Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Inilah Engine Swap Pertama Pada Toyota Supra Generasi Terbaru

“Mesin B58 dari BMW terlalu baru bagi perusahaan aftermarket untuk mengembangkan sparepart performa tingginya."
Berita
Minggu, 17 Maret 2019 11:00 WIB
Penulis : Christoper


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Beberapa waktu lalu, sebuah perusahaan modifikasi bernama CX Racing yang berbasis di California, Amerika Serikat mengeluarkan teaser akan menawarkan paket engine swap 2JZ untuk Supra generasi kelima. Diketahui dari situs Carscoops, ternyata sudah ada yang melakukan dan untuk pertama kalinya, yakni Daigo Saito, drifter ternama asal Jepang. Sebelumnya Daigo membangun mobil balap drift berbasis Ferrari 599 GTB dan kini memilih Supra A90 untuk ‘diobrak-abrik’.

Sayangnya detail modifikasi mobil tersebut masih belum terungkap gamblang, namun menurut unggahan di media sosial pribadi Daigo menunjukkan beberapa foto perubahan besar pada Supra terbaru miliknya.

Selain melakukan engine swap, modifikasi radikal selanjutnya yang dilakukan adalah memasang radiator tambahan pada bagian buritan yang bertujuan untuk pendinginan ekstra. Kemudian dimensi bodi melar, akibat pemakaian pelek dan ban yang lebar.

Tidak dibiarkan standar, mesin 2JZ-GTE 6 silinder 3.000 cc twin-turbo yang akan tertanam pada ruang mesin telah dimodifikasi sedemikian rupa hingga menghasilkan tenaga kurang lebih 800 dk. Untuk proses pengerjaannya memakan waktu 42 hari, termasuk pengembangan lainnya. Sebagai tambahan informasi, mesin tersebut merupakan jantung pacu bawaan Toyota Aristo dan Toyota Supra RZ. Jika dilihat dari angka tenaga yang dihasilkan mesin Daigo, melonjak jadi  557 dk dari bawaanya 227 dk.

Dilansir dari situs Carscoops, alasan Daigo memilih Supra A90 untuk mobil balap barunya karena mobil ini memiliki wheelbase pendek dan bodi ringkas, yang akan membuatnya lebih mudah dikendalikan.

Pertanyaan terakhir untuk Daigo, mengapa memilih jantung pacu 2JZ GTE? Daigo mengatakan, “Mesin B58 dari BMW terlalu baru bagi perusahaan aftermarket untuk mengembangkan sparepart performa tingginya. Dengan demikian, menukar mesin tersebut dengan 2JZ adalah hal yang logis untuk dilakukan dan pastinya murah untuk perawatannya,” tutup Daigo.


Tags Terkait :
Toyota Supra Modifikasi
C

Christoper

Kontributor

Christoper Susanto

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Toyota Rekrut Ribuan Karyawan Baru Untuk Proyek Century Dan GR GT3

Sebagai simbol pesan dari Toyota soal arah pengembang produk di masa depan.

3 minggu yang lalu


Berita
Toyota Celica Akan Hidup Kembali Sebagai Mobil Mid Engine

Toyota Celica mid engine baru 2026 kabarnya pakai mesin 2.0L turbo 4-silinder ramah emisi, potensi layout mid-engine beda dari Supra dan GR86.

1 bulan yang lalu


Berita
Toyota Produksi Lagi Dasbor Supra MK4 Melalui GR Heritage Parts

Toyota kembali memproduksi sparepart mobil lawasnya melalui GR Heritage Parts

1 bulan yang lalu


Berita
BMW Recall 500 Ribu Unit Global Terkait Masalah Motor Starter

BMW mengumumkan recall global terhadap lebih dari setengah juta kendaraan produksi periode Juli 2020 hingga Juli 2022.

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Fortuner Hybrid Segera Melantai Dengan Tampilan Lebih Boxy

Toyota Fortuner Hybrid sudah diuji di Thailand dan sudah dipastikan segera hadir untuk pasar India dalam waktu dekat.

32 menit yang lalu


Berita
Permintaan Mobil Listrik Di Eropa Meningkat, BYD Siap Caplok Pabrik Stellantis

Cara ini dilakukan BYD untuk mempercepat produksi kendaraan listrik di Eropa tanpa harus membangun fasilitas baru dari awal.

1 jam yang lalu


Berita
XPENG Serius Menggarap Kendaraan Masa Depan, Ini Tujuannya

XPENG punya drone penumpang, robot humanoid, dan XPENG AeroHT Land Aircraft Carrier siap produksi di China Tour 2026. Visi ekosistem mobilitas otonom masa depan.

3 jam yang lalu


Tips
Penggunaan Lampu Hazard Yang Tepat Dan Tidak Tepat Di Jalan

Itu merupakan fitur kondisi darurat yang tak bisa difungsikan kapan saja.

4 jam yang lalu


Berita
Penjualan Mobil Diesel Lesu Karena BBM Naik? Ini Kata Auto2000

Harga solar naik drastis dan pukul pasar mobil diesel.

5 jam yang lalu