Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Truk yang Overload - Mobil Pribadi yang Was-was

Kementerian Perhubungan tak bisa terus-terusan mengawasi angkutan niaga yang ada di jalanan, tugas penegakannya sendiri merupakan kewenangan Kepolisian.
Berita
Minggu, 15 September 2019 09:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Seolah bukan jadi hal asing, kecelakaan truk jadi pemandangan biasa di Indonesia. Pengendara mobil pribadi yang berbagi jalan raya dengan kendaraan niaga berat pun kini jadi kerap was-was ketika di jalan.

Menyuarakan kehawatiran tersebut, OtoDriver meminta keterangan pihak Kementerian Perhubungan. Dalam hal ini, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang punya misi pengawasan dan pelaksanaan tugas di bidang perhubungan darat angkat bicara.

Ilustrasi truk yang bermanuver membahayakan pengguna jalan lainnya

Budi Setiyadi, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub menyebut bahwa pihaknya tak bisa terus-terusan mengawasi angkutan niaga yang ada di jalanan. Karena tugas penegakannya sendiri merupakan kewenangan Kepolisian.

"Sebetulnya sudah dibagi dalam Undang-Undang 22, kewenangan Perhubungan, Kepolisian, PU (Pekerjaan Umum) dan sebagainya, tetapi memang kewanangan sepenuhnya ada di Kepolisian. Kementerian Perhubungan punya juga (penegakan) menyangkut masalah pengawasan hanya kita terbatas, hanya ada di terminal dan jembatang timbang. Kalau kita di jalanan pasti bersama dengan Kepolisian," kata Budi yang kami temui di Makassar, Sulawesi Selatan (11/9).

BACA JUGA

Kejadian kecelakaan fatal di tol Cipularang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu itu, ia menyebut satu dari sekian banyak akibat operator transportasi niaga yang mengabaikan tingkat keselamatan armadanya.

"Yang penting lagi bagi kita adalah, supaya masyarakat, pelaku industri terutama karoserinya, operator kendaraan truknya, termasuk pemilik barangnya yang harus mengikuti regulasi kita. Karena banyak truk yang overloading karena permintaan dari pihak operator kan, kemudian pihak karoseri membuat itu. Padahal karoseri tahu aturannya, mereka ngerti tapi nekat saja," tutup Budi.


Tags Terkait :
Kecelakaan Lalulintas Truk
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
10 Peranti Yang Wajib Dibawa Ketika Roadtrip

Mengutip dari berbagai sumber, ada 10 peranti yang wajib kita bawa ketika roadtrip menggunakan mobil.

10 bulan yang lalu


Tips
Tetap Santai Saat Berkendara Malam Hari Ada Caranya

Tubuh jangan terlalu letih sebelum perjalanan dimulai

1 tahun yang lalu


Bus
Tips Cek Rem Bus Dari Mercy

Pastikan bus yang akan dinaiki dalam kondisi aman lewat cek aplikasi MitraDarat

2 tahun yang lalu


Tips
Ketahui Beberapa Penyebab Rem Tidak Berfungsi Maksimal

Banyak kasus kecelakaan yang ditimbulkan karena rem blong. Apa saja yang membuat hal tersebut terjadi? Berikut rangkumannya

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mazda Perkenalkan Warna Baru, All New CX-5 Yang Pertama Tampil

Warna Navy Blue Mica akan dilaburkan pertama kali pada CX-5.

12 jam yang lalu


Berita
Kia Indonesia Mungkin Jual Kia Tasman Di Indonesia, Lawan Hilux

Kia Tasman diesel dibidik menjadi kandidat untuk masuk Indonesia. Simak bocorannya.

14 jam yang lalu


Berita
Kia Carens Facelift Diperkenalkan, Menandai Babak Baru Brand Kia di Indonesia

Kia Carens Facelift membuka era baru Kia di Indonesia.

16 jam yang lalu


Berita
Sebelum Lebaran 2026 SPBU Swasta Bisa Jualan BBM Lengkap Lagi

Khusus solar akan diwajibkan pakai produk hasil kilang Pertamina.

18 jam yang lalu


Berita
Ternyata Toyota Yaris 2026 Masih Ada, Ini Pembaruannya

Hadir dengan desain lebih sporty ditambah fitur-fitur termutakhir. Berikut ubahan yang terjadi di Yaris terbaru.

19 jam yang lalu