Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Kupas Tuntas Fitur Keselamatan Honda Sensing pada All New Accord

All new Honda Accord hadir dengan fitur keselamatan teranyar Honda Sensing, apa itu?
Berita
Sabtu, 27 Juli 2019 14:00 WIB
Penulis : Alfons


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

All new Honda Accord resmi menjalani debut di pasar otomotif lokal setelah diluncurkan dalam gelaran GIIAS 2019, tepatnya di hari pembukaan Kamis (18/7) lalu. Dengan embel-embel serba baru pada namanya, Honda Accord memang hadir dengan ubahan hampir di semua bagian mulai dari eksterior sampai mesin.

Namun, di antara semua ubahan dan permak yang ada pada sedan mewah yang satu ini, tambahan teknologi Honda Sensing menjadi salah satu yang menarik perhatian. Teknologi yang satu ini adalah penunjang fitur keselamatan yang dibuat khusus oleh Honda dengan memanfaatkan kamera dan radar sebagai sensor yang ditanamkan di bagian depan mobil.

Secara aktif sensor ini akan bekerja secara terus-menerus mamantau, menilai kondisi lalu lintas, dan mengambil aksi jika diperlukan. Sederhanaya fitur ini bekerja dengan membaca lingkungan sekitar mobil dan akan mengambil aksi tertentu jika dideteksi kondisi berbahaya bagi mobil.

Untuk model all new Honda Accord yang masuk Indonesia, ada empat fitur yang bisa dinikmati dari Honda Sensing ini. Pertama ada Collision Mitigation Brake System (CMBS). Berdasar penjelasan dari situs resmi PT Honda Prospect Motor (HPM), dijelaskan kalau CMBS akan memberikan peringatan scara bertahap jika sistem mendeteksi adanya potensi benturan dengan kendaraan di depan. Secara otomatis sistem akan memberikan peringatan mulai dari audio visual, selain itu aksi seperti mengencangkan seatbelt, serta mengaktifkan rem secara bertahap juga akan bekerja secara otomatis untuk menghindari tabrakan.

Berikutnya ada Lane Keeping Assist System (LKAS). Masih berdasar sumber yang sama, dijelaskan kalau sistem ini memanfaatkan kamera monocular untuk mendeteksi garis markah jalan. Fitur ini akan memberikan feedback visual dan getaran jika merasa kan kendaraan tidak berada di tangah-tengah lajur.

Selanjutnya ada Road Departure Mitigation System (RDM). Sensor yang satu ini masih mirip-mirip dengan yang sebelumnya. Dia akan bekerja agar mobil tetap pada lajur, kalau-kalau mobil dideteksi keluiar garis tanpa menyalakn lampu sein sebelumnya. Secara otomatis sistem akan melakukan penyesuaian pada setir dan melakukan pengereman bertahap.

Terakhir, Honda Sensing menwarkan fitur Adaptive Cruise Control (ACC). Ini adalah versi upgrade dari cruise control yang sudah cukup umum ditemukan di produk-produk keluaran Honda lainnya. Fitur ini bekerja dengan membaca jarak kendaraan di depan, kemudian secara otomatis mengatur akselerasi atau deselerasi tanpa harus menginjak pedal untuk mempertahankan jarak aman. Sistem kemudaian akan melakukan penyesuian laju kendaraan dengan kendaraan di depan.

Secara umum bisa dibilang Honda Sensing ini adalah paketan fitur keaman yang tentunya sangat bermanfaat dan dapat mencegah terjadinya kecelakaan secara aktif. Meski begitu pihak Honda menegaskan --atau memberi peringatan lebih tepatnya-- kalau ini hanyalah sistem pendukung keselamatan. Pada akhirnya pengemudi masih berkewajiban dan bertanggung jawab untuk tetap 'menjaga' pedal rem dan setir secara sadar seutuhnya.


Tags Terkait :
Honda Accord Sensing GIIAS 2019
A

Alfons

Reporter

Alfons Hartanto

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Kolaborasi Honda Dengan Komunitas Pemandu Wisata Gunakan Produk Elektrifikasinya

Honda umumkan kolaborasi dengan Jakarta Good Guide (JGG) melalui rangkaian aktivitas Honda e:Technology City Tour dengan mengajak publik berkeliling kota Jakarta menggunakan produk-produk elektrifika

2 tahun yang lalu


Berita
Honda Recall 1,7 Juta Mobil Karena Masalah Terbakar dan Cacat Program. Indonesia Terkena Dampaknya ?

Honda meyakinkan bahwa atas kejadian ini tidak ada korban yang dilaporkan. Tetapi, memang terdapat 16 kasus kebakaran dilaporkan terkait dengan masalah tersebut.

5 tahun yang lalu


Berita
Sayonara ... Honda Pangkas Jazz di Amerika Tahun 2020

Selain Fit atau Jazz, ada beberapa model yang akan berhenti diproduksi oleh Honda untuk pasar global.

6 tahun yang lalu


Berita
Sedan-sedan Keren ini Tak Sampai RP 300 Juta Versi Bekasnya

Toyota Camry, Honda Accord dan Nissan Teana ini sangat layak untuk dipinang versi bekas alias second-nya.

7 tahun yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

9 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 10 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

11 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

12 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

12 jam yang lalu