang, Pajero Pun Datang

Apakah ini adalah Pajero Sport yang diPajerokan?

1 hari yang lalu

Berita
Mitsubishi Akui Akan Luncurkan SUV Baru Di 2026, Pajero Atau Pajero Sport?

“Kami akan meluncurkan SUV off-road baru pada tahun 2026 ini,” ungkap Presiden Mitsubishi Motor Corporation, Takao Kato.

1 hari yang lalu


Berita
Rumor Tahun Depan, Mitsubishi Perkenalkan Pajero Atau Pajero Sport

Apakah muncul sebagai Pajero Reborn atau Next Gen Pajero Sport?

1 hari yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

6 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

7 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

8 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

9 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

11 jam yang lalu