Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mengenal Kompon Pada Ban Mobil

Tiap pabrikan ban selalu punya formulasi khusus untuk menentukan Rubber Compound atau biasa disebut compound untuk membedakan spesies ban yang diproduksinya.
Berita
Jumat, 31 Januari 2020 17:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Tiap pabrikan ban selalu punya formulasi khusus untuk menentukan Rubber Compound atau biasa disebut compound untuk membedakan spesies ban yang diproduksinya. Untuk menentukan tingkat kekenyalan ban, pabrikan menggunakan lapisan karet pada ban. Lapisan karet inilah yang lazim disebut compound.  Lapisan compound tak hanya bicara mengenai satu bagian ban saja, namun secara keseluruhan, yakni telapak ban, dinding, bagian dalam maupun luar ban.

“Compound ini terbuat dari berbagai macam bahan dan tentu bahan baku utamanya adalah karet alam ataupun karet sintetis yang dicampur dengan berbagai bahan kimia semisal karbon hitam, belerang, minyak dan beberapa bahan kimia lainnya,” tutur Zulpata Zainal, PG-On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk. “Dari bahan-bahan inilah komposisi ban dengan tingkat kekenyalan yang diinginkan saat diracik,” lanjutnya.

Penggolongan terbesar pada jenis compound ban terdapat pada telapak ban serta dinding samping ban termasuk juga compound di lapisan dalam ban.
Pada compound di telapak ban, ada beberapa fungsi yang disesuaikan dengan target kemampuan ban.

“Dari compound inilah performa dan kegunaan ban ditentukan. Semisal ban yang digunakan untuk balap akan beda dengan ban yang digunakan pada mobil penumpang yang fokus pada bahan bakar yang lebih efisien,” lanjutnya. “Ban balap punya compound ban yang lebih kenyal agar punya cengkraman yang baik pada permukaan jalanan, sebaliknya ban dengan fokus hebat bahan bakar lebih berfokus untuk mengurangi hambatan gulir (RCC: rolling resistance coefficient),” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa salah satu rumusan penting pada struktur ban adalah compound dan pada bagian inilah pabrikan melakukan rumusan dan ‘oprekan’ untuk menunjukkan keistimewaan suatu ban mobil.


Tags Terkait :
Blibli.com Bliblichannel Ban Tips
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Agar Optimal dan Cemerlang, Nyemir Ban Pun Perlu Taktik

Supaya semir ban berbasis bahan silikon dapat benar-benar cemerlang saat digunakan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan penyemiran.

5 tahun yang lalu


Tips
Rajin Semir Ban Dapat Minimalisir Ozon Crack

Apakah jika terlalu sering disemir apakah akan berdampak pada ban?

5 tahun yang lalu


Tips
Membaca Arti Kode Huruf dan Angka Pada Ban

“Angka-angka ini merupakan spesifikasi yang menunjukkan profil dan gambaran kemampuan dari ban”

6 tahun yang lalu


Tips
Tips Mengemudi Agar Irit BBM

“Dengan driving style yang baik bisa menekan penggunaan bahan bakar jadi lebih irit”

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Xiaomi YU7 Ultra 990 Hp Mulai Terkuak Sebelum Debut Dunianya

Xiaomi YU7 GT 990 hp terlihat menumpuk di pabrik menjelang debut akhir Mei. SUV ini prioritaskan touring dengan range 705 km CLTC dan top speed 300 km/jam.

4 jam yang lalu


Berita
Supercar BYD Ini Mobil Termahal Di China, Tembus Rp 51 Miliar

BYD mengonfirmasi bahwa supercar listrik ekstrem mereka, Yangwang U9 Xtreme,

5 jam yang lalu


Berita
Menyerupai Prelude, Honda Civic Bakal Punya Fitur S+

Honda Civic e:HEV RS baru di Jepang hadir dengan S+ Shift, teknologi simulasi transmisi 8-percepatan pada hybrid mirip Prelude. Peluncuran Juni.

5 jam yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

21 jam yang lalu


Berita
Jetour Pamer Kehebatan 2 SUV Yang Akan Masuk Indonesia

Jetour G700 T2 i-DM test drive Indonesia: Media uji SUV hybrid off-road dan PHEV di lintasan ekstrem, siap masuk pasar lokal.

21 jam yang lalu