Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyota Pertanyakan Merek China yang Enggan Bikin LCGC

Menurut pantauan Fransiscus Soerjopranoto selaku Executive General Manager PT Toyota Astra Motor, pasar LCGC sedang mengalami penurunan.
Berita
Rabu, 17 April 2019 09:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Maraknya mobil-mobil baru dari merek Tiongkok yang menyerbu Indonesia seolah menenggelamkan gema segmen LCGC. Toyota sebagai pemain LCGC menggunjing hal tersebut.

Menurut pantauan Fransiscus Soerjopranoto selaku Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), pasar LCGC sedang mengalami penurunan. Menurutnya hal itu dikarenakan peran pemerintah yang kurang tanggap.

Sebab, ia mencium bahwa pajak untuk LCGC atau KBH2 (Kendaraan Bermotor Roda Empat yang Hemat Energi dan Harga Terjangkau) kabarnya akan dikenakan sampai 3 persen. Dengan demikian, ia pesimis jika ada pabrikan lain, terutama merek Tiongkok, untuk mau membuat LCGC.

"Coba cari datanya di 2018 kemaren, itu LCGC turun 10 ribuan dari 200 ribuan unit. 10 ribu, kalau marketnya 200 ribu berarti turunnya 5 persen. Padahal kita mengharapkan saat LCGC keluar itu market-nya naik terus. Bahkan LCGC kan digaungkan sebagai pendorong kenapa market otomotif jadi 1 juta unit," ujar pria yang akrab disapa Soerjo itu (15/4).

"Waktu LCGC dibuat, juga ada suara-suara negatif juga, 'kok yang dapat kesempatan membuat hanya Toyota, Daihatsu, Suzuki dan sebagainya?' Sebenarnya kesempatannya sama, yang mau buat silakan buat saja LCGC, tapi mereka tidak mau, karena itu tulang, bukan daging," sambung Soerjo.

Soerjo memprediksi bahwa jika taka ada lagi intensif dari pemerintah untuk LCGC maka APM bakal menyerbu Low MPV semua. "Mana ada yang mau membuat mobil LCGC baru. Kalau (merek) China mau bikin LCGC tapi kenapa China engga buat LCGC hayo?  Kok nanggung China? China cuma bikin kenapa MPV Low, ataupun SUV lebih turun, Glory 560? Kenapa engga buat SUV yang LCGC?" herannya.

Ada pula yang menyebut bahwa minimnya kandungan lokal membuat pabrikan Tiongkok enggan membuat LCGC. Padalah sejumlah suplier yang sudah mensuplai entah itu ke Japanesse maker sah-sah saja menyuplai ke tempat yang lain, dalam hal ini pabrikan Tiongkok.
 


Tags Terkait :
Toyota LCGC
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Daihatsu Berhasil Jual Belasan Ribu Unit Bulan Mei, Gran Max Terlaris Disusul Sigra dan Ayla

Penjualan Daihatsu Mei 2026 tercatat 12.531 unit, naik 25 persen dari tahun sebelumnya. Gran Max menjadi model terlaris, diikuti Sigra dan Ayla dengan mayoritas produk lokal.

1 bulan yang lalu


Berita
Incar First Buyer, Daihatsu Tetap Unggul Di Segmen LCGC

Daihatsu unggul LCGC first car buyer lewat strategi penargetan konsumen. Hingga April, penjualan ritel capai 46.953 unit dengan pangsa pasar 16,3 persen dan posisi merek otomotif nomor dua.

2 bulan yang lalu


Berita
Inilah Model-Model Paling Laku Daihatsu Saat Ini

Penjualan Daihatsu Maret 2026 tembus 11.115 unit. Model terlaris Daihatsu saat ini: Gran Max, Sigra, Ayla, Terios kuasai segmen LCGC, niaga, dan SUV.

3 bulan yang lalu

Berita
Nissan Gravite, Bisa Jadi Pesaing Calya Dan Sigra

Dibangun dari basis Renault Triber dengan tampilan serta fitur lebih berkelas

5 bulan yang lalu


Terkini

Berita
SUV Keluarga MG ZS Hybrid+ Hadir, Harga Khususnya Rp200 Jutaan

Sejak awal memang didesain sebagai mobil hybrid untuk kebutuhan berkendara keluarga.

40 menit yang lalu


Berita
Mazda CX-5 dan Mazda CX-30 Makin Layak Dipertimbangkan, Kabin Lebih Lapang dan Nyaman untuk Mobilitas Harian

SUV dari Mazda menawarkan kabin yang lapang sehingga menyenangkan untuk digunakan harian.

2 jam yang lalu


Berita
Kia Umumkan Harga The all-new Seltos di GIIAS 2026, Mulai Rp 359 Juta

Kia resmi umumkan harga The all-new Seltos GIIAS 2026 mulai Rp 359 juta untuk tiga varian dengan fitur ADAS dan desain Opposites United.

3 jam yang lalu


Berita
Hino Beri Penghargaan Karoseri Terbaik di GIIAS 2026

Hino Bodymaker Award 2026 GIIAS digelar di GIIAS 2026 untuk mengapresiasi karoseri yang memenuhi standar teknis pembangunan bodi kendaraan Hino.

3 jam yang lalu


Berita
Begini Impresi Berkendara Changan Nevo QO5

Changan resmi memasarkan Nevo Q07 di Indonesia dengan harga yang cukup kompetitif.

4 jam yang lalu