Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Lancer EX dan 2 Model Mitsubishi Indonesia Lainnya Kena Recall

Desain Engine Auto Tensioner yang kurang sempurna pada Lancer EX, Delica dan Outlander Sport membuat Mitsubishi harus melakukan recall terhadap ketiga model. Mobil Anda termasuk?
Berita
Kamis, 27 Februari 2020 16:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Untuk Anda yang memiliki mobil Lancer EX, Outlander Sport dan Delica segera bawa kendaraan Anda ke dealer Mitsubishi terdekat. Karena ketiga model tersebut terindikasi ada kerusakan, yang membuat Mitsubishi melakukan kampanye perbaikan saat ini.

Hal ini merupakan wujud kepatuhan terhadap ketentuan yang diatur di dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku khususnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 33 Tahun 2018 tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor dan Nomor PM 53 Tahun 2019 Tentang Tata Cara Penarikan Kembali Kendaraan Bermotor.    

Adapun kerusakan yang yang dapat diganti adalah perihal Engine Auto Tensioner dan melibatkan 1.217 unit Lancer EX lansiran 2008-2010, 2 unit Outlander Sport keluaran 2010-2011 dan 1 unit Delica tahun 2010.

Outlander Sport Melintasi Kemiringan 18 Derajat

Desain Engine Auto Tensioner yang kurang sempurna mengakibatkan tekanan atau gaya tahanan geser (sliding resistance force) menjadi tinggi seiring umur pemakaian sehingga dapat mempengaruhi durabilitas komponen tersebut. Hal ini dapat berpotensi menyebabkan dudukan Engine Auto Tensioner yang dibautkan ke blok mesin retak saat mesin sedang digunakan dalam kondisi beban atau putaran tinggi secara berulang (overload driving).

Dalam kondisi terburuk, Engine Auto Tensioner akan patah atau pecah dan drive belt yang berfungsi sebagai penerus putaran mesin untuk menyatukan putaran pompa oli power steering, putaran alternator serta putaran pompa air sirkulasi cairan pendingin radiator ini terlepas. Dalam kondisi drive belt yang terlepas ini berakibat pada lampu engine check menyala, kehilangan tekanan oli power steering, performa baterai atau accu menurun, dan mesin menjadi overheat. Namun hingga saat ini belum ada laporan kejadian dari adanya masalah pada Engine Auto Tensioner tersebut di Indonesia.

“Program kampanye perbaikan ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab kami dalam menjaga kualitas kendaraan secara berkesinambungan serta memberikan jaminan layanan purna jual berkualitas untuk terus memastikan keamanan dan kenyamanan berkendara bagi para pengguna kendaraan Mitsubishi di Indonesia dengan komitmen dan tanggung jawab merek terhadap konsumen yang dilakukan melalui berbagai aktivitas seperti kampanye perbaikan ini. Kami mengundang para konsumen setia kendaraan penumpang Mitsubishi dengan model dan tahun kendaraan yang dimaksud untuk dapat melakukan pemeriksaan kendaraannya di diler resmi kami dengan prosedur yang mudah serta kompensasi penggantian part yang terkait tanpa biaya.” ungkap Eiichiro Hamazaki, Director of Aftersales Division PT MMKSI.

MMKSI melalui dealer kendaraan penumpang Mitsubishi Motors di seluruh Indonesia akan mengirimkan surat undangan kampanye perbaikan kepada konsumen yang kendaraannya terlibat dalam kampanye. Dalam mengikuti kampany perbaikan ini, konsumen tidak akan dipungut biaya apapun. Perbaikan dilakukan dengan penggantian komponen baru yang telah dikembangkan lebih baik dengan estimasi waktu perbaikan sekitar 1,5 jam untuk penggantian Engine Auto Tensioner Lancer EX, Outlander Sport & Delica.

Kampanye ini akan dimulai tanggal 28 Februari 2020 di seluruh dealer kendaraan penumpang Mitsubishi Motors di Indonesia.


Tags Terkait :
Recall Mitsubishi Lancer EX Outlander Sport Delica
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Lancer EX dan 2 Model Mitsubishi Indonesia Lainnya Kena Recall

Desain Engine Auto Tensioner yang kurang sempurna pada Lancer EX, Delica dan Outlander Sport membuat Mitsubishi harus melakukan recall terhadap ketiga model. Mobil Anda termasuk?

6 tahun yang lalu


Berita
Delica dan Outlander Sport Kena Recall Lagi!

Mitsubishi Indonesia mengumumkan program Kampanye Perbaikan alias recall untuk model kendaraan Mitsubishi Delica dan Outlander Sport.

7 tahun yang lalu


Berita
2 Mobil Mitsubishi Indonesia Berpotensi Lepas Sambungan Pengelasan

Mitsubishi Indonesia baru saja mengirim sebuah siaran pers mengenai kampanye perbaikan.

7 tahun yang lalu


Berita
Mitsubishi Outlander Sport Di Indonesia Di-recall! Kenapa?

Terhitung ada 17 ribu unit lebih Outlander Sport yang akan di recall. Memang apa penyebabnya?

8 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Changan Deepal S05 Dijual Mulai Rp 500 Jutaan, Intip Spesifikasinya

Setelah beberapa kali diperlihatkan ke khalayak ramai, kini Changan merilis harga resmi Deepal S05. Berikut detail harga dan spesifikasinya.

1 jam yang lalu


Truk
Isuzu Krawang Plant Sudah Produksi 300.000 Unit Sejak 2015

Jumlah produksi tahunan sudah mencapai 45 ribu unit.

4 jam yang lalu


Mobil Listrik
Kia Bakal Pamer Mobil Listrik Rakitan Lokal di GIIAS 2026, Ini Bocorannya

Pasar mobil listrik akan kembali mendapatkan opsi baru, bukan dari produsen China, namun datang dari brand Korea Selatan.

5 jam yang lalu


Berita
SPY SHOT: Smart #2, Titisan ForTwo Versi Terbaru

Smart #2 versi listrik murni kini memasuki tahap validasi fisik global menjelang debut model produksinya di Paris Motor Show pada Oktober 2026.

11 jam yang lalu


Berita
Geely Nekat Hadikan SUV ICE Turbo di Era EV dan Hybrid, Ini Alasannya

Berbeda dengan merek-merek mobil terkini yang gencar menawarkan mobil elektrifikasi, Geely justru baru saja menghadirkan sebuah SUV dengan mesin bensin konvensional.

12 jam yang lalu