Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bodi Kayu Pada Industri Otomotif

Material kayu pernah jadi bagian dari industri otomotif dunia dan juga nasional.
Berita
Jumat, 20 Maret 2020 14:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Bodi kendaraan bermotor, merupakan hasil evolusi dari kereta kuda. Salah satu jejaknya terdapat pada jenis bodi dari bahan kayu yang pernah menjadi bagian dari industri otomotif pada tahun 30 hingga 60-an.

Kehadiran kendaraan berbodi kayu ini tak lepas dari adanya kebutuhan akan kendaraan yang mampu membawa orang lebih banyak. Karena pada saat itu tidak ada pabrikan yang menyediakan kendaraan penumpang yang mampu menampung orang dan barang dalam jumlah besar.

Pada awalnya industri bodi kayu ini melakukan konversi untuk membuat bus yang diambil dari kendaraan truk.

Kondisi ini terjadi di hampir semua industri otomotif, baik di Eropa hingga Amerika pada saat itu. Salah satunya adalah Superior Coach dari Amerika Serikat yang pernah membuat bus dengan bodi campuran kayu dan besi pada era '30- '40an. Dalam skala kendaraan lebih kecil, kayu menjadi bahan untuk melakukan rombakan dari sebuah pikap atau pun malah sedan menjadi kendaraan yang punya tempat duduk. Bahkan kemudian industri otomotif besar khususnya di Amerika Serikat seperti General Motors, Ford Motor Company dan Chrysler Group, pernah menghadirkan varian bodi kayu yang mereka sebut sebagai Woody Car di sekitar tahun '40 hingga '50-an.

BACA JUGA
Kayu dipilih karena murah dan memiliki unsur estetika

Walau disebut dengan Woody Car, namun bukan berarti sepenuhnya menggunakan bahan kayu, melainkan tetap melakukan kombinasi dengan material lain seperti besi ataupun almunium. Kayu digunakan sebagai dasar konstruksinya.

Pada perkembangannya, dari Woody Car itu kemudian melahirkan varian yang disebut sebagai estate wagon atau stationwagon yang berbasis dari kendaraan sedan.

Seiring dengan waktu, mobil bodi kayu ini mulai ditinggalkan. Salah satu hal yang menjadi penyebabnya adalah dirasa kurang praktis dalam perawatan dan kurang aman jika terjadi kecelakaan. Industrinya pun kemudian banting setir menggunakan besi atau menggantinya dengan bahan aluminium.

Bus bodi kayu di daerah Riau pada era '80-an

Bagimana dengan kondisi di Indonesia? Tentunya, Indonesia juga pernah berada di era ini, melibatkan karoseri tradisional yang bahkan tidak bernama.

“Saya masih ingat saat ayah saya yang berprofesi sebagai tukang kayu dapat kerjaan untuk membuat bus dari sebuah truk Chevrolet lansiran tahun 50-an,” terang Iskandar Zulkarnain, salah seorang kenalan Bus-Truck.id yang berdomisili di Jambi. “Beliau bekerja sama dengan tukang besi untuk membuat sambungan besi dan paku keling,” tutur pria ramah itu. Menurut pria yang akrab disapa Andar ini, bisnis karoseri tak bernama ini, surut di tahun '80-an dan tergusur oleh kehadiran bus dengan karoseri besi.  

Salah satu contoh dari konversi bodi kayu ini dapat ditemui pada armada oplet di Indonesia, seperti yang dilakukan pada Morris Traveller yang digunakan pada sinetron “Si Doel Anak Sekolahan”.

Oplet pada film Si Doel Anak Sekolahan

Tags Terkait :
Woody Car Karoseri Bodi Kayu
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Bodi Kayu Pada Industri Otomotif

Material kayu pernah jadi bagian dari industri otomotif dunia dan juga nasional.

6 tahun yang lalu


Berita
Mercedes-Benz GLC Night Edition Resmi Meluncur, Harga Rp 1,130 Miliar

Mercedes-Benz GLC Night Edition resmi dijual di Indonesia.

4 tahun yang lalu


Berita
Masuk Malaysia, Toyota Innova 2021 Dijual Mulai Rp 339 Jutaan

Hanya ada satu pilihan di pasar Malaysia yakni bensin 2.000 cc 1TR-FE bertenaga 139 PS di 5.600 rpm dan torsi 183 Nm per 4.000 rpm. Tak ada Innova bermesin diesel di sana.

5 tahun yang lalu


Berita
Cara Daihatsu Mempererat Persaudaraan Komunitas di Jepang

Acara menarik selalu dibuat Daihatsu untuk menjaga silaturahmi dengan anggota komunitas di berbagai negara. Tidak hanya di Indonesia, hal serupa juga terjadi di Jepang.

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

33 menit yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

1 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

3 jam yang lalu


Bus
DCVI Anggap Operator dan Mitra Karoseri Seperti Keluarga

Ditambah upaya konsisten menjaga pelayanan purna jual agar operasional para operator tetap terjaga.

4 jam yang lalu


Berita
SUV Keluarga MG ZS Hybrid+ Hadir, Harga Khususnya Rp200 Jutaan

Sejak awal memang didesain sebagai mobil hybrid untuk kebutuhan berkendara keluarga.

5 jam yang lalu