Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mazda 6 Akan Bermesin 6 Silinder Inline Dan Berpenggerak Belakang

Mesin 6 silinder membuat layout Mazda6 berubah jadi RWD
Berita
Minggu, 15 November 2020 06:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Mesin 6 silinder segaris pernah menjadi mesin yang cukup sohor di masa silam. Dalam hal cetak performa, sederet mesin legendaris seperti 2JZ-TE dari Toyota atau RB26DET dari Nissan, masih cukup mampu membuat bulu kuduk berdiri.

Namun perlu diingat bahwa dimensinya yang memanjang menyita ruang mesin secara signifikan, sehingga butuh engine bay yang cukup panjang. Bahkan jika dibandingkan dengan mesin V8, dimensi inline 6 masih cukup panjang. Karena hal inilah kemudian konfigurasi mesin ini mulai dijauhi, selain itu mesin inline 6 tidak cukup luwes untuk diadopsi sebagai mesin transversal alias melintang.

Sebuah kejutan hadir dari Mazda yang mengumumkan akan membangkitkan kembali mesin 6 silinder segaris. Diprediksikan akan debut pada 2022 mendatang.

Kabar mengenai pengembangan mesin ini sebenarnya sudah terdengar sejak Mei 2019 silam. Bahkan kemungkinan akan diwujudkan sebagai mesin bensin, diesel ataupun Skyactiv-X. Artinya Mazda punya banyak skenario untuk mesin ini.

BACA JUGA

Seperti dilansir carscoops, dari presentasi terbaru diketahui bahwa mesin ini akan dipasang secara longitudinal dan digabungkan dengan sistem penggerak semua roda atau penggerak belakang. Menariknya, diketahui bahwa Mazda juga dapat menawarkan inline-six in plug-in hybrid dan 48-volt mild-hybrid.

Tentang model apa yang akan menggunakan mesin ini untuk pertama kali, Mazda belum memberikan penjelasannya. Gosip yang bertebaran mengatakan bahwa Mazda6-lah yang akan menjadi pengguna pertamanya. Mobil ini pun dikabarkan akan merubah DNAnya menjadi sedan penggerak roda belakang.


Tags Terkait :
Mazda6 RWD 6inline
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mazda 6 Akan Bermesin 6 Silinder Inline Dan Berpenggerak Belakang

Mesin 6 silinder membuat layout Mazda6 berubah jadi RWD

5 tahun yang lalu


Berita
Mazda6 Di Jepang Dihentikan, Di Indonesia Tetap Lanjut

Sementara ini hanya terjadi di Jepang saja

2 tahun yang lalu


Berita
Mazda 6 Bisa Saja Pakai Platform Toyota Karena Hal ini

Platform Toyota berpenggerak roda belakang tersebut juga bakal digunakan di mobil sport konsepnya, RX-Vision.

8 tahun yang lalu


Berita
Generasi Terbaru Toyota GR86 Dan Mazda MX-5 Akan Berbagi Platform

Toyota dan Mazda dikabarkan bakal melakukan kolaborasi untuk menggarap generasi mendatang dari GR86 dan MX-5.

6 bulan yang lalu


Terkini

Tips
Konsumsi BBM Dengan RON Lebih Rendah Dipandu Buku Manual

Pabrikan Hyundai dan Toyota tekankan RON minimal buku manual mobil sebagai panduan konsumsi BBM aman, hindari risiko mesin di tengah harga naik.

1 jam yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

2 jam yang lalu


Berita
Girboks Manual Masih Punya Potensi, KIA Agendakan Kehadiran Carens Manual

KIA Sales Indonesia agendakan KIA Carens transmisi manual Indonesia untuk daerah pegunungan dan pelosok. Varian manual tawarkan harga lebih kompetitif.

17 jam yang lalu


Berita
GWM Buka Dealer Ke 18 Di Kawasan PIK

GWM membuka dealer ke-18 di kawasan PIK, Jakarta Utara, dioperasikan PT Wahana Wirawan. Dealer GWM PIK hadir dengan fasilitas 3S lengkap untuk sales, service, dan sparepart.

18 jam yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

18 jam yang lalu