Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Produsen Ban Asal Korea Selatan ini Incar Grab dan Go-Fleet

Persaingan yang ketat di dunia otomotif Indonesia bukan hanya terjadi pada produsen kendaraan saja.
Berita
Jumat, 20 Desember 2019 11:00 WIB
Penulis : Imam Ghozali


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Persaingan yang ketat di dunia otomotif Indonesia bukan hanya terjadi pada produsen roda empat saja. Para produsen ban pun bersaing dengan ketat. Untuk itu perusahaan ban asal Korea Selatan, Hankook, punya cara untuk mengatasinya yakni dengan menggaet Grab dan Go-Fleet.

“Para driver akan direkomendasikan oleh Grab ke toko-toko rekanan kami. Ada harga khusus bagi mereka,” ujar Sales Manager Domestic PT Hankook Tires Indonesia, Apriyanto Yuwono, di Jakarta, Selasa (17/12).

Strategi itu disebut Business to Business (B2B), menjual produk atau jasa dari satu perusahaan ke perusahaan lain. Dalam hal ini Hankook memilih Grab dan Go-Fleet untuk bekerjasama. Dengan strategi tersebut Hankook mengincar pasar ban ukuran besar, 17 inci atau lebih. Alasannya karena sudah cukup banyak orang yang menggunakan mobil SUV yang butuh ban besar, juga para penggemar modifikasi.

"Ban-ban yang kami ekspor pun lebih banyak ukuran 17 inchi ke atas karena di luar sana pasarnya sudah seperti itu,” papar Apriyanto.

Nantinya Hankook akan menjadi penyuplai ban resmi untuk armada Go-Fleet dengan mobil Toyota Avanza. Kesepakatan kerjasama itu secara resmi terjalin bulan lalu dan realisasinya dimulai pada 2020.

Menurut Apriyanto pihaknya harus berinovasi dan terus mencari startegi-strategi baru yang jitu untuk terus bisa bersaing dengan produsen ban besar lainnya di Indonesia, salah satunya dengan strategi B2B itu. Wajar, mengingat Hankook baru berusia enam tahun di Indonesia.

Meski baru seumur jagung, Hankook sudah mempunyai pabrik produksi di Indonesia yang terletak di Cikarang, Bekasi. Pabrik tersebut bukan hanya melayani permintaan pasar domestik, namun juga untuk diekspor. 

"Kami juga secara bertahap ingin menaikkan penjualan. Cuma, tidak gampang mengubah permintaan domestik karena kondisi kompetisi di Indonesia. Kami masih ‘anak kecil’, masih enam tahun, sedangkan merek-merek lain sebelumnya sudah cukup lama dan dikenal," tuturnya.
 


Tags Terkait :
Hankook Ban Usership
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Hankook Luncurkan Ban Komersial Dengan Klaim 4 Keunggulan

Hankook tawarkan ban komersial unggulan untuk garap pasar komersial ringan yang tengah mengalami pergerakan positif

5 bulan yang lalu


Bus
Hankook Luncurkan Tiga Ban Bus Dan Truk

Ada desain ban di tapak ban yang spesial

7 bulan yang lalu


Berita
Ban Formula E Ada Garis Biru dan Orange. Apa Maksudnya?

Selain label Hankook yang tersemat pada bagian sidewall, ternyata ada dua garis berkelir jingga dan satu garis berkelir biru yang ditorehkan pada telapak ban.

10 bulan yang lalu


Berita
Ban Formula E Semua Sama, Ini Keunggulannya

Berbeda dengan balap Formula 1, pada ajang ini Hankook hanya menyediakan satu model ban saja. Jadi tidak ada istilah ban basah ataupun ban kering.

10 bulan yang lalu


Berita
Penjualan EV Menggiurkan Di Indonesia, Hankook Cari Peluang Jualan Ban Khusus EV

Hankook menganggap Indonesia sebagai salah satu pasar potensial untuk ban yang didedikasikan khusus untuk mobil listrik.

10 bulan yang lalu


Berita
Hankook Rilis Ban GEN3 EVO iON Untuk Formula E Musim 2025, Ini Keunggulannya

Hankook GEN3 Evo iON Race jadi standar semua mobil balap Formula E di musim 2025

10 bulan yang lalu

Truk
Tekanan Angin Di Ban Ganda Belakang Sangat Penting Jaga Keselamatan

Perhatiannya harus menyeluruh komponen ban

11 bulan yang lalu


Truk
Perhatikan Tekanan Angin Ban, Agar Mobil Komersial Anda Tetap Hemat BBM

Tekanan angin yang berkurang maupun berlebih berpotensi menimbulkan kecelakaan. Perhatikan hal ini.

11 bulan yang lalu


Terkini

Tips
Konsumsi BBM Dengan RON Lebih Rendah Dipandu Buku Manual

Pabrikan Hyundai dan Toyota tekankan RON minimal buku manual mobil sebagai panduan konsumsi BBM aman, hindari risiko mesin di tengah harga naik.

2 jam yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

3 jam yang lalu


Berita
Girboks Manual Masih Punya Potensi, KIA Agendakan Kehadiran Carens Manual

KIA Sales Indonesia agendakan KIA Carens transmisi manual Indonesia untuk daerah pegunungan dan pelosok. Varian manual tawarkan harga lebih kompetitif.

18 jam yang lalu


Berita
GWM Buka Dealer Ke 18 Di Kawasan PIK

GWM membuka dealer ke-18 di kawasan PIK, Jakarta Utara, dioperasikan PT Wahana Wirawan. Dealer GWM PIK hadir dengan fasilitas 3S lengkap untuk sales, service, dan sparepart.

19 jam yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

19 jam yang lalu