Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mobil Listrik Tak Sepenuhnya Emisi 0%

Walau tak sepenuhnya 0%, namun polusi yang dihasilkan lebih kecil dan lebih mudah dikendalikan.
Berita
Rabu, 1 Mei 2019 11:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Berbincang mengenai mobil ramah lingkungan maka tak salah jika fokus perbincangan akan bermuara pada sosok kendaraan murni elektrik atau Electric Vehicle (EV) atau yang dalam bahasa Indonesia disebut sebagai mobil listrik.

Mobil ini sepenuhnya menggandalkan daya listrik yang disimpan pada baterai-nya, sehingga tidak jarang disebut sebagai Battery Electric Vehicle (BEV).

Di atas kertas mobil ini menjadi yang paling ‘bersih’ dibandingkan dengan jenis mobil konvensional, mobil hybrid ataupun Plug-in Hybrid. “Benar, bahwasanya mobil full elektrik jadi yang paling bersih dibandingkan dengan jenis mobil lain, tapi bukan berarti mobil ini tidak ada emisinya lho,” kata Agus  Purwadi Ketua Tim Mobil Listrik Nasional (Molina), saat diwawancarai di Universitas Udayana, Bali pekan lalu (23/4).

“Emisi datang dari mobil itu berupa debu karet yang berasal dari gesekan antara aspal dan ban. Sedangkan yang terbesar berasal dari tempat pembangkit daya listrik, yang menjadi tempat pembuat daya untuk diisikan ke dalam baterai mobil,” ungkap akademisi Institut Teknologi Bandung ini.

“Apalagi jika masih mengandalkan pembangkit listrik seperti di Indonesia yang sebagian besar mengandalkan dari bahan bakar batu bara,” jelasnya lebih lanjut.

Tidak bisa dipungkiri bahwa mobil listrik memindahkan beban polusi ke daerah pembangkit listrik. Namun Agus mengatakan bahwa polusi yang dihasilkannya masih jauh lebih baik dibanding melepas polusi di jalanan. “Polusi yang dihasilkan lebih terkendali dan bisa semakin diminimalisir dengan munculnya pembangkit listrik yang lebih berwawasan lingkungan,” pungkasnya.

Kehadiran mobil listrik, hybrid ataupun  hydrogen Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) tetap saja memiliki emisi, namun lebih kecil dan lebih bisa dikendalikan.


Tags Terkait :
EV PHEV Mobil Listrik
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait

Berita
Punya Beragam Teknologi Hybrid, Mitsubishi Justru Pilih HEV untuk Indonesia

Saat ini sistem HEV dinilai paling sesuai dengan karakter konsumen di Indonesia.

5 jam yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Dekat Jetour T2 i-DM, PHEV Adventure SUV dengan Klaim Jarak Tempuh Lebih dari 1.200 Km

Jetour T2 i-DM PHEV jarak tempuh 1200 km diperkenalkan sebagai adventure SUV dengan teknologi i-DM yang menggabungkan motor listrik dan mesin bensin untuk efisiensi perjalanan jauh.

1 hari yang lalu


Berita
DFSK E5 Plus Resmi Dijual di GIIAS 2026, Harga Mulai Rp 479 Juta

Harga DFSK E5 Plus GIIAS 2026 dipatok Rp 479 juta OTR Jakarta selama pameran. SUV PHEV tujuh penumpang ini menawarkan jarak tempuh 1.400 km dan fitur ADAS Level 2.

1 hari yang lalu


Mobil Listrik
Belum Komplit Perkenalkan E4, Lepas Umumkan Akan Bawa E6 di Q4 2026

Lepas E6 rilis Q4 2026 Indonesia sebagai BEV kedua setelah E4. SUV listrik ini tengah menjalani pengujian untuk disesuaikan dengan kondisi jalan dan lalu lintas lokal.

3 hari yang lalu


Berita
Changan Siapkan 15 Model Baru Untuk Pasar Indonesia

Changan rencana 15 model elektrifikasi baru Indonesia. Perusahaan akan memperluas lini BEV, HEV, PHEV, dan REEV secara bertahap di pasar lokal.

6 hari yang lalu


Berita
Jaecoo J8 SHS ARDIS Cocok Untuk Kegiatan Outdoor, Ini Alasannya

Jaecoo J8 SHS ARDIS offroad outdoor diuji melalui overland di Gunung Ceremai dengan tenaga hybrid 530 hp, suspensi CDC, dan fitur V2L untuk kegiatan camping.

1 minggu yang lalu

Berita
Ini Keunggulan Hybrid Dibandingkan PHEV Maupun BEV Menurut Mitsubishi

Mitsubishi resmi meluncurkan XForce Hybrid di Indonesia. Menurut mereka, model ini memiliki banyak keunggulan.

1 minggu yang lalu


Berita
Petinggi Toyota Kurang Suka EV, Tapi Penjualannya Dahsyat di AS

Memasarkan 21 model NEV dengan empat kategori kendaraan.

2 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Menjajal Isuzu Link di Traga AC, Pemilik Armada Bisa Pantau Kendaraan Secara Realtime

Isuzu Link Traga AC memungkinkan pemilik armada pantau kendaraan realtime via MyIsuzuID. Sistem telematika ini pantau lokasi, kecepatan, dan operasional kendaraan.

11 menit yang lalu


Berita
Jetour Perkuat Layanan Purnajual dan Hadirkan Beragam Program Penjualan Menarik di GIIAS 2026

Jetour tawarkan harga Jetour T1 GIIAS 2026 sebesar Rp388 juta serta perkuat layanan purnajual dengan perluasan jaringan dealer hingga 40 showroom di GIIAS 2026.

1 jam yang lalu


Berita
Melalui T-Care Xtra, Toyota Tawarkan Perlindungan Kendaraan Hingga 6 Tahun

T-Care Xtra ditawarkan untuk perlindungan kendaraan hingga 6 tahun.

1 jam yang lalu


Truk
Di GIIAS 2026 Ada Isuzu Giga Yang Bisa Menyapu Jalan

Salah satu contoh fleksibilitas fungsional dari produk Isuzu.

3 jam yang lalu


Truk
Fuso Karoseri Award 2026: Konsistensi Menjaga Mutu Produk Berstandar Pabrikan

Karoseri merupakan salah satu ujung tombak di eksosistem kendaraan niaga.

4 jam yang lalu