Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Brio Satya VS Sigra, Mana yang Paling Banyak Dibeli Konsumen?

LCGC diisi oleh banyak penghuni. Tak hanya model hatchback, MPV 7 seater pun turut bermain dalam salah satu segmen yang paling gemuk di Indonesia saat ini.
Berita
Kamis, 23 April 2020 10:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Segmen LCGC diisi oleh banyak penghuni. Tak hanya model hatchback, MPV 7 seater pun turut andil dalam salah satu segmen yang paling gemuk di Indonesia saat ini.

Kendati demikian, pada posisi teratas, ada dua model yang saling bersaing. Yakni Honda Brio satya dan Daihatsu Sigra. Keduanya adalah LCGC terlaris masing-masing merek.

Pada tiga bulan pertama di tahun 2020, secara retail sales, Honda Brio Satya-lah yang menjadi juaranya. Hatchback LCGC berlogo ‘H’ ini berhasil membukukan angka penjualan sebanyak 13.065 unit.

“Penjualan retail Honda Brio Satya periode Januari hingga Maret tahun ini menduduki peringkat pertama di kelas LCGC dengan jummlah penjualan 13.065 unit,” ujar Yusak Billy selaku Business Inovation and Sales dan Marketing Director PT Honda Prospect Motor ketika diwawancarai oleh tim OtoDriver (22/4).

Sedangkan untuk Daihatsu Sigra, LCGC berkapasitas 7 penumpang ini terjual sebanyak 11.522 unit pada periode Januari hingga Maret 2020 lalu. Amelia Tjandra selaku Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor pun berkomentar tentang penjualannya ini.

“Masing-masing merek memang punya kekuatan produk. Tapi kami memang respect terhadap penjualan merek H (Honda),” ujarnya dalam kesempatan yang sama.

Retail sales sendiri merupakan perhitungan penjualan mobil dari dealer ke tangan konsumen langsung. Artinya, dalam laporan ini menyebut ada 13.065 unit Brio Satya yang sudah diterima konsumen selama 3 bulan pertama 2020. Ternyata Brio Satya lebih banyak dipilih ketimbang Sigra dalam periode yang sama.

Kendati sama-sama berstatus LCGC, namun harus diingat Sigra dan Brio Satya tidak bisa dibandingkan secara produk. Perbedaan mendasar keduanya adalah di kemampuan angkut penumpang, masing-masing menawarkan kelebihan berbeda-beda.


Tags Terkait :
Honda Brio Satya Daihatsu Sigra LCGC Penjualan
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Warna Ngejreng Honda Brio Baru Sukses Pikat Pasar

Pemesanan warna baru electric lime metallic tembus 30%

2 tahun yang lalu


Berita
Deretan Mobil Ramah Lingkungan Yang Tampil Di GIIAS Semarang 2025

Gelaran GIIAS Semarang 2025 resmi dibuka pada 24 September 2025. Pameran yang menjadi bagian GIIAS The Series ini digelar di Muladi Dome, Universitas Diponegoro, Semarang.

2 bulan yang lalu


Berita
Skema Kredit Brio Satya Termurah, Cicilannya Cuma Rp 2 Jutaan

Honda Brio Satya memiliki skema kredit ringan dengan DP 30%.

1 tahun yang lalu


Berita
Melihat Rapor SPK Toyota, Honda, Dan Wuling Selama GIIAS 2024

Pameran GIIAS 2024 telah usai.

1 tahun yang lalu


Terkini

First Drive
FIRST DRIVE: Geely EX2 Pilihan Menarik EV Entry Level

Geely EX2 menjadi salah satu mobil listrik yang baru saja hadir di Indonesia.

4 jam yang lalu


Berita
Lambang Flying Lady Milik Rolls-Royce Dulunya Adalah Tutup Radiator

Rolls-Royce jadi pabrikan mobil pertama yang menjadikan ornamen pada tutup radiatornya sebagai maskot.

10 jam yang lalu


Berita
Dealer Geely Bakal Layani Konsumen Aletra

Geely saat ini tengah mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

11 jam yang lalu


Berita
Changan Akan Hadirkan Produk DI IIMS 2026 Meskipun Tanpa Insentif Mobil Listrik

Targetkan buka 20 dealer baru tahun ini

12 jam yang lalu


Berita
Dari Insiden CV Joint Lepas L8, Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Insiden rusaknya CV joint Lepas L8 saat media test drive Driving Control Challenge. Apa yang sebenarnya terjadi?

23 jam yang lalu