Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Tesla Cybertruck Sulit Masuk Eropa?

Standar keamanan yang diterapkan di Uni Eropa berbeda dan jauh lebih ketat dibanding di Amerika Serikat.
Berita
Rabu, 18 Desember 2019 19:00 WIB
Penulis : Alfons


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Tesla beberapa waktu lalu mempresentasikan calon produk teranyarnya, Cybertruck. Truk pick up yang satu ini -- dengan segala kontroversi saat peluncurannya, berhasil menarik perhatian publik baik yang positif, meski tidak sedikit juga yang negatif.

Meski saat ini baru berwujud purwarupa, antara tahun 2021 sampai 2022 diperkirakan akan menjadi saat mobil ini meluncur ke pasar. Bahkan, mengutip Forbes, Pendiri selaligus CEO Tesla, Elon Musk mengatakan sudah ada lebih dari 20 ribu pemesanan untuk Tesla Cybertruck yang dilabeli harga 39,9 ribu dolar Amerika Serikat (sekitar Rp 558 juta).

(Baca juga: Kalah Adu Tarik Dengan Tesla, Ford Ajukan Laga Ulang)

Namun tidak dijelaskan persebaran pemesanan truk pick up listrik masa depan ini. Dugaannya mayoritas pesanan datang dari wilayah sekitaran Amerika Serikat. Hal ini dikarenakan, Tesla Cybertruck diperkirakan akan sangat sulit masuk ke pasar Eropa, apabila masih mempertahankan model desain yang saat ini.

Masih berdasar informasi dari Forbes, Komisi Uni Eropa punya protkol keamanan dan pengujian otomotif yang sangat ketat. Tesla Cybertruck diduga-duga akan gagal memenuhi tuntutan tersebut, utamanya menyangkut standar perlindungan pejalan kaki dan pengendara sepeda yang semakin ketat.

Modifikasi ataupun ubahan desain besar-besaran perlu dilakukan untuk mengejar standar Uni Eropa bagi Tesla Cybertuck. "Modifikasi mayor pada struktur dasar perlu dilakukan karena (desain) Cybertruck bertentangan dengan filosofi keamanan Eropa," terang Ahli Standarisasi Otomotif Eropa, Stefan Teller.

Lebih lanjut Stefan menjabarkan standar Uni Eropa mengharuskan kendaraan punya 'crumple zone' pada bagian depan kendaraan. "Bemper dan kap mobil harus bisa menyerap energi untuk melindungi pejalan kaki," terangnya.

Patut dinanti bagaimana Tesla akan menyikapi hal ini dan apakah pengembangan model mobil listrik untuk wilayah tertentu mungkin dilakukan perushaan rintisan Elon Musk ini.


Tags Terkait :
Tesla Cybertruck
A

Alfons

Reporter

Alfons Hartanto

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Xiaomi YU7 GT Berhasil Pecahkan Rekor Nurburgring, Jadi SUV Tercepat

Xiaomi YU7 GT rekor Nurburgring SUV tercepat dengan catatan waktu 7 menit 34,931 detik di Nürburgring Nordschleife, melampaui Audi RS Q8 Performance.

2 bulan yang lalu


Berita
Fitur Autopilot Gagal, Tesla Diminta Bertanggung Jawab

Tesla diminta bertanggung jawab terkait kasus kecelakaan dengan fitur autopilot.

5 bulan yang lalu


China Loloskan Sistem Kemudi Ala Video Game

Sistem steer by wire diklaim mampu menghadirkan kemudi yang lebih presisi, responsif dan fleksibel lantaran putarannya bisa diatur sesuai kebutuhan.

Berita | 8 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Penjualan EV Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Tesla Alami Penurunan Penjualan Terparah Sejak 12 Tahun Terakhir

Penjualan mobil listrik global menurun. Salah satu produsen terbesar EV yaitu Tesla, bahkan mengalami penjualan terparah sepanjang 12 tahun terakhir.

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Dianggap Kalah Dengan Rivian, Tesla Tingkatkan Sistem Pengisian Daya Cepat Untuk Cybertruck

Tesla Cybertruck tidak memiliki kecepatan lebih baik ketimbang kompetitor dalam mengisi daya baterai mereka. Oleh karena itu perusahaan fokus untuk meningkatkannya

2 tahun yang lalu


Berita
Setelah Supercar, Kini Polisi Pariwisata Dubai Pakai Tesla Cybertruck

Tesla Cybertruck dipercaya sebagai mobil dinas kepolisian di Dubai, Simak detailnya

2 tahun yang lalu


Berita
Setelah Xiaomi SU7, Kini Giliran Tesla Cybertruck Mati Total Baru Digunakan Sejauh 56 KM

Tesla Cybertruck kembali mendapatkan masalah. Kali ini mati total saat pengiriman.

2 tahun yang lalu


Berita
Banyak Masalah, Sekarang Giliran Tesla Kabarkan Pedal Akselarator Cybertruck Longgar Sehingga Ditunggu Pengirimannya

Banyak konsumen Tesla Cybertruck yang sudah mengeluh setelah menunggu lama mobil yang mereka pesan tak kunjung tiba dikarenakan banyak masalah.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

1 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

3 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

4 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

6 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

7 jam yang lalu